Sering Merasa Gatal Pada Telinga, Begini Cara Mengatasinya

q

Telinga merupakan salah satu dari panca indra yang dimiliki oleh manusia yang berfungsi sebagai alat pendengar. Telinga adalah organ pendengaran yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan tubuh. Bagian bagian telinga yang berfungsi dalam pendengaran terdiri atas tiga bagian yaitu bagian luar, bagian tengah dan koklea.

Walau berukuran kecil, tapi telinga berperan penting dalam kehidupan manusia sehari-hari. Oleh karena dipenuhi dengan serat saraf yang sensitif, maka jika terjadi sedikit gangguan saja, telinga bisa memberikan reaksi tertentu, salah satunya adalah timbulnya rasa gatal.

Pernahkah kamu mengalami kuping terasa gatal tak tertahankan tiba-tiba? Sebagian besar orang untuk menghadapinya mungkin akan segera mengorek kuping, namun cara tersebut oleh para ahli tak dianjurkan.

Alasannya pertama karena dengan mengorek kuping akan ada risiko terjadinya luka terlebih bila dengan menggunakan sesuatu yang tajam seperti kuku. Kedua bisa juga kotoran kuping malah menjadi terdorong semakin dalam hingga akhirnya menumpuk menyebabkan gangguan pendengaran.

Kondisi saluran telinga bagian dalam yang gatal merupakan masalah yang sangat umum bagi sebagian orang. Tak jarang kalau kamu mungkin akan menggaruk sembari mencungkil ke bagian dalam telinga. Hal itu sangat tidak disarankan untuk dilakukan, karena bisa menyebabkan lecet dan trauma pada saluran telinga.

Penyebab

m

Pasti pernah nih lagi ngobrol serius dan tiba-tida telinga kita gatal, hmm pasti risih banget kan. Pastinya kalian juga bertanya-tanya apa penyebabnya bukan? Nah ternyata inilah yang menyebabkan telinga kalian sering mengalami gatal.

1. Infeksi telinga (otitis eksterna)

 

Otitis eksterna adalah infeksi pada saluran yang menghubungkan lubang telinga luar dengan gendang telinga. Kondisi ini disebut juga sebagai swimmer’s ear karena sering terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak yang menghabiskan banyak waktu dengan berenang.

Air yang tersisa dalam saluran telinga dapat menjadi media perkembangbiakan bakteri. Selain gatal dan nyeri, infeksi juga dapat menyebabkan telinga merah dan telinga bengkak. Infeksi akibat kerusakan lapisan luar telinga dapat diakibatkan juga oleh luka garukan, gesekan oleh penggunaan headphones, atau cotton bud.

Pada kasus tertentu, otitis eksterna dapat menyebar hingga ke jaringan di luar telinga, seperti wajah dan rahang, sehingga menjadi otitis eksterna ganas. Kondisi ini banyak disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengancam nyawa karena dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebar ke otak.

2. Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit jangka panjang (kronis) yang menyerang kulit. Gejala psoriasis antara lain adalah ruam memerah, kulit menebal, terkelupas, dan terasa kering serta bersisik. Sel kulit pengidap psoriasis berkembang lebih cepat dari biasanya, sehingga sel-sel kulit mati menumpuk dan mengakibatkan kulit kering dan kulit gatal. Kondisi ini terutama terjadi pada kelompok usia 15-35 tahun.Walau biasanya timbul pada lutut, punggung bagian bawah, siku atau kulit kepala, psoriasis juga dapat terjadi di telinga.

3. Kulit kering

Kulit kering pada telinga dapat terjadi ketika telinga tidak memproduksi cukup lilin sebagai bahan pelumas. Selain rasa gatal, Anda mungkin juga akan mendapati kulit yang mengelupas dari dalam telinga.

4. Dermatitis saluran telinga

Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada kulit dalam telinga dan saluran telinga. Umumnya kondisi ini dapat terjadi sebagai reaksi alergi terhadap benda asing, seperti penggunaan perhiasan atau produk kecantikan.

5. Penggunaan alat bantu dengar

Telinga dapat bereaksi alergi terhadap alat bantu dengar yang digunakan. Selain itu, alat ini juga dapat menyebabkan air terjebak di dalam telinga.

6. Rhinitis

Peradangan pada lapisan rongga hidung yang dapat bersifat musiman ataupun terjadi secara terus-menerus. Kondisi ini dapat berupa alergi ataupun tidak. Rhinitis alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi dan mengusir benda asing atau sumber penyebab alergi dengan mengeluarkan histamin. Selain hidung berair dan sering bersin, gatal pada telinga dapat terjadi.

7. Penumpukan lilin telinga

Tubuh dapat memproduksi terlalu banyak lilin telinga sehingga terjadi penumpukan pada saluran telinga. Lilin ini sebenarnya berperan melindungi telinga bagian dalam dari bakteri dan debu. Tetapi penggunaan cotton bud dapat membuat lilin ini justru makin masuk ke dalam telinga dan menutup jalan telinga sehingga timbul nyeri dan gatal.

Cara Mengatasi

;

Setiap penyakit pasti ada obatnya, begitu pula dengan kamu yang sering merasa gatal pada teling, berikut ini adalah cara mengatasinya.

1. Minyak Hangat

Alih-alih memasukkan apa pun di telinga kamu untuk meringankan gatal, lebih baik gunakan saja beberapa tetes minyak hangat. kamu dapat membuat obat tetes telinga buatan sendiri dengan menggunakan minyak zaitun, minyak mineral, atau minyak sayur yang dihangatkan. Ujilah dengan mene tes pertama di bagian dalam pergelangan tangan Anda untuk memastikan minyak tidak terlalu panas untuk membakar kulit kamu.

2. Campuran Alkohol dan Air

Kamu dapat meringankan rasa gatal pada saluran telinga kamu dengan menyemprotkan air yang dicampur dengan alkohol. Kamu dapat melakukannya dengan menggunakan spuit (alat suntik tanpa jarum). Ini merupakan formula obat tetes telinga yang baik karena membantu menyiram puing-puing dan menghilangkan kotoran di telinga. Pastikan untuk membuang cairan dalam telinga setelah beberapa menit.

3. Hindari Kelembaban

Kamu perlu menjaga telinga agar kering untuk meringankan telinga gatal. Jika sesuatu hal mengharuskan kamu untuk rajin berenang, maka selalu gunakanlah topi renang sehingga meminimalisir cairan yang masuk ke dalam telinga. Keringkan telinga setelah mandi dengan memiringkan kepala dan membersihkannya dengan handuk.

Setelah menerapkan cara-cara di atas, maka rasa gatal yang ada di telinga kamu akan segera menghilang. Namun jika rasa gatal yang kamu alami semakin parah dan tak kunjung hilang, ada baiknya kamu memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Nah, itu tadi ulasan mengenai telinga yang terasa gatal dan bagaimana cara mengatasinya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu dan terima kasih sudah membaca.

Related posts