Mengenal Penyakit Anemia, Gejala Serta Pencegahannya

q

Terkadang dalam beraktifitas sehari-hari, kita sering merasa lelah jika melakukan sesuatu. Kelelahan merupakan hal yang wajar apabila kita baru saja melakukan hal-hal atau pekerjaan yang berat. Itu terjadi karena tenaga kita terkuras saat melakukan kegiatan berat tersebut.

Namun, apa jadinya bila kita sering kelelahan bahkan saat kita tidak melakukan pekerjaan yang begitu berat? Sering merasa kelelahan dan juga merasa pusing secara tiba-tiba. Hati-hati, bisa saja itu terjadi karena kita kekurangan darah, atau yang biasa disebut dengan Anemia.

Banyak gejala dan penyebab terjadinya anemia, dan tidak jarang juga banyak orang yang tidak tahu bahwa sebenarnya mereka sedang mengalami gejala anemia. Sebenarnya apa sih anemia itu? Berikut adalah penjelasan lengkap tentang anemia .

Apa Itu Anemia?

w

Anemia adalah suatu kondisi tubuh yang terjadi ketika sel-sel darah merah (eritrosit) dan/atau Hemoglobin (Hb) yang sehat dalam darah berada dibawah nilai normal (kurang darah). Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal.

Anemia dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan ringan sampai berat. Pengobatan kondisi ini bervariasi tergantung pada penyebabnya. Anemia dapat diobati dengan mengonsumsi suplemen secara rutin atau prosedur pengobatan khusus.

Dalam masyarakat, anemia dikenal dengan istilah kurang darah. Kurang darah (anemia) ini berbeda dengan darah rendah. Darah rendah merupakan rendahnya tekanan darah, sedangkan anemia adalah kurangnya sel darah merah atau hemoglobin seperti yang telah disebutkan di atas. Hal ini sengaja diperjelas disini karena masih sering ada orang yang salah dalam mengartikan Anemia (kurang darah).

Setelah mengetahui apa itu Anemia, kita akan membahas hal-hal apa saja yang merupakan gejala terjadinya Anemia.

Gejala Anemia

Seseorang disebut anemia bila ia memiliki jumlah darah yang rendah. Lebih tepatnya, tanda-tanda anemia terlihat pada orang yang memiliki jumlah darah yang rendah, terutama pada komponen yang disebut hemoglobin. Anemia dapat dipicu stres, faktor keturunan atau gangguan lainnya. Lalu apa saja hal-hal yang ditandai sebagai gejala anemia?

1. Bagian dalam kelopak mata berwarna pucat

e

 

Sangat mudah untuk mendeteksi anemia dengan melihat mata. Ketika kamu meregangkan kelopak mata dan memperhatikan bagian bawah mata. kamu akan melihat bahwa bagian dalam kelopak mata berwarna pucat.

2. Kelelahan

r

Jika kamu merasa lelah sepanjang waktu selama satu bulan atau lebih, bisa jadi kamu memiliki jumlah sel darah merah yang rendah. Pasokan energi tubuh sangat bergantung pada oksidasi dan sel darah merah Semakin rendah sel darah merah, tingkat oksidasi dalam tubuh ikut berkurang.

3. Mual

f

Mereka yang menderita anemia seringkali mengalami gejala morning sickness atau mual segera setelah mereka bangun dari tempat tidur.

4. Sakit kepala

g

Orang yang mengalami anemia sering mengeluh sakit kepala secara terus-menerus. Kekurangan darah merah membuat otak kekurangan oksigen. Hal ini sering menyebabkan sakit kepala.

5. Ketika ditekan ujung jari berwarna putih atau pucat

h

Ketika kamu menekan ujung jari, daerah itu akan berubah jadi merah. Tetapi, jika kamu mengalami anemia, ujung jari kamu akan menjadi putih atau pucat.

6. Sesak napas

sesak-napas-300x175

Jumlah darah yang rendah menurunkan tingkat oksigen dalam tubuh. Hal ini membuat penderita anemia sering merasa sesak napas atau sering terengah-engah ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan.

7. Palpitasi

hh

Palpitasi adalah istilah medis untuk denyut jantung tidak teratur, terlalu kuat atau memiliki kecepatan abnormal. Ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen, denyut jantung meningkat. Hal ini menyebabkan jantung berdebar tidak teratur dan cepat.

8. Pucat

p

 

Jika kamu mengalami anemia, wajah kamu akan terlihat pucat. Kulit juga akan menjadi putih kekuningan.

9. Rambut rontok

o

Rambut rontok bisa menjadi gejala anemia. Ketika kulit kepala tidak mendapatkan makanan yang cukup dari tubuh, kamu akan mengalami penipisan rambut dengan cepat.

10. Penurunan kekebalan tubuh

i

Ketika tubuh kamu memiliki energi yang sangat sedikit, kekebalan atau kemampuan tubuh untuk melawan penyakit ikut menurun. kamu akan mudah jatuh sakit atau kelelahan.

Inilah gejala anemia yang perlu diwaspadai. Anemia bukan penyakit sepele yang bisa kamu abaikan. Jadi, pastikan kamu selalu menjaga asupan makanan kamu untuk menjaga kesehatan tubuh.

Lalu, bagaimana cara untuk mencegah penyakit anemia? Mari kita bahas.

Pencegahan Anemia

Untuk pencegahan penyakit anemia sebenarnya sangat mudah. Seperti dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang banyak mengandung zat besi, asam folat, vitamin b12, vitamin c. berikut ini penjelasan singkat tentang cara pencegahan anemia serta jenis-jenis makanan yang bisa membantu mencegah anemia diantaranya :

1. Konsumsi Makanan Tinggi Zat Besi

c

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Biasanya kondisi ini paling sering terjadi pada wanita dengan berbagai penyebab yang berbeda. Zat besi adalah mineral yang sangat bermanfaat untuk membantu tubuh dalam mengedarkan oksigen lewat sel darah merah ke semua bagian tubuh.

Selain itu, zat besi juga membantu tubuh menghasilkan energi tubuh, meningkatkan sistem kekebalan syaraf pusat dan membantu kerja sistem syaraf. Jadi untuk mengatasi anemia disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti kacang-kacangan, sereal, sayuran berwarna hijau, dan daging merah tanpa lemak.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin B12

cc

Vitamin B12 adalah jenis vitamin alami yang bisa kamu temukan pada susu, semua olahan susu, daging, dan produk kedelai. Vitamin B12 bisa membantu mengatasi tubuh karena bisa merubah karbohidrat yang masuk dalam tubuh menjadi gula, mendukung produksi energi dan mengatasi tubuh yang lemah.

Selain itu, vitamin B12 juga memiliki peran penting untuk pengaturan sistem syaraf tubuh, mengatasi penurunan fungsi otak dan stres. Dampak kekurangan vitamin B12 sangat berbahaya seperti penyakit jantung dan kanker.

3. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

ccc

Tanpa disadari maka mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin C tinggi juga bisa membantu mencegah anemia. Kamu bisa membiasakan diri untuk makan buah jeruk, melon, papaya, dan jenis buah lain. Salah satu fungsi vitamin C untuk mencegah anemia adalah bisa membantu tubuh dalam menyerap semua jenis zat besi dari makanan maupun suplemen yang masuk ke dalam tubuh.

Selain itu beberapa jenis vitamin C alami dari buah dan sayuran juga mengandung bahan antioksidan yang bisa mengatasi kerusakan akibat zat radikal bebas.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah penyakit anemia. Hanya dengan menjaga pola makan saja, hal itu bisa membantu kamu dalam mencegah datangnya anemia.

Nah, itu tadi penjelasan tentang anemia, bagaimana gejalanya, serta cara untuk mencegah datangnya anemia. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu dan menambah pengetahuan kamu. Terima kasih sudah membaca.

Related posts