Sejarah Perkembangan Sweater Beserta Jenisnya

i

Berbicara mengenai sweater, pastinya kita sudah sering mendengarnya bahkan sudah menjadi salah satu pakaian yang wajib untuk kita gunakan jika bepergian jauh dari rumah guna menghangatkan tubuh agar tidak kedinginan selama perjalanan maupun hanya untuk alasan gaya berpakaian yang terlihat cukup keren jika menggunakan sweater atau yang biasa juga dikenal dengan istilah hoodie.

Tentunya kita sudah tahu kalau sweater pada dasarnya berguna untuk menghangatkan tubuh kita dari cuaca yang terasa dingin. Namun seiring dengan perkembangannya, sweater sudah beralih fungsi dari yang sekedar untuk menghangatkan tubuh menjadi salah satu dari berbagai fashion yang banyak digunakan terutama di kalangan anak muda.

Namun, apakah kamu tahu bagaimana asal mula dari sweater ini dan apa saja jenis-jenis sweater yang ada di dunia? Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak ulasannya.

Apa Itu Sweater

u

Sweater, pullover, jumper atau jersey adalah pakaian yang umumnya berat untuk menutupi badan dan lengan. Biasanya dipakai di atas kemeja, blus atau kaos. Sweater terbuat dari kain wool, katun, benang sintetis atau campurannya. Perbedaan dasar adalah antara cardigan (yang terbuka bagian depan) dan pullover (yang tidak terbuka). Kalau sweater tidak ada lengan, umumnya disebut rompi sweater atau tank top. Garmen jenis ini disebut sweater karena didisain untuk menyerap keringat (bahasa ingris: sweat) yang dikeluarkan dari badan orang.

Namun, faktor yang membedakan antara sweater dan pakaian populer lainnya untuk tubuh bagian atas adalah kenyataan bahwa serat yang digunakan untuk membuat sweater yang dijalin bersama. Bahan yang digunakan (kebanyakan wol, tetapi juga dapat mencakup katun atau sintetis) dan berat pakaian (berat kebanyakan, meskipun ada jenis sweater ringan) juga dapat membantu menunjukkan perbedaan sweater dari pakaian lain, meskipun karena variasi ini, banyak yang masih kebingungan. Sweater juga sering disebut sebagai pullover, jumper atau jersey.

Sejarah Perkembangan Hoodie atau Sweater

ii

Kata hood berasal dari anglo-saxon yang berarti gaya pada sebuah produk garmen dan awalnya juga di temukan pada abad pertengan di benua eropa. Pakaian ini di peruntukan untuk biarawan dengan model seperti jubah yang berkerudung dan juga sering digunakan oleh pekerja yang melakukan kerjaan nya di luar ruangan. Hoodie di kenal di negara inggris pada awal abad ke dua belas dibawa dari kota norman yang dahulu adalah jajahan negara inggris. Hoodie pertama kali di produksi di negara Amerika Serikat pada tahun1930 dan juga pertama kali di produksi oleh champion pada tahun itu.

Hoodie di produksi untuk mentarget bidik pasar pekerja yang bekerja pada saat udara musim dingin dan di pasarkan pertama kali di kota New York. SWeater hoodie terkenal pada tahun 1990an karena jasa pencinta hip hop yang pada saat itu menjado aliran musik yang populer. Banyak penyanyi hip hop yang mengenakan sweater hoodie pada saat tampil di atas panggung, oleh sebab itu banyak sekali yang mengetahui sweater hoodie dan ingin memilikinya.

Hingga saat ini seiring berjalan nya waktu kepopuleran hoodie tidak pernah turun dan semakin diminati banyak orang. Jaket hoodie menjadi sweater atau jaket yang memiliki daya tarik yang bagus karena memiliki model yang simple dan tidak terlalu berat untuk digunakan. Bahkan di indonesia perkembangan jaket sangatlah pesat apalagi sweater hoodie ini. Maka dari itu banyak skelai masyarakat indonesia menyukai sweater hoodie ini.

Jenis-Jenis Sweater

Sweater sendiri memiliki beberapa jenis yang masing-masing memiliki daya tarik tersendiri ketika dikenakan, antara lain :

1. Sweater Crew Neck / O Neck

uu

Sweater crew neck adalah sweater dengan bagian leher berbentuk huruf O. Sweater ini adalah sweater yang paling umum digunakan karena terlihat simple dan dapat dikombinasikan dengan apapun. Untuk tampil formal, kamu bisa memadukan sweater jenis ini dengan kemeja, misal untuk pergi ke kantor, dan untuk hang out kamu bisa memadukan sweater ini dengan kaos dan celana jeans.

2. Sweater V Neck

y

Sweater v neck hampir menyerupai sweater crew neck, hanya saja berbeda pada bagian lehernya yang menyerupai huruf V. Sweater v neck ini cocok untuk kamu gunakan ke acara formal maupun casual. Untuk tampil classy kamu bisa memadukan sweater ini dengan blazer dan gunakan celana jeans untuk tampil lebih santai dan casual. Sama seperti sweater crew neck, sweater v neck juga cocok dikombinasikan dengan pakaian apa saja, misal dengan celana training yang bisa kamu gunakan untuk pergi berolahraga.

3. Sweater Turtle Neck

yy

Sweater turtleneck adalah sweater yang sempat trend pada era 70an, tapi kata siapa jika kamu menggunakan sweater model ini akan terlihat kuno? sesuatu yang terkesan jadul akan memberikan kesan classy. Bagian kerahnya yang tinggi dapat memberikan kenyamanan dan kehangatan di saat cuaca sedang dingin. Sweater turtleneck ini dapat kamu kombinasikan dengan blazer atau bisa juga dengan jaket kulit dan gunakan celana jeans atau celana chino untuk bawahannya.

4. Cardigan

m

Cardigan masuk kedalam jenis sweater, cardigan di Indonesia umumnya digunakan oleh wanita, tapi cardigan ini dibuat bukan khusus untuk wanita. Banyak pria yang menggunakan cardigan sebagai pelapis kaos atau kemeja untuk pergi ke acara casual maupun formal. Untuk menggunakan cardigan, pastikan kamu mengenakan dalaman kaos atau kemeja polos tanpa motif.

5. Hoodie

nn

Untuk sweater jenis ini adalah salah satu yang paling banyak digandrungi oleh sebagian besar anak muda tak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Sweater jenis ini terlihat lebih simpel dan keren yang masuk untuk dipadukan dengan bawahan jenis apa saja.

Itulah sejarah perkembangan sweater dan juga jenisnya. Kamu sudah punya semua modelnya di lemari kamu?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *