Pityriasis Alba, Bercak Putih Pada Kulit Yang Sepintas Terlihat Seperti Panu

1

Pernahkah kamu mengalami seperti adanya bercak putih pada permukaan kulit kamu? Seperti misalnya bercak putih putih yang muncul pada permukaan kulit wajah kamu. Tentunya hal ini akan membuat kamu merasa kurang percaya diri dan juga akan merasa bingung untuk melakukan bagaimana cara untuk menutupi bercak putih tersebut.

Mungkin sekilas kamu akan mengira bercak putih yang kamu alami itu adalah panu. Namun jangan salah, ada juga gejala penyebab penyakit lain yang sekilas terlihat seperti panu, tapi nyatanya hal tersebut bukanlah panu. Hal yang dimaksud tersebut adalah Pityriasis Alba. Pityriasis alba ini sekilas memang terlihat seperti panu.

Nah, oleh karena itu agar tidak bingung, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai suatu kondisi yang mana secara sekilas terlihat seperti panu ini. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Apa Itu Pityriasis Alba

2

Pityriasis Alba biasa disebut juga dengan Tratak. Pityriasis alba merupakan suatu kondisi gangguan kulit yang umumnya terjadi pada orang di rentang usia anak-anak dan dewasa muda, dan yang paling sering terjadi adalah antara usia 3 dan 16 tahun. Kondisi ini ditandai dengan kehadiran yang tidak jelas, bersisik, dan juga bercak samar eritematosa. Kondisi ini pada umumnya akhirnya bisa mereda, meninggalkan daerah hipopigmentasi yang kemudian perlahan kembali ke pigmentasi normal. Istilah Pityriasis ini sendiri berasal dari kata Pityriasis (bersisik) dan alba (putih).

Pada kondisi ini, area kulit yang biasanya terkena adalah yang memiliki warna kulit yang lebih muda. Pityriasis alba biasanya paling sering ditemukan di wajah, kadang-kadang juga terjadi pada leher, bagian atas dada, atau lengan. Umumnya kondisi ini terjadi tanpa adanya keluhan, tapi terkadang juga keadaan kulit sedikit merah atau gatal.

Secara umum, Ada terdapat dua jenis pityriasis alba, yaitu jenis pigmenting dan jenis yang luas. pityriasis alba yang luas biasanya jarang sekali terjadi. Terkadang sulit untuk membedakan secara klinis Pityriasis alba dari gangguan hypopigmentasi lain seperti depigmentosus naevus.

Pityriasis alba sering ditandai dengan keadaan pucat merah muda atau coklat muda dengan garis makula yang sangat tidak jelas pada permukaan kulit, tetapi seringkali kondisi satu ini hanya muncul tiba-tiba dengan pigmentasi yang menurun. Makula bervariasi dari 5 sampai 30 mm atau lebih besar. Patch di pityriasis alba tidak sepenuhnya depigmentasi seperti halnya yang terjadi pada kondisi vitiligo.

Penyakit ini umumnya ringan dan tidak memberikan dampak yang serius. Keluhan yang timbul disebabkan karena mengganggu penampilan. Walaupun ringan namun penyakit ini agak sulit disembuhkan. Pengobatan yang dipakai oleh dokter bertujuan untuk menghilangkan bercak yang mengganggu. Dokter biasanya memberikan salep kortikosteroid topikal untuk mempercepat pengembalian warna kulit seperti semula, namun pemakaiannya harus dalam pengawasan dokter.

Pemakaian pelembab / emolien biasanya dianjurkan dikarenakan penyakit ini timbul pada kondisi kulit yang kering. Apabila pengobatan dengan salep / krim dirasa kurang memuaskan dapat dibantu dengan terapi sinar yang hanya dapat dilakukan di klinik / praktek dokter Spesialis Kulit. Walaupun biasanya setelah pengobatan berhenti maka penyakit ini dapat timbul kembali.

Pengobatan Pityriasis Alba sampai saat ini memang belum dapat memberikan hasil yang cukup menggembirakan, selain itu pengobatannya pun memerlukan waktu berminggu-minggu bahkan sampai berbulan-bulan. Pityriasis Alba tidak menular dan tidak berbahaya, pada beberapa kasus pasien yang menderita penyakit ini di masa kanak-kanaknya berangsur sembuh saat menginjak usia dewasa. Diharapkan kemajuan dalam ilmu kedokteran Kulit & Kelamin di masa depan dapat memberikan harapan yang lebih baik bagi pengobatan penyakit ini.

Bila kita melihat secara histologi, Pityriasis alba merupakan dermatitis subakut spongiotic dengan penurunan melanin di dalam epidermis. Diagnosis diferensialakan mencakup vitiligo, psoriatis leukoderma, panu, folikular mucinosis, pityriasis lichenoides kronika, sarkoidosis, dewasa T-cell leukemia / limfoma, dan mikosis.

Selain itu, pityriasis alba mungkin juga bisa terjadi karena adanya perubahan postinflamasi. Sebuah studi menjelaskan, uji penyerapan kapasitas air-desorpsi mendukung teori bahwa terjadi perubahan dari lapisan korneum oleh higroskopisitas dan waterholding.

Beberapa teori para ahli berusaha mengungkapkan penyebab dari penyakit ini, namun belum ada satupun penyebab yang menjadi kesepakatan. Namun para ahli meyakini para ahli penyakit Kulit saat ini adalah hubungan Pityriasis Alba dengan pasien yang memiliki sifat kulit sensitif (atopi). Karena itu kebanyakan pasien dengan gangguan kulit seperti ini juga memiliki riwayat pernah mengalami Dermatitis Atopik.

Untuk menghilangkannya tentu saja banyak cara yang bisa di tempuh. Produk-produk untuk mengatasinya pun kini sudah tersedia. Tetapi yang harus anda ingat dalam produk tertentu tidak murni mengandung bahan yang aman, pasti saja di campurkan dengan bahan kimia yang berbahaya. Apabila di gunakan pada kulit akan menimbulkan efek samping di kemudian hari. Nah, untuk itu anda lebih baik menggunakan cara yang alami. Untuk anda yang ingin tahu bagaimana menghilangkan bercak putihpit alba menggunakan cara yang alami mari kita simak pembahasan di bawah ini.

Ciri Atau Gejala Pityriasis Alba

3

Untuk ciri-ciri atau gejala dari kondisi Pityriasis Alba ini sendiri adalah seperti munculnya bercak putih yang sedikit bersisik pada permukaan kulit dengan ukuran yang terlihat seperti koin namun ada juga yang berbentuk tidak beraturan, kulit kering dan sedikit kasar. Nah, untuk rasa gatal atau tidaknya, menurut beberapa kasus yang sudah dipelajari, beberapa penderita yang mengaku pernah mengalami penyakit ini mengatakan kalau mereka terkadang merasa kalau penyakit ini terasa gatal, tapi pendapat penderita lainnya berkata kalau penyakit ini sama sekali tidak terasa gatal.

Masih belum diketahui secara pasti juga bagaimana gejala yang bisa dirasakan untuk mengenali kondisi pityriasis alba ini. Namun satu hal yang pasti, kondisi ini seringkali menyerang anak-anak dan juga orang dewasa seperti yang sudah dijelaskan di atas tadi.

Apa Saja Penyebab Terjadinya Pityriasis Alba

12

Sebagian besar dari kita semua pastinya tidak ingin mengalami kondisi ini. Meskipun sejatinya kondisi ini tidak berbahaya, tapi kondisi ini bisa membuat kita kurang percaya diri. Tentunya juga kita pasti bertanya-tanya apa sebenarnya penyebab terjadinya kondisi ini.

Sebenarnya, kondisi bercak putih atau pityriasis alba ini tidak berbahaya. Tapi, kehadirannya mengganggu banget karena enggak enak dilihat. Memang, sih, bercak-bercak ini bisa disamarkan, tapi sebenarnya bisa dihilangkan, kok. Pertama-tama, kita harus tahu dulu penyebabnya apa.

Untuk itu, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab munculnya kondisi Pityriasis Alba, antara lain

  • Sering Terpapar Matahari Secara Langsung
    Salah satu hal yang sering menjadi penyebab masalah kulit adalah seringnya terkena paparan sinar matahari. Hal yang satu ini memang tidak bisa dianggap sepele, bahkan sinar matahari juga bisa menjadi pemicu kanker kulit. Tratak atau Pityriasis Alba ini memang paling banyak dijumpai terjadi pada anak-anak dan remaja. Mengapa bisa terjadi demikian? Hal ini bisa disebabkan karena aktivitas mereka yang cenderung banyak di luar ruangan sehingga sering terpapar sinar matahari secara langsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Selain itu, untuk anak dan remaja masih belum mengenal kosmetik, jadi kemungkinan besar adalah mereka tidak menggunakan sunscreen.
  • Sel Kulit Mati
    Hal berikutnya juga yang bisa menjadi penyebab pityriasis alba adalah adanya sel kulit mati. Ketika kotoran banyak yang menumpuk di kulit, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadinya penumpukan sel kulit mati juga. Ketika sel kulit mati menumpuk, maka sinar matahari tidak akan bisa merata dalam menyinari kulit. Hal ini menyebabkan efek yang terjadi dari paparan sinar matahari juga tidak merata atau bisa juga dikatakan terjadi belang pada wajah. Inilah yang kemungkinan juga bisa menjadi tratak atau pityriasis alba. Oleh karena itu rajin-rajinlah membersihkan muka ketika selesai beraktivitas atau sebelum tidur.
  • Kulit Berminyak
    Bagaimana bisa kondisi kulit yang berminyak menjadi salah satu penyebab terjadinya pityriasis alba atau tratak? Untuk kamu yang memiliki kulit berminyak itu sama halnya dengan kasus ketika kamu dalam keadaan berkeringat, kotoran juga akan mudah menempel pada kulit kamu. Kotoran-kotoran yang berasal dari udara atau residu bahan-bahan kimia tersebut akan membuat efek paparan sinar matahari juga tidak merata. Sehingga, pada beberapa spot-spot yang terdapat penumpukan kotoran tersebut matahari tidak dapat menyinari dan mengakibatkan belang.
  • Keringat Yang Berlebih
    Kondisi pityriasis bisa juga terjadi Ketika kamu berkeringat, maka akan rentan menyebabkan penumpukan kotoran di kulit. Oleh karena itu ketika kita berkeringat, usahakan untuk langsung dikeringkan agar tidak membuat penumpukan kotoran di kulit. Jangan membiarkan keringat membasahi kulit kita begitu saja jika tidak mau terkena pityriasis alba ini.
  • Penggunaan Produk Yang Salah
    Bercak putih ini juga bisa disebabkan oleh produk yang salah, seperti sabun mandi, hand and body lotion, atau make up. Jika penyebabnya adalah hal ini, langsung hentikan pemakaian produk itu. Sebaiknya konsultasikan ke dokter tentang kondisi kulit sehingga tahu produk apa saja yang sebaiknya kita hindari. Selain itu, ketika membersihkan wajah, jangan diusap terlalu keras. Hindari juga scrub yang terlalu kasar agar tidak mengganggu kesehatan kulit.

Bagaimana Cara Mengatasi Pityriasis Alba

9

Sangat mengganggu memang ketika kita mengalami kondisi dimana hal itu bisa memperburuk penampilan, salah satunya adalah kondisi pytyriasis alba ini. Lalu, bagaimana cara mengatasinya jika sudah terlanjur terkena kondisi ini? Berikut adalah cara yang bisa kamu lakukan unbtuk mengatasinya :

  • Kunyit

Kunyit merupakan salah satu rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai penambah cita rasa dan merupakan salah satu bumbu dapur. Namun untuk urusan kesehatan, kita juga dapat menggunakan kunyit sebagai masker wajah untuk menyamarkan bercak putih yang terjadi pada kulit wajah akibat dari pityriasis alba. Kunyit akan meratakan warna kulit wajah sehingga masalah bercak putih atau bintik hitam dapat teratasi.

Cara menggunakan kunyit ini sendiri bisa dibilang cukup mudah, yaitu :
– kita hanya harus menghaluskan kunyit,
– kemudian beri sedikit air hingga kunyit yang sudah halus tadi menjadi seperti pasta,
– oleskan pasta tersebut pada kulit wajah secara merata,
– diamkan selama 20 menit dan bilas dengan air hingga bersih.

  • Masker Dari Buah Pisang

Kita juga dapat menggunakan masker yang berasal dari buah pepaya. Sama halnya dengan masker alami yang lainnya, masker papaya sejatinya juga dapat bermanfaat mengatasi berbagai masalah kulit wajah seperti sel kulit mati, warna kulit tidak merata dan lain sebagainya. Kita dapat mengatasi masalah bercak putih pada kulit akibat pityriasis alba dengan menggunakan masker pepaya.

Caranya juga tergolong mudah, yaitu :
– kamu harus menghaluskan pepaya yang sudah matang,
– kemudian aplikasikan atau oleskan pada kulit yang terkena pityriasis alba secara merata,
– lalu diamkan selama 15 menit dan bilas dengan air hingga bersih.

  • Madu

Cara alami selanjutnya yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah bercak putih pityriasis alba pada kulit yaitu dengan menggunakan masker madu. Madu, seperti yang kita ketahui, bisa digunakan sebagai obat maupun masker kecantikan. Madu dapat mengatasi berbagai masalah pada kulit seperti bintik hitam, kulit kusam, gelap, berminyak, jerawat hingga penuaan. Masalah warna kulit tidak merata seperti munculnya pityriasis alba pada kulit wajah juga dapat kita atasi dengan menggunakan masker madu. Madu juga dapat membuat kulit menjadi cerah dan bercahaya.

Cara menggunakannya yaitu :
– pertama kita harus membersihkan kulit wajah,
– kemudian kita oleskan madu pada kulit wajah secara merata,
– diamkan selama 20 menit dan bilas dengan air hingga bersih
– lakukan perawatan tersebut satu atau dua kali dalam seminggu maka bercak putih akan hilang dan kulit wajah anda – akan menjadi cantik dan bercahaya

  • Lidah Buaya

Lidah buaya sejatinya memang identik dengan kecantikan rambut, namun kita juga dapat menggunakannya untuk kecantikan kulit. Masalah bercak putih pada kulit wajah juga salah satu masalah kulit yang dapat diatasi dengan lidah buaya.

Caranya mudah, yaitu :
– kamu cukup oleskan gel lidah buaya pada kulit wajah,
– diamkan selama 10 menit dan bilas dengan air hingga bersih.

  • Minyak Zaitun

Berbicara tentang kecantikan kulit wajah, kita tidak boleh melupakan minyak zaitun. Minyak zaitun merupakan minyak alami yang memiliki sejuta manfaat baik untuk kesehatan dan kecantikan. Minyak zaitun sudah digunakan untuk metode kecantikan bahkan kesehatan kulit sejak ribuan tahun yang lalu. Minyak zaitun mampu mengatasi berbagai masalah kulit dan membuat kulit menjadi cerah lembab dan awet muda.

Cara menggunakan minyak zaitun untuk mengatasi masalah pityriasis alba yaitu :
– kamu oleskan minyak zaitun pada kulit wajah secara merata,
– biarkan kering dengan sendirinya
– kamu bisa menggunakannya setiap waktu sebagai pelembab kulit wajah kamu

  • Biji Dan Daun Lobak

Mungkin sebagian dari kita tidak menyangka kalau biji dan daun lobak yang sejatinya merupakan sayuran, ternyata bisa digunakan sebagai obat untuk pityriasis alba ini. Cara ini banyak diketahui oleh semua orang dan dipercaya sangat efektif untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit termasuk penyakit kulit seperti pityriasis alba.

Caranya yaitu :
– siapkan 25 gram biji lobak lalu giling hingga halus,
– setelah halus tambahkann 2 sendok teh cuka lalu aduk hingga merata,
– kemudian oleskan pasta ini pada daerah wajah yang terkena,
– diamkan selama setengah jam dan yang terakhir kamu bisa membilasnya menggunakan air hangat

Bagaimana Cara Mencegah Pityriasis Alba

5

Mencegah lebih baik daripada mengobati, perkataan tersebut sejatinya adalah kata-kata yang sangat bermakna dimana kita lebih baik mencegah suatu kondisi yang tidak baik daripada kita harus mengatasinya. Nah untuk itu dalam urusan kondsi pityriasis alba ini, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pityriasis alba, antara lain sebagai berikut :

  • Menggunakan Lotion Yang Mengandung Sunblock
    Mengapa harus menggunakan lotion yang mengandung sunblock? Hal ini sebenarnya bertujuan untuk melindungi kulit kamu dari paparan cahaya matahari khususnya sinar UV yang sejatinya dapat merusak kondisi kulit kamu. Maka dari itu, lotion yang mengandung sunblock bisa menjadi salah satu opsi yang bisa kamu gunakan untuk mencegah timbulnya kondisi pityriasis alba.
  • Mengkonsumsi Makanan Yang Mengandung Vitamin E Dan B1
    Vitamin yang disebutkan ini berguna untuk merawat kulit kamu agar selalu dalam kondisi yang sehat. Khususnya vitamin E yang memang sejatinya memiliki sebuah peranan penting untuk menjaga kesehatan kulit. Sedangkan vitamin B1 sangat berguna untuk melancarkan peredaran atau sirkulasi darah kamu.
  • Gunakan Pelindung Kulit Saat Keluar Rumah
    Hal ini dikhususkan jika kamu bepergian atau sedang berada diluar rumah pada siang hari. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan payung atau topi jika kamu sedang jalan kaki. Namun jika kamu dalam kondisi berkendara menggunakan sepeda motor, kamu bisa mengenakan perlengkapan seperti helm, sarung tangan, serta jaket yang bisa menutupi kulit kamu agar tidak terkan sinar matahari secara langsung.
  • Hindari Berkeringat Yang Berlebihan Jika Sedang Terik
    Seperti yang sudah dijelaskan tadi, keringat merupakan salah satu penyebab munculnya pityriasis alba, hal itu terjadi karena pada saat berkeringat, bisa saja ada kotoran yang menempel dan menyebabkan sinar matahari mengenai kulit namun tidak merata. Usahakanlah agar selalu membawa sapu tangan atau tisu untuk kamu gunakan jika kamu berkeringat.
  • Merawat Kesehatan Kulit
    Untuk sebagian orang mungkin ada yang menyepelekan kesehatan kulit karena mereka tidak begitu peduli dengan penampilan mereka dan lebih menganggap lebih baik jika berpenampilan apa adanya. Padahal, kelembapan kulit merupakan hal yang penting agar kulit tetap terjaga dan selalu sehat. Sebagai opsi, kamu bisa menggunakan lotion yang berguna untuk melembabkan dan meremajakan kulit.

Nah, itulah tadi penjelasan mengenai pityriasis alba mulai dari pengertian, ciri dan gejala, penyebab bahkan hingga bagaimana cara untuk mencegahnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan tetaplah selalu menerapkan gaya hidup yang sehat ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *