Penjelasan Mengenai Jamu, Minuman Berkhasiat Khas Indonesia

aa

Sebagai masyarakat Indonesia, pastinya sebagian besar dari kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jamu. Ya, jamu yang biasa digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan segala macam penyakit yang berasal dari rempah-rempah, akar-akaran, ataupun juga dari dedaunan yang diracik sedemikian rupa menjadi minuman obat tradisional.

Seperti yang kita ketahui, jamu sendiri terkenal dengan rasanya yang banyak dikatakan memiliki rasa pahit. Tapi, rasa pahit tersebut sangat berbanding dengan khasiat yang dimiliki oleh jamu. Khasiat yang dimiliki oleh jamu terbukti mampu memberikan efek penyembuhan bagi orang yang menderita sakit ataupun hanya sekedar untuk menambah stamina.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan membahas segala hal yang ada mengenai jamu. Untuk itu, yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Jamu

ss

Jamu adalah obat tradisional yang diracik dengan menggunakan bahan tanaman sebagai penyusun jamu tersebut.Jamu disajikan secara tradisional dalam bentuk serbuk seduhan, pil, atau cairan. Satu jenis jamu yang disusun dari berbagai tanaman obat yang jumlahnya antara 5 – 10 macam, bahkan bisa lebih. Jamu tidak memerlukan pembuktian ilmiah sampai uji klinis, tetapi cukup dengan bukti empiris.

Walaupun demikian, jamu harus memenuhi persyaratan keamanan dan standar mutu. Jamu hanya dapat dikonsumsi sebagai mencegah, mengurangi atau mengatasi keluhan yang dialami seseorang. Bukan menyembuhkan suatu diagnosa penyakit. Secara umum, jamu dibedakan menjadi dua yaitu yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan yang dimanfaatkan untuk mengobati keluhan penyakit.

Salah satu alasan mengapa seseorang sering mengkonsumsi jamu adalah karena jamu memiliki khasiat atau manfaat yang sama dengan obat modern. Jamu lebih aman dikonsumsi karena mengandung bahan herbal dan jarang menggunakan bahan kimia dalam pembuatannya maupun proses pembuatannya. Dengan mengkonsumsi jamu seseorang bisa mendapatkan apa yang diinginkan tanpa khawatir efek samping.

Nah, menurut informasi yang ada di wikipedia, Jamu adalah sebutan untuk obat tradisional dari Indonesia. Belakangan populer dengan sebutan herba atau herbal.

Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti rimpang (akar-akaran), daun-daunan, kulit batang, dan buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Seringkali kuning telur ayam kampung juga dipergunakan untuk tambahan campuran pada jamu gendong.

Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah madu sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya. Bahkan ada pula jamu yang ditambah dengan anggur. Selain sebagai pengurang rasa pahit, anggur juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh.

Sejarah Perkembangan Jamu

ht

Jamu dipercaya berasal dari sekitar 1300 tahun lalu pada saat zaman kerajaan Mataram kuno. Hal ini semakin diperkuat dengan berbagai temuan dari “cobek dan ulekan” prasejarah saat itu yang ditemukan di situs arkeologi Liyangan yang berlokasi di lereng gunung Sindoro, Jawa Tengah. Hingga saat ini budaya menggunakan alat tersebut masih banyak diproduksi dan digunakan oleh masyarakat baik untuk membuat ramuan ataupun untuk keperluan rumah tangga.

Ramuan pengobatan tradisional ini sudah digunakan oleh bangsa Indonesia sejak zaman pra sejarah. Hal ini banyak didukung oleh bukti-bukti temuan dari para pakar arkeolog yang menemukan berbagai artefak dan berbagai peralatan yang terbuat dari batu untuk pembuatan aneka bahan ramuan tradisional. Banyak temuan ini ditemukan di Yogyakarta dan Surakarta seperti di candi Borobudur pada relief Karmawipangga, candi Prambanan, candi Brambang, dan beberapa lokasi lainnya. Konon pada saat itu, rahasia kesehatan dan kesaktian para pendekar dan petinggi-petinggi kerajaan berasal dari latihan, seperti bersemedi dan juga mengkonsumsi beberapa ramuan.

Jamu juga banyak digunakan oleh para putri raja sebagai rahasia kecantikan mereka, yang terkenal adalah ramuan lulur. Hal ini juga semakin diperkuat dengan gambar relief pohon Kalpataru, sebuah pohon yang merupakan symbol dari kekekalan dan abadi. Pada Candi Borobudur ditemukan juga relief gambar orang sedang “mengulek” menggunakan cobek dan ulekan, seorang yang seperti tabib sedang mengobati dan memijat pasiennya, dan para penjual minuman jamu gendong.

Tradisi menjual ramuan obat tradisional gendong masih bertahan hingga saat ini meski sekarang sudah mulai jarang ditemukan terutama di kota-kota besar. Bahkan saat ini para penjual jamu gendong justru kebanyakan adalah mereka yang sudah berusia lanjut. Akankah budaya ini punah? Semoga saja tidak. Kita bisa menjaga warisan budaya ini dengan berbagai cara seperti setidaknya membeli produk-produk mereka yang otomatis akan membantu secara perekonomian mereka sehingga jamu masih merupakan salah satu mata pencaharian yang menghasilkan.

Seiring dengan perkembangan zaman, dimana saat ini orang-orang lebih menyukai sesuatu yang praktis bahkan pada jamu sekalipun, maka para pembuat ramuan tradisional atau produsen jamu pun mencari akal bagaimana agar produk mereka bisa tetap bertahan dan dapat digunakan oleh masyarakat. Pada zaman dahulu jamu biasa menggunakan ramuan yang dihaluskan ataupun hasil rebusan dari beberapa bahan alami, tetapi sekarang juga banyak yang menggunakan alat modern untuk memproduksinya sehingga berbentuk kapsul dan pil. Sehingga jamu yang dahulu identik dengan “rasa pahit” karena harus diminum untuk mengkonsumsinya sekarang sudah bergeser menjadi cara yang lebih praktis mendekati produk obat dan herbal.

Bahan-bahan yang digunakan pun masih sama, yaitu menggunakan bahan alami. Hanya saja untuk peredaran jamu “modern” saat ini lebih diperketat dengan aturan pemerintah yang mengharuskan para produsen melakukan verifikasi uji coba di BPOM. Wajar saja, hal ini demi keamanan akan bahan-bahan yang digunakan karena tidak bisa dipungkiri ada beberapa produsen nakal yang menggunakan zat kimia terlarang dalam prosesnya, hal ini pun berlaku untuk produk-produk herbal. Jadi mari kita budayakan tradisi dari obat herbal khas Indonesia ini.

Jenis – Jenis Jamu Yang Paling Banyak Dikenal

Selain dibedakan berdasarkan bentuknya, seperti jamu bubuk dan kapsul, jenis-jenis jamu juga dapat dibedakan berdasarkan dengan jenis racikannya, yaitu :

Beras Kencur

kj

Pernahkah kamu minum jamu beras kencur? Nah, hampir semua orang Indonesia mengenal jamu beras kencur. Tahukah kamu bahwa jamu ini memiliki manfaat yang begitu banyak bagi tubuh? Ya, jamu ini memiliki manfaat yang begitu besar bagi kesehatan manusia. Jamu ini dibuat dengan bahan dasar beras dan rempah rempah. Jika kamu tidak ingin ribet untuk membuat beras kencur, kamu bisa membelinya di toko jamu tradisional. Nah dibawah ini adalah manfaat jamu beras kencur yang harus kamu tahu.

Manfaat jamu beras kencur :

  • Untuk menghilangkan pegal-pegal dan linu
  • Dapat meringankan gangguan batuk
  • Menambah nafsu makan, terutama bagi anak-anak
  • Memberikan efek kebugaran bagi tubuh
  • Menyembuhkan perut kembung

Jamu Kunyit Asam

36

Nah bagi kamu pecinta jamu, pasti kamu mengetahui jenis jamu ini, Jamu kunyit asam. Nah, jamu ini adalah jamu yang juga paling banyak dicari selain beras kencur. Bahkan banyak orang yang telah mengetahui khasiat jamu ini, seingga para produsen jamu mengemas jamu kunyit asam ini dalam bentuk kemasan sachet. Bahan utama pembuatan jenis jamu ini adalah kunyit dan asam jawa, namun diberi beberapa tambahan bahan seperti gula merah, temulawak dan rempah lain.

Inilah manfaat jamu kunyit asam :

  • Dapat membantu melangsingkan tubuh
  • Dapat membantu mengatasi masalah menstruasi
  • Memperlancar peredaran darah
  • Menjaga proses metabolisme tubuh agar tetap dalam kondisi sehat
  • Kandungan kurkumin dalam jamu ini dapat membantu mengobati luka pada lambung
  • Kandungan minyak atsiri dapat berkhasiat sebagai anti-inflamasi
  • Dapat membantu mengobati sariawan atau panas dalam
  • Dapat memberikan efek dingin pada perut.

Catatan :
Sebaiknya jamu ini tidak dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil muda, karena sifat memperlancar haid pada jamu ini dipercaya dapat menimbulkan efek keguguran.

Jamu Sirih Pinang

26

Jamu sirih inang merupakan salah satu jenis jamu yang juga memiliki khasiat bagi tubuh. Salah satu yang terkenal dari jamu ini adalah khasiatnya untuk membuat para suami betah dirumah. Sesuai dengan namanya jamu ini terbuat dari bahan utama yaitu sirih dan pinang. Jamu sirih pinang berkhasiat untuk merawat organ intim wanita. Dengan mengkonsumsi secara rutin jamu sirih pinang bisa membuat keharmonisan rumah tangga kamu. Jamu ini sangat di anjurkan untuk wanita yang baru melahirkan karena jamu ini berfungsi mengembalikan organ intim wanita menjadi rapet seperti perawan.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari mengkonsumsi jamu ini antara lain adalah :

  • Dapat membantu mengatasi masalah keputihan
  • Menghilangkan bau badan yang tidak sedap
  • Dapat membantu memperkuat gigi
  • Merapatkan vagina
  • Mengecilkan rahim di perut

Temulawak

12

Jamu temulawak merupakan salah satu jenis jamu yang memmiliki rasa yang pahit dimulut, tetapi walaupun demikian jamu ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Sesuai dengan namanya, jamu ini berbahan dasar utama temulawak. Nah, temulawak sendiri memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan hati, jantung, ginjal, dll. Bagaimana cara membuat jamu ini? Cara pembuatan jamu temulawak ini sangatlah mudah, yaitu cucilah temulawak hingga bersih, kemudian iris tipis tipis lalu rebus dengan air hingga mendidih. Jika sudah saring temulawak agar jamu temulawak bebas dari ampas. Nah bagi kamu yang tidak tahan dengan rasanya yang pahit, kamu bisa menambahkan gula dalam jamu ini.

Manfaat yang bisa diperoleh dari ramuan ini adalah :

  • Dapat membantu mencegah hepatitis
  • Membantu produksi cairan empedu
  • Menghilangkan gejala masuk angin
  • Menyembuhkan sakit kepala
  • Mengobati jerawat

Sinom

45

Jamu sinom merupakan minuman khas jawa yang sangat di sukai oleh semua orang dan mempunyai segudang khasiat. Jamu sinom berbahan dasar dari asam jawa, daun asam muda, gula asli dan kunyit yang di rebut dengan air hingga mendidih. Sinom bisa di sajikan secara dingin dan mendidih dan semuanya terasa menyegarkan. Jamu sinom bermanfaat untuk melancarkan haid, melangsingkan tubuh, mengurangi ngilu dan mencegah sumbelit. Jamu jenis ini menggunakan bahan utama sinom atau daun asam yang masih muda. Selain bermanfaat untuk menyegarkan tubuh, campuran kapulaga, pala, kayu manis dan gula merah di dalamnya menjadikan jamu ini bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Jamu Sinom :

  • Mendetoksifikasi tubuh dengan alami
  • Membantu pemulihan kesehatan menjadi lebih cepat
  • Menurunkan resiko sakit kuning
  • Mencegah peradangan lambung
  • Menambah nafsu makan alami

Jamu kunci sirih

78

Jamu kunci sirih adalah ramuan tradisional dengan bahan utamanya yaitu kunci dan juga daun sirih. Nah tahukah kamu bahwa jamu ini dapat mengatasi gangguan kewanitaan? Ya, jamu ini sudah terbukti dan dipercaya dapat mengatasi berbagai macam gangguan kewanitaan. Dalam proses pembuatannya, terkadang para tukang jamu menambahkan beberapa bahan lain seperti daun luntas, kunyit, jahe, kencur, kapulaga, kayu manis, asam jawa, serai, jeruk nipis, gula jawa, garam, buah delima, pinang, serta majakan.

Berikut merupakan beberapa manfaat dari mengkonsumsi jamu kunci sirih :

  • Dapat membantu mengatasi masalah keputihan
  • Menghilangkan bau badan yang tidak sedap
  • Dapat membantu memperkuat gigi
  • Merapatkan vagina
  • Mengecilkan rahim di perut

Jamu Gepyokan

55

Jamu uyup-uyup alis jamu gepyokan ini sangat baik bagi ibu-ibu yang dalam masa menyusui. Bahan pembuatan jamu uyup-uyuo ini dari empon-empon yang terdiri dari kencur, jahe, bengle, laos, kunir, temulawak, puyang, dan temugiring. Selain berkhasiat meningkatkan produksi ASI, jamu gepyokan ini juga dipercaya menghilangkan bau badan yang kurang sedap baik pada ibu maupun bayinya dan juga bisa mengatasi kembung.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari jamu gepyokan antara lain adalah :

  • Dapat meningkatkan jumlah produksi ASI
  • Dapat menghilangkan bau badan yang tidak sedap
  • Dapat memberikan efek mendinginkan pada perut

Efek Samping Minum Jamu

Setelah mengetahui jenis-jenis jamu serta manfaat yang dihasilkan, tahukah kamu kalau jamu memiliki efek samping jika di konsumsi secara berlebihan? Efek samping yang ditimbulkan antara lain :

  • Gagal ginjal akut
    Jamu yang terbuat dari bahan herbal jika telah ditambahkan bahan kimia obat jenis Fenibutason dalam kadar yang tinggi maka khasiat jamu akan memiliki resiko untuk menjadi racun karena dapat merusak organ ginjal secara perlahan lahan yang akhirnya akan menyebabkan gagal ginjal. Ginjal akan terus menerus bekerja keras untuk menyaring racun atau zat kimia fenibutason yang ada pada jamu agar tidak membahayakan jaringan tubuh lain. Akibatnya ginjal akan menderita tekanan dan kelelahan.
  • Kerusakan hati
    Hati memiliki kemampuan memproduksi insulin dalam tubuh, Membersihkan darah dan memproduksi protein serta cairan empedu, Namun fungsinya akan melambat dan terhambat ketika hati mendapat asupan zat kimia obat jenis Metampiron dari jamu tradisional. Bahaya minuman jamun yang mengandung zat kimia tersebut akan berakumulasi dengan cairan tubuh dan darah termasuk darah pada jaringan hati yang kemudian memicu kerusakan hati.
  • Infeksi lambung
    Jamu tradisional seharusnya bermanfaat bagi peningkatan kesehatan tubuh namun ketika jamu ditambahkan dengan zat kimia obat jenis asam metenamat atau fenibutason maka bahaya minuman jamu akan muncul berupa keluhan kesehatan pada organ lambung. Asam metenamat dan fenibutason dapat meningkatkan asam lambung secara mendadak, Seseorang terkena diare dan lebih berbahaya lagi karena bisa menyebabkan infeksi pada dinding lambung.
  • Pendarahan usus
    Bahaya minuman jamu dapat juga dikarenakan seseorang mengkonsumsi jamu yang didalamnya mengandung bahan bahan kimia berbahaya secara bersamaan misalnya zat asam metanamat, Sildenafil sutrat dan metampiron dalam jangka panjang , Maka akan menyebabkan pendarahan usus dan memicu munculnya infeksi dan peradangan akut.
  • Sakit kepala
    zat sildenafil sitrat dalam kadar yang tinggi akan memiliki konsentrasi tinggi pula dan mengiritasi saraf saraf serta menghambat laju jalan aliran darah ke kepala sehingga menyebabkan sakit kepala. Bahaya minuman jamu tersebut sebaiknya segera ditinggalkan dan mulailah untuk membuat racikan jamu sendiri yang bebas dari zat kimia apapun.
  • Tulang keropos
    Berhati hatilah jika ingin mengkonsumsi jamu yang meng-atasnamakan bahan bahan herbal alami, Karena badan pengawas obat dan makanan atau BPOM Ri telah banyak menyita jamu tradisional ilegal yang didalamnya mengandung zat kimia berbahaya jenis prenison yang dalam jangka penggunaan dapat membuat kepadatan tulang semakin berkurang dan terserang pengeroposan atau osteoporosis. Bahaya minuman jamu berupa munculnya penyakit 0steoporosis adalah salah satu jenis penyakit yang sering diakibatkan oleh pengkonsumsian jamu tradisional yang telah terkontiminasi zat kimia obat selama bertahun tahun.
  • Gangguan organ janin
    Ibu hamil yang rajin mengkonsumsi jamu tanpa anjuran dokter yang terlkait dan tidak mengetahui jika jamu yang diminumnya mengandung bahan kimia berbahaya sepewrti Sildenafil sitrat, Sibutramine, Asam metanamat atau yang lain dapat menyeababkan organ tubuh bayi terkena sensasi panas dan terbakar sehingga melukai organ pentingnya. Bahaya minuman jamu yang mudah terjadi pada ibu hamil berupa bayi lahir prematur atau cacat. Zat kimia pada jamu dapat masuk dengan cepat melalui plasenta.
  • Kerontokan rambut
    Seseorang yang mempunyai alergi terhadap bahan kimia jenis tertentu yang ada pada jamu misalnya sibutramine atau prednison atau yang lainnya dapat mengalami gangguan pada minyak alami yang ada dipermukaan kulit kepala sehimgga rambut mudah terjadi kerontokan raambut. Bahaya minuman jamu yang dapat terjadi karena zat kimia obat adalah kerusakan kolagen dan zat kimia mampu menyerap minyak alami yang tugasnya sebenarnya untuk menstabilkan ph kulit kepala, Memperkuat batang rambut serta melumasi akar rambut agar tetap kuat lama kelamaan menjadi melemah, Akibatnya kerontokan rambut tidak bisa dihindari.
  • Kematian
    Obat kuat jamu tradisional yang mengandung zat sildenafil sitrat yang jika dikonsumsi dalam jangka panjang oleh opria maka akan menyebabkan tubuh tidak mampu mempercepat denyut jantung, melebarkan saraf saraf tubuh dengan cepat sehingga bahaya minuman jamu tersebut dapat menyebabkan seseorang meninggal dunia setelah melakukan hubungan sexual.

Nah, itulah artikel mengenai jamu yang bisa saya jelaskan. Ternyata jamu sudah ada sejak 1300 tahun yang lalu dan selain memiliki banyak manfaat, ternyata jamu sendiri memiliki efek samping juga jika di konsumsi secara berlebihan. Terima kasih sudah membaca.

Related posts