Penjelasan Mengenai Alergi Beserta Cara Pencegahannya

qq

Pernahkah kamu mengalami bentol-bentol disertai rasa gatal yang luar biasa di sekujur tubuh setelah makan udang atau makanan yang lain? Rasa gatal yang dihasilkan terasa sangat mengganggu dan sangat tidak nyaman. Sehingga kita pun harus menahan gatal yang teramat sangat menyiksa.

Untuk penyakit ini biasanya terjadi karena alergi. Dan biasanya juga terjadi sesaat setelah kita memakan atau bersentuhan dengan sesuatu yang memang tidak cocok dengan tubuh kita. Tidak semua orang merasakan yang namanya alergi karena memang alergi hanya terjadi pada sebagian orang saja.

Namun, untuk orang-orang yang memiliki alergi, pasti merasa sangat tidak nyaman apalagi jika tidak sengaja termakan atau bersentuhan dengan sesuatu yang menyebabkan alergi itu menjadi kambuh. Sehingga sekujur tubuh pun menjadi terasa gatal dan disertai dengan bentol-bentol merah yang sangat tidak enak dilihat. Alergi tidak hanya terjadi karena makanan saja.

Pada artikel kali ini saya akan mencoba memberikan penjelasan mengenai alergi dan bagaimana cara mengobati serta pencegahannya. Untuk lebih lengkapnya, silahkan simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu Alergi

w

Alergi adalah masalah yang sangat umum, yang berdampak pada sedikitnya dua dari setiap 10 orang. Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap sesuatu yang dianggap berbahaya walaupun sebenarnya tidak berbahaya. Ini bisa berupa substansi yang masuk atau bersentuhan dengan tubuh.

Alergi adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia bereaksi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.

Alergen atau substansi pemicu alergi hanya berdampak pada orang yang memiliki alergi tersebut. Pada orang lain, alergen tersebut tidak akan memicu reaksi kekebalan tubuh. Beberapa jenis substansi yang dapat menyebabkan reaksi alergi meliputi gigitan serangga, tungau debu, bulu hewan, obat-obatan, makanan tertentu, serta serbuk sari.

Saat tubuh pertama kali berpapasan dengan sebuah alergen, tubuh akan memproduksi antibodi karena menganggapnya sebagai sesuatu yang berbahaya. Jika tubuh kembali kontak dengan alergen yang sama, tubuh akan meningkatkan jumlah antibodi terhadap jenis alergen tersebut. Hal inilah yang memicu pelepasan senyawa kimia dalam tubuh (histamin) dan menyebabkan gejala-gejala alergi.

Gejala Yang Ditimbulkan Oleh Alergi

 

 

Ada banyak jenis alergi, dan masing-masing alergi juga memiliki gejala yang berbeda-beda. Misalnya gejala alergi akibat makanan akan menyebabkan gejala pada mulut atau sistem pencernaan, sedangkan alergi debu akan menyebabkan gejala pada sistem pernapasan. Untuk lebih lengkapnya silahkan simak di bawah ini :

1. Alergi Akibat Makanan

1

Alergi karena makanan tertentu dapat menyebabkan sensasi geli atau gatal dalam mulut. Pembengkakan pada bibir, lidah, mata, tenggorokan, atau wajah juga bisa terjadi. Selain itu, alergi ini juga dapat mengakibatkan ruam gatal dan merah pada kulit, mual-mual, sakit perut, serta diare.

2. Gejala Alergi Pada Hidung

2

Ketika reaksi alergi terjadi, maka seseorang bisa mengalami pembengkakan pada selaput lendir sehingga membuat hidung tersumbat. Hidung tersumbat akibat alergi menyebabkan bersin sepanjang hari. Hal ini terjadi ketika seseorang mengalami alergi terhadap tungau debu, serbuk sari, bulu binatang atau dapat terjadi pada alergi musiman.

3. Alergi Karena Gigitan Atau Sengatan Serangga

alergi-serangga-300x169

Selain pembengkakan pada bagian yang digigit, jenis alergi ini dapat menyebabkan munculnya gatal-gatal di seluruh tubuh, batuk-batuk, sesak di bagian dada, sesak napas, serta reaksi alergi yang parah (anafilaksis).

4. Gejala Alergi pada Mata

alergi-mata-300x204

Paparan debu pada mata atau kosmetik dapat menyebabkan mata berair dan gatal jika seseorang memiliki alergi terhadap zat yang mengenai mata tersebut. Reaksi alergi bisa juga disusul dengan infeksi, misalnya konjunctivitis ataupun blepharitis.

5. Gejala Alergi pada Pernafasan

alergi-pernafasan-300x150

Hidung tersumbat karena rhinitis alergi, atau demam, adalah penyebab paling umum dari kesulitan bernapas karena alergi. Hal ini umumnya dapat diobati dengan kombinasi dekongestan dan antihistamin.

Penyebab lebih lanjut kesulitan bernapas dapat disebabkan asma karena alergi. Gejala asma meliputi mengi, batuk kering terus-menerus, sesak dada dan sakit, sulit tidur serta sesak napas. Jika seseorang mengalami gejala-gejala ini, ia harus mengunjungi dokter segera.

Reaksi alergi lain yang jarang terjadi, seperti shock anafilaksis, juga dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan penderita bisa muntah atau mungkin pingsan dalam kondisi seperti itu.

6. Alergi Akibat Obat

6

Obat biasanya digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Tetapi untuk beberapa orang, obat bahkan bisa menjadi sesuatu yang harus dijauhi. Obat juga dapat mengakibatkan reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa gatal-gatal pada kulit, ruam, pembengkakan pada wajah, kesulitan bernapas serta anafilaksis.

7. Ketakutan atau Kecemasan

7

Alergi tertentu dapat menyebabkan perubahan pada kimiawi otak dan tubuh, yang pada gilirannya menyebabkan kecemasan. Di sisi lain, itu juga menunjukkan bahwa tingkat stres benar-benar dapat meningkatkan gejala alergi, dan beberapa makanan yang sebelumnya diasakan menyebabkan sedikit ketidaknyamanan, ternyata itu sebenarnya adalah makanan penyebab reaksi alergi.

Terlepas dari gejala utama di atas, gejala alergi lainnya yang juga dapat terlihat selama reaksi alergi adalah heartburn (panas uluhati) dan gangguan pencernaan, rewel berlebihan pada bayi atau anak-anak, sembelit, kemerahan di sekitar anus, rektum dan alat vital, kulit pucat, dan pertumbuhan yang terhambat.

Selain gejala-gejala di atas, alergi juga dapat muncul saat kulit tersentuh substansi tertentu. Misalnya sabun, sampo, parfum, atau bahan karet alami (latex). Alergi jenis ini akan mengakibatkan sejenis peradangan pada kulit yang dikenal sebagai dermatitis atopik. Dermatitis atopik menyebabkan gejala gatal-gatal, ruam kemerahan, dan bersisik.

Jika pernah merasakan gejala-gejala di atas, Anda sebaiknya mencari tahu penyebabnya agar dapat didiskusikan dengan dokter sehingga alergi Anda dapat ditangani.

Pengobatan Untuk Alergi

a

Berbeda alergi, berbeda pula obatnya. Dan biasanya untuk kasus alergi yang paling banyak ditemukan adalah alergi terhadap makanan. Berikut adalah beberapa obat alergi makanan yang bisa kamu dapatkan di apotek.

1. Antihistamin

Antihistamin merupakan obat alergi makanan ataupun jenis alergi lainnya yang digunakan untuk mengobati beberapa gejala seperti gatal-gatal, bersin-bersin, hidung berair, dan gangguan pencernaan. Fungsi antihistamin yaitu menghalangi aksi histamin selama reaksi alergi. Histamin inilah zat kimia yang dihasilkan tubuh sehingga muncul gejala-gejala alergi seperti di atas. Beberapa contoh obatnya, seperti CTM, cetirizine, interhistin, loratadin, ciproheptadin, dan lain-lain.

2. Bronkodilator

Bronkodilator digunakan untuk mengatasi gejala alergi yang menimbulkan sesak nafas akibat pembengkakan saluran nafas (bronkhus). Cara kerja obat ini yaitu mengendurkan saluran pernafasan yang menyempit, sehingga Anda lebih mudah bernafas. Obat ini dapat berupa tablet, injeksi, ataupun cairan uap (nebules), contohnya salbutamol, salmeterol, formoterol, teofilin, dan lain-lain.

3. Kortikosteroid

Kartikosteroid sebenarnya adalah hormon steroid yang memang secara alami dihasilkan oleh tubuh kita. Kerjanya yaitu mengurangi reaksi peradangan, alergi, dan pembengkakan. Obat ini biasa digunakan untuk membantu mengobati reaksi alergi parah dan mencegah terulangnya reaksi alergi. Beberapa contoh obatnya, seperti dexamehasone, prednison, Methylprednisolone, dan lain-lain. (obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter)

4. Epinephrine

Obat ini digunakan untuk mengobati reaksi alergi makanan parah. Epinephrine diberikan sebagai obat injeksi atau suntik. Fungsi dari obat alergi ini yaitu bertindak cepat mengendurkan otot sehingga dapat membantu bernafas dengan lega. Di samping itu dapat mengatasi shock (syok anafilaksis) akibat tekanan darah yang terlalu rendah sebagai hasil dari pelebaran pembuluh darah dari reaksi alergi. (obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter)

Selain obat-obatan medis, juga ada obat-obatan alami yang bisa digunakan, antara lain :

1. Minyak Jarak

Minyak jarak adalah pilihan pengobatan alami lainnya yang bermanfaat. Hal tersebut dikarenakan fungsinya yang mampu meningkatkan kekuatan dan ketahanan perut ke berbagai makanan. Obat alami ini mampu meredakan ketidaknyamanan pencernaan yang terkait dengan alergi makanan. Cara menggunakan minyak jarak, yaitu:

– Campur ½ sendok teh minyak jarak dalam segelas jus buah, jus sayuran, atau air biasa.
– Minumlah dengan perut kosong di pagi hari.
– Gunakan obat ini setiap hari selama beberapa hari sampai kondisinya membaik.

2. Daun Jelatang

Daun jelatang memiliki sifat antihistamin dan anti-inflamasi yang dapat membantu mengobati berbagai jenis alergi, termasuk alergi makanan. Obat ini dapat membantu mengatasi gejala seperti pilek, bersin, ruam kulit, mual dan sakit perut. Cara menggunakan daun jelatang, yaitu:

– Masukkan 1 sendok makan daun jelatang yang kering ke dalam secangkir air panas.
– Tutup dan biarkan terjepit selama 5 menit.
– Kemudian disaring dan tambahkan sedikit madu agar lebih nikmat.
– Minum teh herbal ini sebanyak 2 atau 3 kali sehari sampai gejala yang kamu rasakan menghilang.
– Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan kapsul nettle, tapi harus dengan rekomendasi dari dokter.

3. Bawang putih

Bawang putih mengandung quercetin, antihistamin alami yang sangat efektif dalam mengobati alergi makanan. Selain itu, sifat anti-inflamasi, antibiotik, dan antioksidannya dapat membantu mengurangi gejala dan mempercepat pemulihan. Cara menggunakan bawang putih untuk pengobatan alami, yaitu:

– Kunyah 2 sampai 3 siung bawang putih mentah setiap hari untuk mengatasi berbagai gejala.
– Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen bawang putih setelah berkonsultasi dengan dokter.

4. Teh Hijau

Teh hijau adalah salah satu pengobatan alami terbaik untuk mengobati gejala perut yang terkait dengan alergi makanan. Selain itu, obat alergi ini juga memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi dan antihistamin. Teh hijau juga membantu sistem pencernaan kamu berfungsi dengan baik sekaligus meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk membuat obat alergi menggunakan teh hijau, yaitu:

– Masukkan 1 sampai 2 sendok teh teh hijau berkualitas baik ke dalam cangkir dan tuangkan air panas ke atasnya.
– Tutup dan biarkan selama beberapa menit. Saring tehnya, lalu tambahkan sedikit madu dan lemon secukupnya.
– Minum 3 sampai 4 cangkir teh hijau sepanjang hari.

5. Lemon

Lemon adalah buah yang sangat baik untuk dijadikan obat alergi alami. Hal tersebut dikarenakan lemon berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah alergi makanan sekaligus mengobati gejalanya. Lemon bahkan berfungsi sebagai penghasil antitoksin untuk membantu flush toksin dari sistem kamu. Cara menggunakan lemon sebagai obat alergi makanan, yaitu:

– Tambahkan 1 jus lemon ke dalam secangkir air hangat.
– Tambahkan madu dan aduk rata. Minumlah dengan perut kosong pada pagi hari dan beberapa kali di siang hari.
– Lanjutkan setiap hari sampai gejalanya hilang.

6. Jahe

Jahe efektif untuk mengobati berbagai ketidaknyamanan pencernaan yang terkait dengan alergi makanan. Anti-inflamasi, antioksidan dan sifat antibakterinya dapat mengurangi kejang pencernaan, mual, muntah, gangguan pencernaan serta diare. Ada beberapa cara untuk menggunakan jahe sebagai obat alergi alami, yaitu:

– Cara pertama zdalah dengan minum teh jahe. Cara membuat teh jahe adalah dengan memasukkan beberapa potong jahe ke dalam 2 gelas air mendidih, setelah itu biarkan selama 10 menit, lalu saring dan tambahkan madu secukupnya untuk menambah selera.
– Cara yang kedua adalah dengan mencampurkan 1 sendok teh jus jahe dengan madu. Konsumsilah setiap sebelum makan untuk memperbaiki pencernaan kamu.

7. Makanan Probiotik

Untuk memudahkan gejala seperti sakit perut dan diare, makanlah makanan yang banyak mengandung probiotik. Makanan dengan probiotik tinggi mengandung sejumlah bakteri ‘baik’ (lactobacilli) yang membantu memulihkan keseimbangan alami bakteri usus kamu dan mengobati masalah pencernaan. Makanan seperti itu juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu.

– Usahakan makan 2 sampai 3 cangkir yogurt polos dan tanpa pemanis setiap hari. Makanan probiotik baik lainnya adalah kefir, asinan kubis, miso, kimchi, tempe dan sebagainya.
– Sertakan 2 atau 3 makanan probiotik dalam makanan kamu selama 1 sampai 2 minggu.

8. Cuka Apel

Cuka sari apel merupakan obat alergi makanan alami yang dapat membantu melawan banyak gejala alergi makanan. Obat alami ini dapat membantu mengembalikan beberapa nutrisi dalam tubuh, yang pada gilirannya mengatur respons kekebalan tubuh. Selain itu, obat ini juga membantu mengembalikan pH alkali dalam tubuh. Cara menggunakan cuka apel untuk mengatasi alergi makanan, yaitu:

– Masukkan 1 sendok makan cuka sari apel ke dalam segelas air hangat.
– Campur dengan 1 sendok teh madu dan 1 sendok jus lemon.
– Minumlah ramuan tersebut sebanyak 2 atau 3 kali sehari dan diminum ini sampai Anda merasa lebih baik.

9. Makanan Kaya Vitamin C

Makanan yang kaya vitamin C membantu memberikan manfaat antioksidan dan kekebalan tubuh. Vitamin ini juga mencegah pembentukan histamin dan membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh. Sertakan lebih banyak buah dan sayuran yang kaya akan vitamin C dalam makanan kamu.

Beberapa sumber vitamin C yang baik adalah lemon, jeruk, brokoli, jeruk bali, kiwi, paprika, stroberi, kecambah dan tomat. Namun, pastikan bahwa kamu tidak alergi terhadap salah satu dari makanan tersebut. kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin C setiap hari, tapi harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tips Tambahan

Ada beberapa tips tambahan yang bisa kamu terapkan apabila terjadi reaksi kulit ringan yang disebabkan oleh alergi makanan, yaitu:

– Untuk reaksi kulit ringan yang mengumpul, lakukan mandi atau kompres dengan air dingin.
– Pakailah pakaian yang lembut dan tidak membuat kulit iritasi.
– Jaga terlalu banyak beraktivitas selama beberapa hari.
– Istirahat dan tidur yang cukup untuk memepercepat pemulihan.
– Berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk membantu tubuh kamu menghasilkan vitamin D, vitamin yang membantu memodulasi respons kekebalan tubuh.
– Vitamin E dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu, jadi makanlah makanan yang kaya akan vitamin E, seperti tahu, bayam, kacang almond, biji bunga matahari, alpukat, udang, minyak zaitun, dan brokoli.
– Minum air secara berkala, agar tubuh tetap terhidrasi.
– Akupunktur dan akupresur dapat membantu memperbaiki respons sistem kekebalan tubuh kamu.
– Berbagai gerakan dalam yoga bisa mengurangi reaksi alergi. Selalu belajar yoga dari instruktur terlatih.

Cara Mencegah Alergi

s

Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya alergi serta bagaimana pengobatan yang bisa dilakukan untuk menangani alergi, ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara yang dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap alergi agar bisa kita terapkan sehari-hari.

Cara yang paling efektif untuk mencegah alergi adalah dengan menghindari pemicunya. Tetapi tidak semua sumber alergi dapat dihindari dengan mudah seperti tungau debu, hewan piaraan, atau makanan. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk pencegahan alergi :

  1. Mengenakan pakaian tertutup atau mengoleskan losion penolak serangga saat sedang bepergian.
  2. Hindari memakai wewangian atau parfum yang bisa menarik perhatian serangga.
  3. Gunakan masker saat keluar rumah.
  4. Membersihkan rumah secara rutin, terutama ruangan yang sering digunakan, seperti kamar tidur serta ruang keluarga, agar terhindar dari tungau debu.
  5. Menghindari penggunaan kemoceng karena dapat menyebarkan alergen. Mengelap permukaan perabotan dengan kain bersih yang dibasahi air atau cairan pembersih atau gunakan alat penyedot debu.
  6. Membuka jendela atau pintu agar sirkulasi udara lebih lancar sehingga ruangan tidak terasa lembap.
  7. Menempatkan hewan piaraan di luar rumah atau di satu ruangan tertentu saja.
  8. Mandikan hewan piaraan seminggu sekali.
  9. Membersihkan kandang hewan piaraan secara rutin.
  10. Mencatat jenis makanan yang kemungkinan menjadi sumber alergi sehingga dapat dihindari.
  11. Selalu membaca label kemasan untuk mengetahui bahan-bahan yang digunakan sebelum membeli makanan.
  12. Menanyakan bahan makanan yang digunakan secara detail sebelum memesannya di restoran.
  13. Membersihkan dapur agar terhindar dari lumut, terutama tempat cuci piring dan cuci pakaian.
  14. Jangan menjemur pakaian di dalam rumah.

Pencegahan Anafilaksis

Mengenai Gejala Anafilaksis, beberapa alergi terkadang dapat menyebabkan reaksi yang parah dan berakibat fatal, yaitu anafilaksis. Anafilaksis adalah reaksi alergi yang berkembang cepat dan mengancam nyawa. Anafilaksis adalah jenis reaksi alergi, di mana sistem kekebalan tubuh merespon zat-zat berbahaya lain dari lingkungan. Tidak seperti reaksi alergi lain anafilaksis dapat membahayakan nyawa.

Waspadailah diri kamu jika mengidap anafilaksis karena jika alergi kambuh dan tidak diobati secepat mungkin, kamu berisiko kehilangan kesadaran atau bahkan kematian. Kamu disarankan untuk selalu membawa dua dosis suntikan epinefrin agar bisa langsung digunakan jika serangan anafilaksis terjadi. Beri tahu juga cara penggunaan suntikan tersebut pada orang-orang terdekat agar suntikan adenalin bisa diberikan selagi menunggu pertolongan medis datang.

Demikianlah penjelasan tentang alergi dan bagaimana cara penanganan dan pencegahannya. Semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *