Kulit Kamu Panuan, Begini Cara Mengatasinya

panu

Pernahkah kamu mengalami panuan di permukaan kulit kamu? Atau pernahkah kamu melihat orang lain yang memiliki masalah kulit berupa panu ini? Setidaknya walaupun tidak pernah terkena masalah kulit yang satu ini, pastinya kamu sudah tahu bagaimana panu itu kan?

Yah, biasanya kalau ada orang yang panuan pasti sering dikaitkan dengan orang yang jorok. Biasanya juga panu berbentuk bercak bercak berwarna agak terang dari kulit asli. Panu ini sendiri juga ada yang muncul pada area wajah.

Nah, pada artikel kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan mengenai masalah panu. Apa saja yang menyebabkannya serta bagaimana upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan mencegah panu. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Apa Sih Panu Itu

Panu adalah infeksi jamur pada kulit berupa warna yang berubah di kulit dengan pola bulat-bulat berbatas tegas, disebut tinea versikolor dan disebabkan oleh jenis ragi (jamur) yang secara alami hidup di kulit kamu. Ketika ragi tumbuh di luar kendali, maka munculah penyakit kulit yang muncul sebagai ruam keputihan.

Panu merupakan penyakit kulit yang sering dijumpai di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan nama tinea versicolor atau pityriasis versicolor ini merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Walaupun bisa mengenai kulit mana saja, panu biasanya paling sering muncul di punggung, dada, leher, dan lengan atas.

Penyakit panu adalah penyakit yang menyerang bagian kulit. Penyakit ini bisa diderita oleh siapa saja, baik itu laki-laki maupun perempuan, baik itu anak-anak, mudah maupun orang tua. Timbulnya penyakit ini disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale.

Panu adalah penyakit yang tidak begitu berbahaya namun jika dibiarkan akan sangat mengganggu. Bagi kamu yang suka memperhatikan penampilan, penyakit ini mungkin akan menjadi musuh utama yang harus segera dihilangkan. Panu akan merusak penampilan karena kulit akan timbul bercak-bercak berwarna putih, kadang juga berwarna coklat maupun merah. Rasanya sangat gatal apalagi jika sedang berkeringat. Penyakit panu bisa menular dari satu orang ke orang yang lain.

Jenis – Jenis Panu

Ternyata panu ini memiliki beberapa jenis, antara lain :

1. Panu Tubuh (Tinea Corporis)

Tinea corporis adalah penyakit kulit karena infeksi oleh jamur dermatofita yang menyerang kulit halus (glaborous skin) seperti di wajah, leher, badan, lengan dan bokong.

Penyakit kulit ini sering sekali terjadi dan mudah menular, namun untungnya tinea corporis bukanlah suatu penyakit yang mengerikan, serius ataupun membahayakan jiwa penderitanya. Tetapi banyak dari penderitanya merasa malu, karena penyakit ini identik dengan kebersihan pribadi yang kurang baik.

2. Panu Kepala (Tinea Capitis)

Tinea capitis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur pada kulit kepala. Penyakit ini sangat menular dan kebanyakan diderita oleh anak-anak, mulai dari balita sampai usia sekolah. Komplikasi tinea capitis bisa berupa kerontokan rambut dan luka permanen di kulit kepala.

3. Panu Selangkangan (Tinea Cruris)

Tinea cruris atau yang biasa disebut dengan jock itch adalah infeksi jamur atau fungi yang menjangkiti kulit di bagian paha dalam, sekitar kelamin, dan bokong. Penyakit ini mengakibatkan munculnya ruam berwarna merah yang biasanya berbentuk lingkaran dan terasa gatal.

Tinea cruris biasa menjangkiti orang-orang yang banyak mengeluarkan keringat, seperti atlet, namun banyak diderita juga oleh orang-orang yang menderita diabetes dan obesitas. Penyakit ini bukanlah penyakit yang serius, namun sering menimbulkan rasa gatal yang mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

4. Panu Kaki (Tinea Pedis)

Panu kaki atau Tinea Pedis adalah penyakit yang juga dikenal dengan istilah athlete’s foot. Penyakit ini menyebabkan munculnya kerak, kulit yang bersisik/berkerak atau melepuh, serta rasa gatal pada area kaki yang terinfeksi.

Apa Saja Gejala Panu

Panu akibat infeksi jamur dapat menyebabkan timbulnya bercak-bercak berwarna putih, merah muda, kemerahan, atau bahkan kecokelatan, dan dapat berwarna lebih cerah atau lebih gelap dibandingkan dengan kulit sekitarnya.

Tak hanya pada wajah, bercak-bercak putih akibat panu ini juga dapat terjadi di leher, dada, punggung dan bagian-bagian lain di tubuh yang sering berkeringat. Panu akibat infeksi jamur ini biasanya akan semakin parah di udara yang hangat dan lembap.

Selain itu, bercak putih akibat panu tersebut juga sering kali terasa gatal, kering, dan bersisik. Seiring dengan pertumbuhan jamur, bercak-bercak putih tersebut dapat menjadi lebih gelap atau lebih terang.

Apa Saja Yang Menyebabkan Timbulnya Panu Ini

Pada setiap kondisi penyakit, pasti selalu ada penyebabnya, tidak terkecuali juga pada kondisi panu ini. Berikut adalah beberapa hal penyebab timbulnya panu :

  • Faktor Keturunan

Penyebab timbulnya panu yang pertama adalah Faktor keturunan. Panu dapat disebabkan karena faktor keturunan, oleh sebab itu bila kamu menyadari bahwa di tubuh kamu terdapat banyak panu padahal selama ini kamu cukup rajin menjaga kebersihan tubuh, maka kemungkinan keluarga kamu memiliki riwayat panu.

  • Lingkungan lembab

Faktor penyebab yang kedua adalah lingkungan yang lembab. Bila kamu tinggal di lingkungan yang kondisinya lembab dan hangat maka resiko kamu terkena panu akan meningkat, pasalnya lingkungan lembab merupakan sarang bagi jamur penyebab panu. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu semakin rajin dalam menjaga kebersihan bila kamu tinggal di lingkungan yang seperti itu.

  • Malnutrisi

Salah satu faktor pemicu eksternal munculnya panu di kulit adalah malnutrisi. Oleh sebab itu pintar-pintarlah dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, sebab bila kita salah mengkonsumsi makanan maka bisa jadi jamur berkembang dalam kulit dan pada akhirnya juga akan menyerang kulit bagian atas.

  • Keringat Berlebihan

Keringat yang berlebihan juga merupakan salah satu penyebab terjadinya panu ini. Orang yang berkeringat berlebihan dapat dikarenakan oleh hormon yang memiliki masalah. Keringat berlebihan ini juga yang nantinya bisa menyebabkan timbulnya jamur yang bisa mengakibatkan timbulnya panu di kulit kita.

  • Karena Penularan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bahwa panu merupakan jenis penyakit kulit yang mudah menular, oleh sebab itu bila ada anggota keluarga atau orang orang di sekitar yang kamu ketahui mengidap panu sebaiknya kamu agak menjaga jarak dengannya dan hindarilah untuk menggunakan barang-barangnya khususnya pakaian dan handuk yang pernah ia pakai.

Bagaimana Cara Untuk Mengatasi Panu

Seperti yang kita tahu, panu ini pastinya sangat mengganggu penampilan sehingga membuat kita menjadi tidak percaya diri. Untuk itu, berikut ini adalah cara yang bisa kamu lakukan untuk menangani atau mengobati panu, antara lain :

  • Menggunakan Obat Anti Jamur

Tergantung di bagian tubuh mana yang terkena panu, maka kamu dapat membeli produk seperti krim, lotion, atau shampo yang memuat label anti-jamur untuk menyembuhkannya. Beberapa obat tersedia di apotik dan bisa dipatkan tanpa resep, namun sebagian lagi harus dengan resep dokter.

Gunakan obat salep panu yang mengandung Ciclopirox, Clotrimazole, Miconazole, Terbinafine, Ketoconazole, atau Selenium sulfide. Memakai sabun yang mengandung Zinc pyrithione secara teratur juga merupakan salah satu cara menghilangkan panu dengan cepat.

Sebelum menggunakan krim, salep, atau lotion, cucilah dan keringkan area yang terinfeksi panu. Setelah itu oles tipis-tipis 1-2 kali sehari selama (minimal) 2 minggu lamanya. Dan supaya penggunaan shampo berdampak maksimal, jangan langsung bilas setelah memijatkannya ke rambut, diamkan 5-10 menit.

Kalau panu tidak kunjung menghilang setelah 1 bulan berlalu, maka segera kunjungi dokter, karena itu berarti kamu mungkin perlu dosis obat yang lebih keras.

  • Obat Panu Oral

Tak hanya krim oles (obat topikal), ada kalanya kamu juga perlu minum obat, misalnya yang mengandung Fluconazole atau Itraconazole. Namun tidak untuk semua kasus, obat minum hanya digunakan ketika ada banyak sekali panu pada kulit tubuh atau serangan panu yang cenderung berulang. Obat panu yang satu ini juga hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Biasanya meski pengobatannya sudah berhasil, namun warna kulit tetap belum bisa kembali seperti semula. Umumnya, butuh waktu beberapa minggu atau bulan agar warna kulit dapat kembali normal.

  • Aplikasikan Sunscreen Setiap Kali Keluar Rumah

Sebenarnya tak hanya saat terkena panu saja, namun ada baiknya kamu memang selalu mengoleskan sunscreen sebelum keluar rumah. Namun terkhususnya untuk kamu yang terkena panu, pastikan untuk melindungi kulit dari sinar matahari agar warnanya tak semakin memudar.

  • Menggunakan Soda Kue

Baking soda atau soda kue juga bisa mencegah jamur sehingga infeksi tidak menyebar sekaligus menyeimbangkan pH. Gunakan baking soda sebagai scrub khususnya pada area yang terkena panu. Baking soda ini juga akan berguna untuk menghilangkan sel kulit mati yang menempel pada kulit.

Sebelum mandi, oleskan baking soda pada panu dan diamkan sekitar 10 menit lalu mandi seperti biasa dan bersihkan kulit dengan scrub agar hasil bisa maksimal hanya dalam waktu beberapa hari saja.

  • Dengan Yoghurt

Yoghurt tidak hanya baik untuk dikonsumsi sehingga pencernaan bisa terjaga kesehatannya, namun juga berguna untuk menghilangkan panu dari permukaan kulit. Yoghurt akan mengedalikan pertumbuhan dari jamur serta ragi secara alami.

Caranya adalah dengan mengoleskan yoghurt ke area panu sebelum mandi dan diamkan selama 30 menit lalu bilas dengan sabun ringan.

  • Cuka Apel

Cuka apel menjadi salah satu bahan alami yang ampuh untuk menghilangkan panu. Tambahkan 1 mangkuk cuka apel ke dalam bak rendaman mandi kamu. Cara lain adalah dengan mencelupkan kapas pada cuka apel dan mengaplikasikannya langsung ke area panu.

Hal yang perlu diingat, cuka apel akan membuat kulit menjadi kering, sehingga jangan terlalu lama memakainya dan tambahkan dengan lotion untuk menjaga kelembaban kulit kamu.

  • Tea Tree Oil

Salah satu jenis minyak alami ini juga berkhasiat sebagai anti jamur dan sering digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi serta masalah pada kulit termasuk panu.

Namun, jangan gunakan tea tree oil secara langsung ke permukaan kulit, sebab merupakan cairan yang cukup keras sehingga akan menimbulkan sensasi seperti terbakar. Tambahkan dengan minyak kelapa atau minyak lavender dan baru aplikasikan pada area panu.

  • Kunyit

Cara mengobati panu secara alami juga bisa menggunakan kunyit. Salah satu tanaman rempah ini juga sudah terbukti efektif untuk menyembuhkan luka, infeksi, penyakit dalam dan sebagainya.

Untuk menghilangkan panu, kamu bisa buat pasta dari kunyit yang dihaluskan dengan sedikit air lalu terapkan pada panu dan diamkan selama 30 menit lebih. Setelah itu, bilas bersih dan hasilnya akan terlihat hanya dalam hitungan beberapa hari saja.

  • Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang banyak digunakan untuk menmabha nikmat masakan. Bau khas dari bawang putih mampu menggugah nafsu makan. Bawang putih tidak hanya dipakai sebagai bumbu dapur untuk menambah cita rasa dari makanan saja. Namun bawang putih juga mempunyai berbagai khasiat untuk tubuh.

Mulai dari jerawat, mengatasi sakit gigi, juga dapat mengobati panu. Bawang putih mengandung senyawa anti bakteri yang berguna membunuh berbagai bakteri dan jamur kulit.

Cara mengobati panu dengan bawang putih sangatlah mudah potong satu siung bawang putih menjadi dua  bagian. Kemudian gosokan secara perlahan potongan bawang putih pada kulit yang terkena panu. Lakukan secara teratur pada pagi hari dan menjelang tidur.

  • Ekstrak Biji Grapefruit

Ekstrak biji grapefruit sangat baik untuk mengatasi berbagai infeksi dan memiliki khasiat sebagai anti virus serta anti bakteri. Caranya, oleskan ekstrak biji anggur ke permukaan kulit yang terinfeksi sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari.

  • Listerine

Listerine yang merupakan mouthwash ini juga bisa digunakan untuk panu tidak hanya sebagai obat kumur. Celupkan kapas dalam listerine dan terapkan pada panu sebanyak 2 kali sehari lalu cuci dan gosok secara perlahan. Panu akan berangsur hilang dalam hitungan 1 minggu.

  • Minyak Kelapa

Minyak kelapa akan bertugas untuk menenangkan kulit dan juga mengobati panu. Cara menggunakannya juga sangat mudah, yakni dengan mengoleskan minyak kelapa di area panu dan sedikit ditambahkan dengan pemijatan lembut setiap hari. Asam alami akan menyembuhkan kulit sekaligus menghilangkan infeksi.

  • Madu

Madu merupakan obat panu tradisional yang sudah digunakan sejak dahulu kala. Seperti yang kita ketahui, madu sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit sehingga kulit bisa tetap lembut dan kenyal. Madu juga menjadi obat penghilang panu yang efektif dan hasilnya bisa dirasakan dengan cepat apabila digunakan secara teratur setiap hari.

  • Minyak Atsiri

Minyak atsiri mengandung banyak manfaat yang sangat luar biasa, karena itu sering digunakan untuk minyak esensial dalam mengatasi berbagai penyakit termasuk panu.

Kamu bisa membuat lotion alami dari minyak atsiri yang dicampur dengan minyak kelapa. Oleskan secara teratur sesudah mandi setiap hari dan infeksi panu akan hilang dalam waktu seminggu.

  • Lidah Buaya

Tidak hanya bermanfaat untuk kecantikan kulit dan rambut saja ternyata lidah buaya dapat di manfaatkan untuk mengatasi panu di wajah kamu. Aloe vera dalam bahasa latinnya memiliki sifat antiinflamasi atau anti peradangan yang sangat berperan penting untuk mengatasi kulit yang terinfeksi jamur. Yang dipakai untuk menghatasi panu di kulit wajah yaitu lendirnya.

Cara mengobati panu di kulit wajah dengan lidah buaya yaitu belah lidah buaya menjadi dua bagian kemudian oleskan lendir lidah buaya pada kulit yang terdapat panu. Lakukan secara rutin agar panu di kulit wajah kamu cepat hilang.

  • Jus Lemon

Cara menghilangkan panu dengan lemon. Jus lemon sudah terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, wajah serta rambut dan kulit. Kandungan dalam jus lemon akan mengubah dan menstabilkan kadar pH di dalam tubuh sehingga bakteri tidak akan berkembang biak. Lemon juga memiliki kandungan asam sitrat serta vitamin C yang tinggi sehingga bisa membunuh bakteri penyebab panu.

Caranya campur 1 sendok makan jus lemon dengan air lalu oles pada area panu dan biarkan selama semalam lalu bilas keesokan paginya. Jangan mengaplikasikan jus lemon tanpa dicampur dulu dengan air karena bisa membuat kulit iritasi.

Bagaimana Cara Pencegahan Agar Panu Tidak Timbul Pada Kulit

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, brikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah panu agar tidak timbul pada kulit kamu :

  • Mandilah minimal 2 kali dalam sehari. Ketika mandi, jangan hanya menghabiskan waktu 2 menit, hanya menggosok tubuh seadanya, dan setelah itu selesai. Bersihkanlah tubuh kamu dengan baik dan benar, jika perlu gunakan sabun anti bakteri untuk membuat kulit kamu tetap bersih.
  • Jangan sekali-sekali membiasakan diri untuk berbagi handuk. Jika kamu terbiasa menggunakan handuk ‘bersama’ dengan orang lain, hentikan hal itu sekarang juga. Kamu tentu tidak ingin bertukar bakteri dengan orang lain, terutama pada orang yang menderita panu.
  • Gunakan handuk yang kering. Setelah mandi, jemurlah handuk yang kamu gunakan, jangan biarkan handuk dalam keadaan basah. Pakaian atau handuk yang lembab dapat menimbulkan panu pada tubuh kamu.
  • Ganti handuk kamu sesering mungkin. Jangan menggunakan handuk yang sama selama berbulan-bulan. Gantilah handuk kamu satu atau dua kali dalam seminggu.
  • Gantung pakaian kamu di tempat yang kering. Pakaian yang telah kamu cuci, simpanlah di tempat yang kering. Namun jangan terlalu lama, karena dapat menyebabkan timbulnya jamur.

Nah, itulah penjelasan tentang panu yang mungkin selama ini belum banyak kamu ketahui. Mulai dari apa itu panu, jenis-jenisnya, cara mengobatinya, hingga bagaimana cara untuk mencegahnya. Semoga artikel ini memiliki manfaat bagi kita semua. Terima kasih sudah membaca.

Related posts