Mendengkur Saat Tidur, Ini Dia Penjelasannya

s

Seringkali, kita secara tidak sadar mendengkur atau ngorok ketika tertidur. Kalaupun kita tidak pernah mendengkur, pastinya kita sering mendengar orang di sekitar kita yang mendengkur ketika tertidur. Entah itu salah satu anggota keluarga kita, ataupun salah satu teman kita, pastinya ada salah satu dari mereka yang mendengkur ketika tidur.

Mendengkur tentunya sangat mengganggu orang lain yang tidur bersebelahan dengan orang yang mendengkur tersebut. Suara yang dihasilkan juga terkadang terdengar begitu keras.Biasanya dalam masyarakat umum, banyak orang mengatakan kalau ada orang yang tertidur sambil mendengkur itu tandanya karena kecapekan.

Namun, pada kenyataannya terdapat faktor tertentu yang bisa menyebabkan orang bisa mendengkur ketika tertidur. Dan dalam jangka panjang, mendengkur ini juga berbahaya bagi tubuh. Untuk lebih lengkapnya, pada artikel kali ini saya akan mencoba untuk menjelaskan tentang kebiasaan mendengkur ini.

Apa Itu Mendengkur?

dd

Ketika seseorang terlelap dalam tidur, maka otot dalam saluran aliran udara menyempit. Lidah ke belakang menuju saluran aliran udara dan bergetar berlawanan dengan lemahnya langit-langit mulut yang lunak dan anak lidah seperti halnya melemahnya otot- otot dan tenggorokan yang lain ketika ia menarik dan menghembuskan nafas. Semakin ia terlelap dan otot-ototnya semakin rileks, ia harus bekerja lebih keras untuk menghirup udara melalui tarikan udara yang melewati bagian dalam pada setiap nafas dan terjadilah kondisi mendengkur.

Mendengkur adalah suatu keparauan, biasanya suara nafas yang kuat, diakibatkan oleh getaran tenggorokan yang terjadi selama tidur. Dengkuran terjadi ketika aliran udara yang melalui hidung dan mulut terhambat. Meskipun mendengkur umum terjadi, khususnya pada orang tua dan mereka yang memiliki berat badan berlebih, tidak selamanya itu menjadi pertanda bahwa Anda memiliki masalah pada kesehatan.

Bagaimanapun juga, saat terlanjur parah, mendengkur dapat mengakibatkan gangguan tidur. Mendengkur dapat juga pertanda hambatan pernapasan dalam tidur. Sekitar 30-50% dari dengkuran terjadi pada orang dewasa. Jumlah ini meningkat seiring dengan bertambahnya usia, dimana dengkuran terjadi setidaknya 60% pada orang dewasa di atas usia 60 tahun.

Orang yang mendengkur akan mengeluarkan suara yang parau, dan terkadang keras, sehingga seringkali menganggu orang lain. Kadang mendengkur bisa merupakan awal permasalahan kesehatan lainnya, seperti sleep apnea. Mendengkur kebanyakan terjadi pada pria dibandingkan wanita.

Penyebab Mendengkur Pada Saat Tidur

fg

Pasti kalian pernah mendengar saudara, pasangan ataupun teman kalian yang pada saat tidur mendengkur dan bahkan suaranya sangat keras, nah pasti kadang hati bertanya-tanya apasih penyebabnya? Kok bisa seperti itu sih. Ternyata inilah penyebab seseorang bisa mendengkur saat tidur.

  • Tidur Telentang

Bahaya ngorok merupakan dampak buruk akibat gaya hidup dan kebiasaan seseorang yang tidur dengan posisi kurang benar yamg terjadi secara terus menerus.

Mendengkur atau ngorok ini datangnya tidak selalu sepanjang tidur. Ada posisi- posisi tidur tertentu yang menyebabkan datangnya dengkuran. Salah satu posisi yang mengundang datangnya dengkuran adalah posisi tidur yang telentang. Beberapa orang bahkan hanya mendengkur saat posisi tidur telentang saja.

Gaya berat ini yang kebanyakan dijadikan penyebabnya. Begitu seseorang tersebut memiringkan badannya, otot- otot dan juga jaringan tenggorokannya yang telah rileks sebelumnya langsung naik menuju saluran aliran udaranya. Terkhusus, lidahnya yang ke belakang dan juga menggetar melawan anak lidah yang terlkulai dan langit- langit mulut lemah.

  • Gangguan Hidung

Kemungkinan besar seseorang mendengkur adalah ketia dia mengalami kondisi gangguan pada hidung mereka. Maksudnya, seseorang yang mempunyai gangguan pada hidung, resiko untuk mendengkur menjadi lebih besar. Gangguan pada hidung ini dapat berupa hidung tersumbat saat demam atau flu, ataupun polip.

Ketika mulut seseorang tertutup dan hidungnya tersumbat, maka otomatis orang itu akan mengambil nafas dengan penuh kekuatan agar dapat mengambil udara untuk bernafas. Hal ini akan meningkatkan tekanan yang negatif dalam saluran aliran udara yang dapat dilihat yang menarik bersama- sama, sehingga jaringan ini akan terkulai ke belakang tenggorokan.

  • Gangguan Tenggorokan

Gangguan tenggorokan merupakan salah satu penyebab timbulkan dengkuran. Gangguan tenggorokan ini bisa berupa gejala amandel yang membesar dan juga adenoid. Ciri-ciri amandel yang membesar dan adenoid akan memperbesar jaringan dalam tenggorokan seseorang dan akhirnya dapat menyebbakannya mendengkur.

Jika bagian yang lembut yang berada di langit- langit mulut terlalu panjang, hal ini dapat mempersempit terbukanya hidung menuju ke tenggorokan dan kemudian berkibar- kibar di dalam udara ketika seseorang bernafas, dan hal ini yang menimbulkan suara dengkuran.

  •  Usia yang Semakin Menua

Penuaan merupakan hal yang pasti dialami oleh setiap orang. Penuaan ini akan terjadi seiring berjalannya waktu. Pada usia yang tua ini, banyak sekali perubahan- perubahan tubuh yang terjadi pada manusia. Tidak hanya perubahan dalam bentuk fisik saja, namun juga perubahan beberapa fungsi bagian tubuh, dan juga bagian tubuh tertentu akan kehilangan fungsinya seperti semula. Usia yang semakin menua juga merupakan salah satu penyebab timbulnya dengkuran.

Hal ini terkait dengan penurunan tingkat kelenturan otot- otot dan jaringan dalam saluran aliran udara bagian atas yang menyebabkan adanya dengkuran. Pertambahan usia yang semakin tua ini akan menyebabkan tenggorokan menjadi lebih sempit dan kekencangan otot di tenggorokan menjadi menurun. Pada wanita menopause yang mengalami kehilangan hormon progesteron akan menyebabkan turunnya kelenturan otot dan pada akhirnya akan menyebabkan kondisi mendengkur ini.

  • Berat Badan yang Bertambah

Kegemukan atau penyebab obesitas bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya dengkuran. Pada orang yang berat badannya berlebihan, di dalam tubuhnya terkandung lemak yang tertimbun dan akan semakin meningkat. Lemak- lemak ini terdapat di beberapa bagian tubuh, salah satunya di leher. Lemak yang tertimbun di leher ini dapat menyebabkan adanya dengkuran ketila tidur.

  • Mengonsumsi Obat Penenang

Mengonsumsi beberapa obat sekaligus dalam waktu yang berdekatan terkadang justru akan menyebabkan efek buruk terhadap tubuh kita. Beberapa obat akan menekan sistem saraf pusat sehingga otot- otot akan menjadi lebih kendur . ketika otot- otot ini menjadi kendor, maka akan menimbulkan resiko terjadinya dengkuran.

  • Gaya Hidup yang Tidak Sehat

Seiring dengan berkembangnya zaman, semakin banyak saja bermunculan kemudahan- kemudahan untuk mendukung aktivitas sehari- hari. kemudahan ini hadir dalam bentuk berbagai fasilitas dan juga lainnya. Salah satu bentuk semakin modern dan kemudahan zaman adalah hadirnya makanan siap saji dan juga inovasi- inovasi dari makanan dan minuman tersebut. Dengan semakin banyaknya fasilitas-fasilitas yang ada, manusia semakin malas untuk melakukan gerak badan atau aktivitas yang menggunakan otot, sehingga akibatnya tubuh menjadi tidak bugar.

Hindarilah gaya hidup tidak sehat yang akan memicu datangnya dengkuran ketika tidur. Selain minimnya gerak tubuh yang dilakukan manusia, gaya hidup yang tidak sehat ini juga dapat berupa kebiasaan merokok dan juga banyak mengonsumsi minuman beralkohol. Padahal jika kita tahu, merokok dan minum minuman beralkohol ini dapat memicu meningkatnya relaksasi otot yang pada akhirnya menyebabkan seseorang lebih mudah untuk mendengkur ketika tidur.

Itulah beberapa penyebab yang bisa membuat seseorang mengalami mendegkur ketika tidur. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi atau mencegah terjadinya mendengkur?

Bahaya Mendengkur Saat Tidur

gy

Banyak orang pada umumnya mengatakan bahwa mendengkur saat tertidur itu menandakan bahwa orang tersebut tengah tertidur pulas karena kecapekan. Namun pada kenyataannya, mendengkur bisa menjadi sesuatu yang sangat berbahaya bagi kondisi seseorang. Dan dalam jangka waktu yang panjang, mendengkur bisa menyebabkan penyakit yang serius bagi tubuh.

Berikut ini adalah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan mendengkur ketika tidur, antara lain :

1. Tekanan Darah Tinggi

Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli, kondisi mendengkur atau sleep apnea adalah pemicu penyakit darah tinggi pada seseorang, semakin besar gangguan tidur (sleep apnea) pada seseorang, maka akan semakin berat juga tekanan darah yang ada pada orang tersebut.

2. Stroke

Gangguan tidur (sleep apnea) karena mendengkur mengakibatkan terjadinya peningkatan kekentalan darah pada penderita dan pada akhirnya dapat meningkatkan resiko seseorang untuk terkena penyakit stroke.

3. Penyakit Jantung

Apabila seseorang menderita gangguan tidur (sleep apnea) dan tidak ada perawatan maka orang tersebut akan sangat beresiko terkena penyakit jantung. Sleep apnea atau mendengkur diketahui meningkatkan resiko denyut jantung yang tidak beraturan pada seseorang yang pada akhirnya menyebabkan orang tersebut menderita penyakit jantung koroner, dan penyakit jantung kongestif.

4. Mengalami Depresi

Berdasarkan riset yang dikembangkan dari para ahli telah ditemukan bahwa orang yang mengalami gangguan tidur dapat mengkibatkan penderitanya mengalami depresi.

5. Kerusakan pada otak

Orang yang mengalami gangguan tidur akibat mendengkur dapat beresiko mengalami kerusakan permanen pada otak. Kerusakan ini terjadi pada bagian otak untuk mengontrol ingatan, tekanan darah, dan emosi.

6. Diabetes

Gangguan tidur (sleep apnea) juga dapat mengganggu metabolisme yang ada dalam tubuh sehingga tubuh tidak dapat mentoleransi glukosa dan juga resisten terhadap insulin. Diabetes tipe 2 dikenal sebagai salah satu penyebab utama kematian, hal ini terjadi karena tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan efektif.

Lalu, apa yang menyebabkan seseorang bisa mendengkur ketika tertidur?

Bagaimana Mencegah Mendengkur Ketika Tertidur

n

Setelah mengetahui apa-apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya dengkuran ketika tidur, ada baiknya kita juga mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi atau mencegah terjadinya mendengkur ketika tidur. Apa-apa saja caranya? Silahkan simak di bawah ini :

1. Perbaiki Posisi Tidur

Tidur dengan posisi telentang memang memicu penyempitan saluran udara. Agar terhindar dari tidur mendengkur, kamu harus merubah posisi tidur atau dengan menerapkan posisi tidur yang benar. Menurut WebMD, posisi tidur yang baik untuk orang yang rentan berdengkur adalah menyamping ke satu sisi.

Bila kamu lebih nyaman tidur telentang, maka kamu harus sedikit tahan dengan ketidaknyamanan tidur kamu. Letakkan bola tenis di atas bantal kamu, lalu tempatkan pada tengkuk belakang ketika kamu hendak tidur. Bila terasa mengganggu, maka bisa menggantinya dengan guling yang diposisikan pada tempat yang sama.

2. Tinggikan Kepala

Sebelum menikmati tidur kamu, pastikan agar tidak lagi ada dengkuran. Untuk mencapainya maka kamu harus tahu bahwa meninggikan kepala ketika tidur cukup membantu mencegah tidur mendengkur. Dengan meninggikan kepala maka tekanan pada saluran udara akan berkurang sehingga membuat nafas menjadi lebih mudah.

Kamu bisa mencobanya dengan memakai bantal lebih tinggi, atau alternatifnya dengan menopang tubuh bagian atas dengan bantal agar oksigen bisa melalui saluran udara kamu dengan mudah. Perlu diketahui juga agar ketinggian kepala tidak perlu terlalu berlebihan, karena bisa menimbulkan efek sakit setelah bangun tidur atau pada bahasa umumnya sering disebut dengan salah bantal.

3. Bebaskan Diri Dari Overweight Body

Jangan turuti nafsu kamu yang gemar menikmati makanan yang digoreng dengan banyak minyak atau mengandung lemak. Lemak memang menjadi satu nutrisi yang tetap dibutuhkan tubuh untuk menguasai keadaan ketika terjadi perubahan suhu, serta menjadi sumber energi juga. Tetapi lemak mempunyai jenis, dan kebanyakan dari makanan berminyak itu mengandung lemak yang buruk bagi kesehatan.

Berkaitan dengan tidur ngorok, tadi sudah dijelaskan kalau satu penyebab dari adanya masalah ini karena kelebihan berat badan (overweight body). Oleh karena itu, kamu harus berupaya agar memperoleh berat badan ideal. Lakukan serangkaian olahraga dan dibantu diet yang tepat bila kamu ingin memperoleh tidur lebih nyaman dan berkualitas.

4. Hirup Uap Air Hangat

Mendengkur terjadi akibat oksigen yang masuk melalui mulut maupun melalui hidung akan terhambat ketika melewati saluran pernapasan. Bila di dalam hidung terdapat komponen lain yang ikut menghambat proses penarikan nafas, maka suara dengkuran pun akan semakin bertambah.

Oleh sebab itu, lakukan cara mudah untuk mengatasi tidur ngorok ini. Menghirup uap air sebelum tidur sangat membantu hidung lebih lega. Proses ini juga membuat lendir yang menyumbat hidung kamu menjadi mudah untuk dikeluarkan. Sehabis dibersihkan, maka suara dengkuran juga bisa berkurang.

Cara melakukannya cukup dengan menghirup uap dari air yang baru saja kamu panaskan selama 10 menit sebelum tidur. Atau bila tidak sempat, kamu bisa mengompres hidung pakai kain yang sudah direndam dengan air hangat. Pilihan kedua mungkin lebih praktis, namun kurang efektif dan membantu daripada pilihan yang pertama.

5. Gunakan Alat Anti Dengkur

Berkembangnya ilmu pengetahuan membuat banyak inovasi yang bermunculna untuk membantu permasalahan yang dihadapi manusia, termasuk di bidang kesehatan. Di pasaran sudah banyak dijual alat yang membantu seseorang terbebas dari tidur mendengkur. Nama alat ini umumnya adalah “Snore Stopper”. Kamu bisa membelinya dan tanyakan bagaimana cara pakainya, kalau alat tersebut dapat membantu, maka bergembiralah.

6. Hindari Alkohol

Dikutip dari WebMD, tidur mendengkur juga bisa terjadi pada seseorang setelah mengkonsumsi alkohol. Menurut seorang dokter bernama Chokroverty, orang-orang yang minum alkohol 3 – 5 jam sebelum tidur akan memperburuk tidurnya dan memperparah dengkuran. Jadi, kalau kamu termasuk pecandu alkohol, maka hindari minum alkohol sebelum tidur atau lebih baik jauhi minuman yang dilarang ini.

7. Hindari Konsumsi Obat Penenang

Obat penenang atau anti-depresan memang membuat seseorang terbebas dari kecemasan. Obat ini akan memberi efek ketenangan bagi penggunanya. Orang yang biasa diberikan obat penenang oleh dokter adalah mereka yang hendak melakukan operasi.

Meski cukup membantu sebagian orang pada kondisi tertentu, obat penenang tetap membawa bahaya bagi kesehatan. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa mencari tahu di Internet apa saja efek samping dari obat penenang, salah satunya adalah membuat tidur menjadi ngorok akibat otot-otot belakang tenggorokan tidak bisa beristirahat dengan baik.

8. Tidur Yang Cukup

Tuntutan pekerjaan memang tidak sedikit membuat sebagian orang tidak begitu peduli terhadap kesehatannya. Istirahat menjadi kebutuhan serta hak yang patut diperoleh oleh tubuh. Kamu tidak bisa memaksa tubuh kamu bekerja melebihi waktu normal, karena bisa membahayakan kesehatan, seperti membuat tidur tidak nyaman akibat mendengkur.

Kebiasaan semacam ini patut dihilangkan. Kamu boleh mencintai pekerjaan kamu, tetapi kamu tidak tahu seberapa cinta perusahaan kamu terhadap kamu karena suatu saat bisa jadi perusahaan tempat kamu bekerja akan berhenti mencintai kamu. Lalu, siapa yang akan dijadikan obek pelampiasan? Karena itu, bila tidak ingin mendapati masalah di kemudian hari, mulai sekarang turuti permintaan tubuh kesayangan kamu.

9. Hindari Kebiasaan Makan Sebelum Tidur

Makan sebelum tidur hanya akan membuat tubuh lemas dan dehidrasi di pagi hari. Tidak hanya itu, ternyata kebiasaan semacam ini juga menjadi salah satu penyebab tidur ngorok, baru tahu ‘kan? Oleh karenanya, hindari konsumsi makanan porsi banyak beberapa jam sebelum tidur. Bila kamu memang lapar, maka santap saja camilan atau produk susu sebelum tidur untuk mengganjal perut.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya dengkuran ketika tidur. mulai dari hal sederhana yaitu mengubah posisi tidur, bisa membuat kualitas tidur kita jauh lebih baik dan juga terhindar dari penyakit yang bisa mengancam kesehatan kita.

Jadi intinya, kebiasaan mendengkur sebenarnya bukanlah hal yang menunjukkan seseorang tertidur pulas, melainkan hal tersebut merupakan kebiasaan atau hal buruk yang bisa mempengaruhi kesehatan seseorang. Dan juga terdapat banyak bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan mendengkur ini.

Untuk itu, mulailah menjalani hal-hal yang telah dijelaskan di atas tadi untuk mencegah terjadinya dengkuran ketika tengah tertidur agar nantinya tidak terjadi hal-hal buruk yang tidak kita inginkan. Semoga artikel ini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih karena sudah membaca.

Related posts