Pengertian Penyakit Gondongan Dan Cara Pengobatannya

z

Pasti diantara kamu ada yang pernah mengalami gondongan. Ya, penyakit yang kelihatan seperti pembengkakan pada bagian leher yang terasa berdenyut. Pada awalnya, tidak terlihat pembengkakan dan hanya akan terasa nyeri pada bagian leher. lalu setelah satu atau dua hari, mulailah terlihat pembengkakan di area leher dan mulai terasa denyut yang semakin menjadi.

Mungkin masih sebagian orang yang tahu kalau sebenranya penyakit gondongan ini adalah penyakit yang menular. Oleh karena itu banyak orang yang merasa sepele dan hanya bersikap santai saja berada di dekat orang yangmenderita penyakit gondong ini.

Pada artikel kali ini, saya akan mencoba untuk menjelaskan secara terperinci mengenai penyaklit gondongan ini serta memberitahukan bagaimana pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit gondongan ini. Mari kita simak satu persatu.

Apa itu Gondongan

s

Sebelum mengulas lebih jauh mengenai pencegahan dan bagaimana penanganan yang tepat untuk penyakit gondongan ini, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu tentang pengertian dari penyakit ini. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan gondongan?

Gondongan adalah pembengkakan yang terjadi pada kelenjar parotis akibat infeksi virus. Kelenjar parotis merupakan suatu kelenjar yang berfungsi untuk memproduksi air liur dan terletak tepat di bawah telinga. Saat terjadi gondongan, bagian sisi wajah penderita akan terlihat membesar. Penyakit gondongan merupakan penyakit menular yang umumnya diderita oleh anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari keluarga paramyxovirus.

Penyebaran virus gondongan bisa terjadi melalui percikan ludah yang dikeluarkan oleh penderita gondongan ketika batuk atau bersin. Orang yang sehat dapat tertular gondongan apabila percikan tersebut masuk ke hidung atau mulut mereka, baik secara langsung atau pun lewat perantara. Misalnya akibat berbagi peralatan makan dengan penderita atau menyentuh permukaan benda-benda yang sudah terkontaminasi virus dari si penderita.

Gondongan dapat menyebar dalam waktu beberapa hari. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Caranya adalah dengan menghindari kontak langsung dengan penderita dan menjalani imunisasi, terutama bagi anak-anak di atas usia satu tahun.

Penyakit gondongan tersebar di seluruh dunia dan dapat timbul secara endemic atau epidemik, Gangguan ini cenderung menyerang anak-anak yang berumur 2-12 tahun. Pada orang dewasa, infeksi ini bisa menyerang testis (buah zakar), sistem saraf pusat, pankreas, prostat, payudara dan organ lainnya.

Adapun mereka yang beresiko besar untuk menderita atau tertular penyakit ini adalah mereka yang menggunakan atau mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk menekan hormon kelenjar tiroid dan mereka yang kekurangan zat Iodium dalam tubuh.

Penyakit mump atau penyakit gondong telah dilaporkan hampir di seluruh belahan dunia, demikian juga di Indonesia resiko anak terkena gondong mungkin masih tinggi. Gondong masih endemik di banyak negara di seluruh dunia, sedangkan vaksin MMR digunakan hanya 57% dari negara-negara yang menjadi anggota Organisasi Kesehatan Dunia, terutama di Negara-negara maju. Di negara Inggris dan Wales, sebuah epidemi gondok yang dimulai pada 2005, telah dilaporkan terdapat sebanyak 56.390 kasus kematian.

Lalu, bagaimana gejala yang ditimbulkan dari penyakit gondongan ini?

Gejala Gondongan

Gejala gondongan biasanya baru akan muncul 14-25 hari setelah infeksi virus terjadi. Terdapat beberapa gejala yang timbul akibat terjadinya penyakit gondongan ini, antara lain :

Demam

tt

Mungkin sekilas demam merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi, tetapi kita tetap harus memperhatikan disertai apakah demam yang terjadi pada, misalnya kondisi wajahnya mengalami bengkak atau tidak. Jika demam disertai bengkak atau nyeri pada bagian leher, maka kemungkinan terkena penyakit gondongan.

Nyeri sendi

ttt

Ini merupakan ciri khusus jika kita mengalami gondongan. Ketika mengunyah makanan kita akan merasa tidak nyaman serta lebih berat, bahkan akan sulit dalam menelan makanan. Hal tersebut karena adanya rasa sakit di bagian sendi. Selain itu, kita juga wajib memperhatikan bagian leher, sebab akan terasa sakit ketika disentuh. Jadi kita harus segera tanggap jika mengalami sakit pada bagian tersebut.

Sakit kepala

y

Jenis penyakit seperti demam dan sakit kepala memang merupakan penyakit yang umum terjadi dan tidak selalu tanda dari gondongan. Namun, tidak ada salahnya jika kita berhati-hati terhadap gejala tersebut.

Itu tadi merupakan beberapa gejala yang ditimbulkan dari penyakit gondongan ini. Memang gejalanya tidak selalu terlihat jelas, namun kita tetap harus selalu sigap.

Apa Penyebab Terjadinya Gondongan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit gondongan ini. Seperti biasanya yang kita pelajari saat masa pelajaran di sekolah, penyebab utama dari gondongan ini umumnya adalah karena kurangnya zat yodium dalam tubuh. Namun ternyata, ada penyebab lain yang bisa menyebabkan gondongan ini, antara lain :

1.Kurangnya Zat Iodium

gg

Yang pertama dan yang paling umum kita ketahui sebagai penyebab gondongan adalah kurangnya zat iodium. Senyawa iodium betul-betul penting bagi setiap tubuh manusia. Bagi kamu yang belum tahu, kelenjar gondok atau tiroksin akan dijaga pertumbuhannya oleh zat iodium. Oleh sebab itu, kita mungkin sudah tahu bahwa garam beryodium perlu dimiliki oleh setiap keluarga. Garam tersebut mengandung iodium yang bagus untuk menjaga kesehatan keluarga.

Manfaat iodium yang bisa kita dapatkan antara lain adalah:

– Membuat kinerja otak lebih baik dan lebih cerdas.
– Mendukung dan menjaga kesehatan tumbuh kembang janin dalam kandungan.
– Meningkatkan kesehatan kelenjar tiroid.
– Mendukung pertumbuhan otak pada janin maupun anak.

Itulah alasan mengapa kekurangan iodium dapat berakibat fatal bagi tubuh kita. Tak hanya gondongan atau gondok saja yang bisa terjadi. Kurangnya zat ini di dalam tubuh dapat menjadi faktor pemicu keguguran pada wanita hamil. Bahkan kecerdasan anak yang rendah, bayi yang lahir cacat, serta keterbelakangan mental pun berpotensi.

2. Lemahnya Kekebalan Tubuh

h

Sistem daya tahan tubuh setiap manusia yang ada pada keadaan normal akan cukup kuat. Dengan kekuatan tersebutlah, tubuh bakal mencegah segala penyakit yang datang. Ada banyak penyakit yang bisa dengan mudah masuk dan menginvasi tubuh manusia dikarenakan pertahanan tubuh terlalu lemah. Salah satu contoh penyakit yang bisa terjadi adalah gondongan.

Karena penyakit ini berasal dari virus, maka untuk dapat mencegah virus tersebut menghampiri kita, kekebalan tubuh harus kuat. Berikut ini adalah faktor-faktor yang kiranya bisa memicu penurunan daya tahan tubuh. Dengan mengetahui segala faktornya, otomatis kita akan dapat melakukan pencegahan supaya daya tahan tak menurun.

– Kekurangan gizi atau nutrisi tertentu.
– Terlalu sering mengonsumsi obat antibiotik.
– Stres dan depresi.
– Terlalu sering begadang atau tidur malam-malam.
– Tidak pernah atau jarang melakukan olahraga.

3. Virus Paramyxovirus

j

Bicara tentang apa penyebab gondongan, maka yang jelas pemicunya adalah virus dari paramyxovirus. Virus ini menyebar seperti virus flu. Cara penyebarannya yang perlu kita ketahui adalah sebagai berikut:

  •  Melalui udara.

Jika udara telah kena kontaminasi dari virus tersebut. Jadi, berdekatan dengan si penderita tak akan aman bagi kita. Bila mereka batuk-batuk atau bersin, udara akan terkontaminasi dan bila kita menghirupnya, kita akan tertular.

  • Melalui barang/media perantara.

Virus pun juga dapat menyebar dan kita ikut tertular dari barang-barang pribadi. Menggunakan perlengkapan mandi maupun makan yang sama dengan yang digunakan penderita gondongan dapat menjadi pemicu penularan. Atau ambil saja contoh saat penderita memegang gagang pintu, virus lalu berpindah ke gagang pintu tersebut. Jadi ketika kita memegangnya juga, virus akan menginfeksi kita.

  • Melalui sentuhan.

Misalnya penderita gondongan dengan tangannya menyentuh hidung atau mulutnya. Lalu, mereka menyentuh kita dengan tangan mereka, otomatis virus menjadi mudah berpindah ke kita dan akhirnya kita bakal tertular.

  • Melalui makanan/minuman.

Berbagi makanan yang sama dengan penderita akan memudahkan kita tertular virus gondongan, termasuk juga minuman. Maka dari itu, penularan bisa dicegah ketika kita tidak begitu dekat dan tidak berinteraksi langsung dengan si penderita.

Sebelum menyerang kelenjar parotid, virus tersebut akan masuk ke bagian saluran pernapasan. Di sanalah perkembangbiakkan akan terjadi dan inkubasinya memakan waktu 14-25 hari lamanya.

4. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

k

Walau bukan menjadi penyebab utama, konsumsi obat tertentu juga dapat menjadi faktor risiko pemicu penyakit gondongan. Mengonsumsi obat tertentu yang mampu memberikan efek pada hormon kelenjar tiroid untuk ditekan rupanya bisa membuat tubuh mengalami gondongan. Maka sangat penting untuk mengonsultasikan obat yang akan dikonsumsi dengan dokter. Apapun keadaan kita, jika berurusan dengan obat kimia, sebaiknya memang bertanya dulu pada dokter tentang efek sampingnya.

Setelah mengetahui apa saja penyebab yang dapat memicu terjadinya penyakit gondongan, ada baiknya kita juga membahas tentang bagaimana pengobatan yang tepat untuk menangani penyakit gondongan ini.

Penanganan Untuk Gondonganl

l

Ada beberapa penanganan yang bisa kamu lakukan jika kamu terkena penyakit gondongan ini. Apa saja? Silahkan di simak ulasannya berikut ini :

1. Obat Pereda Nyeri

Biasanya untuk penanganan secara medis, dokter akan memberikan resep obat khusus sebagai pereda nyeri. Maka dari itu kita perlu mengikuti dosis obat yang sudah dianjurkan. Ibuprofen atau parasetamol adalah obat yang dimaksud sebagai pereda nyeri.

Dengan obat tersebut pun, gondongan akan sembuh hanya dalam waktu 1-2 minggu. Namun bila tak kunjung membaik lebih dari waktu tersebut, atau malah memburuk, datanglah kembali ke dokter.

2. Mengompres Bagian yang Bengkak

Untuk meredakan pembengkakan yang terjadi dan muncul di sisi wajah, gunakan air hangat untuk mengompresnya. Kompresan air hangat ini juga berfungsi untuk menekan dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan dari gondongan tersebut. Melakukannya sering-sering akan membantu pengempisan bengkak secara lebih cepat.

3. Banyak Minum Air Putih

Untuk penyembuhan gondongan, silahkan banyak-banyak minum air putih. Bagi yang terlalu sering minum minuman yang manis-manis, apalagi jus buah, diharapkan untuk menghindarinya sementara. Jus buah justru akan membuat kelenjar parotid makin teriritasi sehingga keadaannya berpotensi menjadi lebih buruk. Air putih akan selalu lebih baik karena ada sejumlah bahaya akibat kurang minum air putih juga.

4. Menggunakan Daun Belimbing Wuluh

Jika ingin mengatasi gondongan dengan obat tradisional, maka belimbing wuluh adalah salah satu opsi terbaik. Buah ini bukan buah belimbing biasa karena ukurannya lebih kecil dengan bentuk bulat. Istilah lainnya yang populer dan terkenal di kalangan ibu-ibu adalah belimbing sayur. Biasanya buah ini dijadikan sebagai bumbu pelengkap untuk makanan yang mengandung santan. Namun bukan buahnya yang perlu kita manfaatkan, melainkan daunnya.

Caranya: Daun belimbing wuluh bisa disiapkan sekitar satu genggam saja. Kemudian haluskan dengan mencampur bawang putih secukupnya. Sesudah benar-benar lembut, langsung bisa digunakan untuk mengompres bagian gondongan. Bengkak dan rasa nyeri bakal mampu dihilangkan asalkan dirawat secara rutin.

Nah, setelah membaca artikel ini, semoga kamu bisa tahu lebih dalam mengenai penyakit gondongan sehingga kamu bisa tahu bagaimana penanganan yang tepat untuk penyakit ini.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *