Kulit Kaki Kamu Pecah-Pecah, Begini Cara Mengatasinya

kulit pecah

Pernahkah kamu mendapati keadaan kulit bagian tumit kamu seperti retak retak atau pecah pecah? Atau kamu pernah melihat orang di sekitar kamu yang mengalami hal tersebut? Ya, keadaan tersebut sangat membuat kita yang merasakan menjadi tidak nyaman, ataupun kita yang melihatnya menjadi tidak enak.

Tentunya ada hal hal yang mempengaruhi terjadinya hal tersebut. Biasanya, kulit kaki pecah pecah terjadi karena kurangnya nutrisi pembentuk kolagen yang dihasilkan dari buah dan juga sayur. Dan juga biasanya hal tersebut terjadi karena kulit kaki kamu mengalami kekeringan sehingga kaki kamu jadi terlihat pecah pecah.

Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan apa penyebab kaki pecah pecah dan juga bagaimana cara yang tepat yang bisa dilakukan sebagai upaya penanganan untuk mengatasi kaki pecah pecah. Untuk itu, lebih jelasnya silahkan simak ulasannya berikut ini.

Penjelasan Singkat Mengenai Kaki Pecah Pecah

Tumit kaki pecah-pecah atau retak adalah masalah umum yang bisa merusak kepercayaan diri bahkan bisa sangat menyakitkan. Kondisi ini pada umumnya bisa terjadi karena kurang perawatan, tetapi juga bisa akibat kering atau terpapar bahan tertentu.

Secara medis, tumit pecah-pecah juga dikenal dengan celah tumit akibat kapalan. Kapalan ini lama kelamaan karena tekanan berat tubuh akan meluas kesamping, menjadi kering dan menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah. Hal ini akan mempengaruhi permukaan kulit yang terdiri dari epidermis, dan terkadang bisa menembus jauh kedalam dermis dan menyebabkan rasa sakit. Bukan hanya karena sebab diatas, tumit kering dan retak-retak juga bisa dikarenakan tubuh kekurangan vitamin, mineral (seng dan zat besi), dan asam lemak omega 3.

Kulit kering atau xerosis juga merupakan salah satu penyebab paling umum dari tumit pecah-pecah. Sebagian besar kondisi ini timbul karena kurangnya perawatan kaki, dan sebenarnya bisa diatasi atau dihindari. Walaupun umumnya tak membahayakan, namun retakan yang dalam bisa menyebabka kulit berdarah dan rasa yang menyakitkan. Bahkan hal ini bisa mengakibatkan infeksi dan harus dihindari terutama bagi penderita penyakit kronis seperti diabetes, penurunan sistem kekebalan tubuh, usia, atau penyakit lain yang mungkin bisa menghambat penyembuhan tumit pecah-pecah.

Selain itu, produksi sabun yang mulai menurun seiring dengan bertambahnya usia juga cenderung sebagai penyebab tumit kering dan pecah-pecah. Kulit terlalu kering, mengelupas, kering dan pecah-pecah pada tumit adalah masalah kulit yang umum pada orang tua. Kulit kering pada tumit seringkali terus berulang, dan bisa mempengaruhi kedua tumit atau hanya salah satu tumit.

Apa Saja Gejala Yang Dirasakan

Seperti biasa, pada setiap keadaan yang mempengaruhi tubuh pasti terdapat gejala yang bisa dilihat dan dirasakan, begitu juga dengan kaki pecah pecah ini. Gejalanya antara lain :

  • Kulit Merah dan bersisik

Ini seringkali menjadi salah satu gejala awal tumit kering dan pecah-pecah, jika diabaikan, kondisi bisa semakin memburuk. Kulit kering juga menjadi lebih rentan terhadap infeksi, dan penting untuk segera diatasi.

  • Kulit mengelupas

Pengelupasan kulit adalah gejala umum yang mengikuti gejala pertama. Kulit mengelupas dan mulai pecah-pecah adalah tanda bagi kamu untuk segera melakukan langkah penghentian. Kamu jangan pernah mencoba untuk menarik potongan-potongan kulit kering ini, karena bisa merusak kulit yang masih melekat. Jika kamu merasa perlu untuk membuangnya, bisa menggunakan gunting kecil secara perlahan-lahan dan hati-hati.

  • Kulit gatal

Kulit yang terasa gatal disebabkan karena menyusutnya lapisan kulit bagian atas yang kering. Penyusutan yang berlebihan ini akan menyebabkan peregangan pada kulit bagian bawah dan sekitar daerah yang terkena, yang menyebabkan ketidaknyamanan dan gatal. Kamu harus membuang lapisan atas kulit yang mati sebelum kamu melakukan pengobatan untuk tumit kering dan pecah-pecah.

  • Pendarahan

Pendarahan atau keluarnya cairan dari retakan pada tumit adalah masalah yang sangat serius, karena hal ini menunjukkan bahwa keretakan sudah menembus lapisan bawah jaringan. Celah-celah di tumit ini akan meningkatkan risiko terjadinya infeksi kulit di daerah ini. Memakai sepatu yang tertutup tanpa kaus kaki karena tumit kering dan pecah-pecah hanya akan lebih meningkatkan risiko infeksi dan jamur, karena sepatu yang tertutup akan memberikan ruang yang baik bagi pertumbuhan jamur dan infeksi.

Apa Saja Yang Menyebabkan Kaki Pecah Pecah

Tentunya, pada sebuah penyakit pasti terdapat beberapa alasan atau hal yang mempengaruhi keadaan tersebut. Berikut adalah beberapa penyebab kulit kaki menjadi pecah pecah, antara lain :

  • Cuaca Dingin

Sejumlah orang dengan masalah kaki pecah-pecah biasanya bisa dikarenakan tinggal di wilayah yang iklimnya dingin atau saat cuaca berubah dingin, kulit pun menjadi ikut berubah teksturnya. Keringnya kaki yang juga mengalami pecah-pecah serta gatal dan perih disebabkan cuaca dingin menandakan bahwa kulit telapak kaki perlu mendapatkan pelembab. Pelembab ekstra dibutuhkan jika cuaca berubah dingin atau kamu tinggal di tempat bersuhu dingin.

  • Penggunaan Sabun tanpa Moisturizer

Tidak semua sabun yang dijual dan ditawarkan di pasaran mengandung moisturizer atau pelembab, maka memang kamu perlu secara pintar dan bijak dalam memilih sabun untuk mandi. Sabun tanpa kandungan moisturizer dapat meningkatkan risiko kulit kering, tak hanya berlaku untuk bagian kaki dan telapak kaki saja, tapi seluruh tubuh dapat mengalami kekeringan dan kulit kasar. Atau kalau tidak, kamu bisa memakai pelembab setelah mandi agar kulit kaki tidak kering.

  • Mandi dengan Air Panas

Air hangat yang tingkat panasnya tinggi memang bagi beberapa orang sangat nyaman dan dapat menyembuhkan rasa pegal dan dapat menghilangkan stres. Mandi dengan air panas adalah solusi untuk membuat otot tubuh menjadi lebih rileks, namun jika air yang digunakan terlalu panas dan juga terlalu sering akan menyebabkan kulit menjadi kering dengan mudah. Bukan hanya bagian telapak kaki yang bisa kering dan pecah-pecah, tapi tangan dan bagian tubuh lainnya kemungkinan bisa mengalami hal yang sama. Suhu air tidaklah perlu terlalu panas untuk merilekskan otot.

  • Faktor Usia

Bertambahnya usia seseorang atau yang dinamakan dengan proses penuaan tentu juga akan memberikan efek tersendiri untuk kondisi kulit. Kulit telapak kaki pun tidak akan selembut dan seelastis sewaktu masih muda. Biasanya, bagian tumitlah yang kerap terasa bersisik dan pecah-pecah bagi seseorang yang usianya semakin tua di mana elastisitas dari kulitnya sudah hilang.

  • Kelebihan Berat Badan

Memiliki berat badan yang berlebih rupanya tak hanya menyiksa organ dalam tubuh yang dapat terserang berbagai penyakit, bahkan kulit bagian telapak kaki pun juga terkena dampak buruknya. Ini dikarenakan berat badan yang lebih bakal membuat tekanan pada lemak normal meningkat seketika yang ada di bagian bawah tumit.

Inilah yang kemudian menjadikan kulit kamu akhirnya mengalami pelebaran ke samping dan jika tidak cukup fleksibel, tumit pun bisa pecah-pecah karena adanya tekanan pada kaki tersebut. Tidak ada salahnya mengecek dengan kalkulator berat badan ideal untuk mengetahui bobot tubuh kamu seharusnya.

  • Aktivitas Berlebih Menggunakan Kaki

Ketika kamu beraktivitas menggunakan kaki secara lebih sering, maka risiko terjadinya pecah-pecah akan semakin tinggi. Hal ini dikarenakan kaki, terutama bagian tumit akan terlalu sering mengalami gesekan yang dapat membuatnya menjadi semakin tebal dan juga kering pada waktu yang bersamaan. Kondisi kering pada tumit ini biasanya juga disertai dengan bersisik lalu juga pecah-pecah yang dapat menimbulkan rasa perih sehingga akan membuat aktivitas malah tidak nyaman sama sekali.

  • Terpapar Air Terus-menerus

Berada di tempat yang lembab bukan lantas berarti kulit juga akan ikut menjadi lembab dan terpapar air secara sering juga bukan berarti kulit kemudian akan selalu terhidrasi. Bagian telapak kaki yang terkena air dalam waktu yang lama dan sering akan membuat minyak alami kulit kaki menjadi hilang dan kulit pada akhirnya malah kasar dan kering. Hati-hati juga ketika kamu terlalu sering berdiri di kamar mandi yang merupakan tempat lembab karena ini bisa memicu kaki kering dan pecah-pecah.

  • Menggunakan Alas Kaki yang Salah

Kulit yang pecah-pecah tidak terjadi tanpa alasan dan salah satu penyebabnya bisa jadi pemilihan dan penggunaan alas kaki yang salah di mana ukurannya kurang pas, atau bahan dari alas kaki tersebut yang kurang bagus untuk kulit kaki kamu.

Kondisi pecah-pecah pada telapak kaki dapat dipicu oleh alas kaki yang kurang ideal untuk kamu, termasuk alas sepatu yang bahannya terlalu keras. Jika telanjur membelinya, kamu bisa mencoba mencegah luka terjadi dengan menambahkan bantalan nyaman dan lembut agar tumit kamu tidak pecah-pecah.

  • Menderita Eksim

Seseorang yang memang memiliki penyakit eksim atau eksema memang dapat mengalami yang namanya kulit kaki pecah-pecah. Eksim ini adalah suatu kondisi peradangan serius yang bisa membuat kulit timbul adanya vesikel atau gelembung kecil dan lepuh yang nantinya akan pecah dan keluar cairan dari sana.

Penggunaan istilah eksim ini juga dipakai untuk menggambarkan kondisi kulit yang mengalami perubahan pola serta permukaan secara spesifik. Kering dan pecah-pecah dapat menjadi bagian dari eksim, maka cari tahu cara mencegah eksim secara alami supaya tidak menjadi lebih parah.

  • Menderita Diabetes

Rupanya tidak hanya penyakit eksim saja yang bisa membuat seseorang mengalami kaki pecah-pecah, tapi diabetes atau penyakit gula pun berdampak buruk pada kulit kaki penderitanya. Kekeringan dapat terjadi ketika menderita diabetes karena keringat yang keluar sangat sedikit sehingga kulit menjadi gampang kering. Akibatnya, kulit yang tidak mendapat cukup kelembaban akan mudah terluka dan pecah-pecah.

  • Berjalan/Berdiri di Permukaan Keras dan Kasar

Sejumlah orang lebih senang berjalan dengan tanpa alas kaki, dan sebagian masyarakat percaya bahwa hal ini akan membuat kita lebih sehat daripada memakai alas kaki. Hanya saja, berjalan atau berdiri di permukaan yang keras dan kasar dengan frekuensi yang sering dan juga waktu yang lama akan dapat menimbulkan risiko kaki kasar dan pecah-pecah. Termasuk berdiri dengan mengenakan alas kaki yang keras dengan bahan kasar seperti yang disebutkan sebelumnya.

  • Terpapar Bahan Kimia

Orang-orang yang mencuci pakaian dengan menggunakan deterjen dan masih dengan cara tradisional dan manual tanpa mesin cuci akan cenderung lebih mudah terkena kaki pecah-pecah. Hal ini dikarenakan kaki terlalu sering terpapar bahan kimia dari deterjen yang dipakai tersebut. Memang sulit mencari deterjen yang ramah terhadap kulit, tapi kamu tetap bisa melindungi kulit dengan menjaga kebersihan serta kelembabannya setiap hari setelah selesai mencuci baju dan mandi.

  • Terpapar Sinar Matahari

Cukup jarang memang kaki yang kering, kasar dan pecah-pecah akibat terpapar sinar matahari karena kulit tanganlah yang lebih sering terpapar dan menjadi kering serta kusam. Namun bukan berarti hal ini tidak dapat terjadi, apalagi jika kamu suka bepergian atau berkegiatan di luar rumah mengenakan alas kaki terbuka. Mungkin bukan bagian telapak kaki, melainkan jari kaki dan tumitlah yang bisa terpapar jahatnya sinar matahari.

  • Tingkat Kelembaban Rendah

Tingkat kelembaban yang rendah entah di rumah, kantor atau tempat-tempat yang kerap kamu kunjungi dapat menjadikan kulit menjadi kering. Selalu siap sedia membawa lotion atau pelembab di manapun kamu berada karena ini akan otomatis menyelamatkan kamu dari tempat-tempat kering dengan kelembaban yang rendah. Jangan abaikan hal semacam ini karena hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit kaki kamu.

Lantas, Bagaimana Cara Kita Mengatasi Atau Mengobatinya

Setelah mengetahui apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya kulit pecah-pecah, berikut adalah beberapa cara alami yang bisa dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi kulit pecah pecah, antara lain :

  • Minum Air Putih

Kelihatannya simpel, tapi banyak orang yang lupa melakukan hal ini setiap harinya. Minum air putih sebaiknya tak hanya 3-5 gelas saja per hari, tapi 8-10 gelas untuk menghidrasi tubuh. Ingat bahwa kaki yang pecah-pecah diawali dari kondisi kering dan kasar lebih dulu. Ini bisa saja disebabkan oleh kebutuhan air putih yang tak kamu penuhi dengan baik.

Per hari, kamu memerlukan air sebanyak 2 liter supaya kulit dapat tetap terhidrasi dengan baik sehingga kaki nantinya lama-kelamaan bakal sembuh dari pecah-pecah. Air putih merupakan salah satu cara termudah dalam mengembalikan kelembaban kulit pada tubuh kamu. Hilangnya air pada lapisan teratas kulit masih bisa dikembalikan, jadi minumlah banyak-banyak air putih setiap harinya.

  • Minyak Zaitun

Bahan alami lainnya yang bisa kamu andalkan ketika kaki pecah-pecah adalah minyak zaitun. Menawarkan segudang manfaat, minyak zaitun ini tak hanya baik untuk menjaga kesehatan tubuh tapi juga efektif dalam menjaga kesehatan kulit. Asalkan memakainya secara teratur sebagai obat kaki pecah-pecah, minyak ini akan sangat berguna dan menyembuhkan dengan cukup cepat.

Caranya: Ambil beberapa tetes minyak zaitun untuk kamu oles langsung pada bagian kaki yang pecah-pecah, baik itu di area tumit atau bagian lainnya. Asalkan memakainya secara rutin, minyak zaitun ini akan melembabkan kaki kamu yang kering dan kasar serta mengembalikan kulit yang pecah-pecah menjadi lembut kembali. Selain menjadi bersih, kaki pun bakal mulus seperti yang kamu dambakan.

  • Minyak Kelapa

Bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi maupun mencegah kaki pecah-pecah, yakni minyak kelapa. Selain minyak zaitun, jenis minyak satu ini banyak digunakan untuk merawat kulit serta rambut. Sama aman dan efektifnya dengan minyak zaitun, kamu dapat memercayakan hasil terbaik pada minyak kelapa ini.

Caranya: Pertama-tama hendaknya kamu merendam kaki di dalam air sabun yang kemudian dilanjutkan dengan menggosok-gosok kaki menggunakan batu apung. Cucilah kaki setelah itu dan keringkan secara total. Barulah minyak kelapa kamu oleskan merata pada kaki yang kering dan pecah-pecah di mana otomatis minyak ini dijadikan sebagai pelembab alami.

Ketika selesai, pastikan kamu mengenakan kaos kaki dan membiarkannya semalaman ketika kamu tidur. Lalu esok paginya, kamu akan menjumpai kaki yang lebih lembut setelah melepaskan kaos kaki.

Ada baiknya kamu melakukan metode perawatan dengan minyak kelapa ini beberapa kali dalam seminggu atau setiap hari supaya pecah-pecah pada kaki cepat hilang.

  • Minyak Wijen

Selain minyak kelapa dan zaitun, minyak wijen pun bila tersedia di rumah dapat kamu jadikan solusi bagi kaki yang pecah-pecah dan sedang tak berkondisi baik. Tak hanya mengembalikan kelembaban pada kaki kamu, minyak wijen pun dapat menjadi salah satu cara menghaluskan kulit kaki yang kasar dan kering.

Caranya: Pastikan bahwa kamu sudah merendam kaki kamu lebih dulu di dalam air hangat dan kemudian kamu bisa gosok-gosok dengan batu apung. Sesudah dikeringkan, barulah kamu ambil beberapa tetes minyak wijen untuk diterapkan pada bagian kaki kamu yang kering serta pecah-pecah.

Seperti penggunaan minyak kelapa tadi, kamu memerlukan sepasang kaos kaki untuk menutup kaki kamu dan meninggalkannya semalaman yang artinya pemakaian bahan ini adalah setiap malam sebelum tidur. Ulangi metode perawatan ini beberapa kali dalam seminggu hingga kelembaban dan kelembutan kulit kaki kembali seperti semula.

  • Garam

Garam adalah bahan lainnya yang bisa kamu coba gunakan sebagai obat ampuh penyembuh kaki pecah-pecah. Bumbu dapur serbaguna ini akan menjaga kelembaban kaki kamu dan kamu bisa melancarkan pula peredaran darah di kaki secara alami.

Caranya: Silakan kamu coba untuk mencampurkan garam setengah cangkir ke dalam air hangat yang sudah ada di baskom tempat merendam kaki kamu nantinya. Sesudah tercampur rata, kamu dapat merendamkan kaki ke dalam air garam hangat tersebut selama 10 menit lamanya. Gunakan batu apung untuk menggosok-gosok bagian kaki, dan rendam lagi selama 10 menit. Keringkan setelah itu dan gunakan pelembab untuk mengunci kelembaban.

  • Pisang

Pisang yang matang adalah salah satu bahan termurah yang bisa kamu dapatkan dan gunakan sebagai cara mengatasi kulit kaki kering secara alami. Berkat efek dan sifat pelembab alaminya, pisang mampu memberikan solusi yang alami dan cepat dalam melembutkan kembali kaki kamu.

Caranya: Sediakan buah pisang matang yang kemudian kamu lumatkan hingga akhirnya menjadi adonan pasta. Sesudah membersihkan kaki kamu, oleskan pasta pisang ini langsung pada bagian yang kering dan pecah-pecah di kaki kamu. Biarkanlah selama 10-15 menit supaya kulit kaki kamu dapat menyerapnya dengan sempurna.

Cucilah kaki menggunakan air hangat, lalu rendamlah kaki pada air dingin selama 10 menit. Melakukan metode perawatan ini beberapa kali seminggu atau justru setiap hari akan membuat kaki kembali lembut dan mulus tanpa takut akan pecah-pecah lagi.

Kesimpulan

Kulit pada bagian telapak atau tumit kaki yang pecah-pecah dapat terjadi akibat dari aktifitas kita sehari hari yang tanpa sadar seringkali kita lakukan. Jadi, memperhatikan secara lebih tentang kesehatan kulit kaki sangatlah penting agar kulit kaki kita terus sehat dan terawat.

Keadaan kulit pecah pecah ini juga ternyata bisa diatasi dengan menggunakan bahan bahan alami yang bisa kita dapatkan dengan mudah dan murah tanpa harus mengeluarkan biaya lebih asalkan kita tahu bagaimana cara yang tepat dalam menggunakannya.

Nah, itulah artikel mengenai kulit kaki yang pecah-pecah. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dan terima kasih sudah membaca.

Related posts