Apa Itu Doodle Art? Berikut Penjelasan Dan Cara Membuatnya

doodle-art-870x300

Apakah kamu pernah melihat gambar yang tidak beraturan? Atau bahkan kamu pernah membuat gambar-gambar makhluk yang abstrak dan tidak beraturan di buku tulis kamu? Seperti contohnya gambar-gambar coretan di dinding sekolah, di meja belajar, di tembok-tembok jalanan. Tahukah kamu kalau gambar-gambar tidak beraturan itu disebut dengan doodle?

Pengertian Doodle Art

Membuat-Doodle-Art-1024x576

Apa sih doodle itu? Doodle atau doodle art adalah gambar yang tidak terfokus atau tidak disadari ketika dibuat saat perhatian seseorang tidak ditempati. Dalam artian, doodle adalah gambar yang dibuat secara tidak direncanakan ketika orang merasa bosan. Biasanya doodle bersifat abstrak, walaupun sebagian ada yang memiliki bentuk yang sangat apik dan rapi.

Doodle Art atau biasa disebut Doodle ini mempunyai ciri, khas dan cara melakukan yang bisa dibilang cukup mudah dilakukan tapi bisa bernilai seni tinggi loh. Sebelum kita akan bahas lebih lanjut lagi, doodle ini juga mempunyai sejarah singkatnya, dan berikut adalah sejarahnya:

Kata doodle pertama kali muncul pada awal abad ke-17 yang memiliki arti bodoh atau kebodohan. Arti kata ini mungkin berasal dari bahasa Jerman atau Nudeltopf Dusseldorf, yang berarti bodoh atau mie (secara harfiah artinya “minum-minum”).

Makna “bodoh” yang dimaksud dalam judul lagu “Yankee Doodle”, awalnya dinyanyikan oleh pasukan kolonial Inggris sebelum Perang Revolusi Amerika. Ini juga merupakan asal dari kata kerja abad kedelapan belas dulu untuk kata doodle – doodling, yang berarti “untuk menipu atau membodohi”.

Arti modern doodle muncul pada tahun 1930-an baik dari makna doodling atau dari kata kerja “for doodle”, yang sejak abad XVII telah memiliki makna membuang-buang waktu atau karena malas.

Dalam film Mr Deeds Goes to Town, Mr Deeds menyebutkan bahwa “doodle” adalah kata yang dibuat untuk menggambarkan coretan untuk membantu seseorang dalam proses berpikir. Menurut track DVD komentar audio, kata yang digunakan dalam pengertian ini diciptakan oleh penulis skenario Robert Riskin.

Doodle Art juga memiliki sejarahnya purbanya. Kamu tahu kan coret-coretan yang terdapat di gua-gua jaman dulu? itu merupakan salah satu gaya doodle art tertua di dunia, yang bahkan sudah ada sebelum orang-orang mulai mengenal tulisan, dimana doodling dijadikan alat untuk menceritakan sebuah kisah turun temurun.

Nah, setelah kamu tahu apa itu doodle dan bagaimana sejarah doodle, apa kamu juga sudah tahu bagaimana cara untuk membuat sebuah doodle atau doodle art? Untuk membuat sebuah doodle art, ada beberapa cara yang harus kamu lakukan.

Doodle art adalah teknik mengambar spontan yang bentuknya Freehand semua bentuk bisa termasuk kedalam doodle. Teknik menggambar Doodle seperti teknik menggambar pada umumnya yang biasa menggunakan Arsir, Blok, Linear, Dusel, Pointilis, Aquarel, dan Plakat. Menurut Lei Melendres, Doodle art terbagi menjadi 3 yaitu :

1. Unplanned Doodle atau bisa disebut teknik menggambar doodle dengan cara spontan atau tanpa sketsa.
2. Semi Unplanned Doodle atau bisa disebut Teknik menggambar doodle dengan spontan/ langsung tetapi menggunakan sketsa.
3. Planned Doodle atau bisa disebut Teknik menggambar doodle dengan rencana terlebih dahulu atau dengan menggunakan sketsa agar hasilnya lebih terkonsep dan terbilang rapi.

Bahan untuk membuat doodle

2

Jika kamu tertarik dengan seni yang satu ini, kamu bisa mencobanya. Dengan menyediakan beberapa bahan-bahan sepertgi berikut ini.

1. Sketchbook, Buku, Buku Gambar, Atau media lainnya termasuk media menggambar.
2. Pensil ,Rautan Pensil ,dan Penghapus untuk menggambar sketsa.
3. Drawing Pen/Pulpen Gambar untuk menebalkan gambar sketsa.
4. Pensil Warna, Spidol Warna, Cat untuk mewarnai gambar agar terkesan ekspresif.

Cara Membuat Doodle

Jika sudah menyediakan beberapa bahan yang akan digunakan untuk menggambar doodle art ini, tentunya kamu juga harus mengetahui bagaimana cara membuatnya bukan? Nah berikut ini adalah beberapa cara yang bisa kamu tirukan.

1. Membuat Sketsa

3

Walaupun sebenarnya Doodle Art tidak terlalu perlu menggunakan sketsa dan langsung menggambar, tetapi tidak masalah karena kita disini masih pemula dan pembuatan sketsa sangat diperlukan agar tidak terjadi banyak kesalahan/kekeliruan. Sketsa juga membantu kamu agar nantinya doodle yang kamu buat bisa lebih rapi dan teratur. walaupun pada dasarnya doodle adalah gambar yang abstrak, namun akan lebih enak dilihat jika doodle yang kita buat terlihat lebih rapi dan teratur.

2. Menebalkan Ikon

22

Jika sudah terlihat bagus tebalkan gambar dengan spidol atau drawing pen agar terlihat jelas. Hal ini juga untuk memudahkan kamu dalam menentukan batasan yang nantinya akan kamu arsir atau warnai bagian dalamnya.

3. Menambahkan Ikon gambar

33

Menambahkan icon gambar sesuai kreatifitas kamu seperti gambar-gambar karakter dan yang lainnya sesuka kamu. Entah itu gambar monster yang lucu, komputer yang memiliki wajah, robot, bahkan sampai gambar kue pun bisa kamu buat agar doodle kamu terkesan lebih hidup.

4.Mewarnai

4

Yang terakhir adalah mewarnai jika perlu agar gambar terkesan hidup. Sebenarnya diwarnai atau tidak itu hanyalah opsi penyesuaian saja. Jika kamu merasa gambar doodle kamu yang masih hitam putih saja sudah cukup keren, maka tidak perlu diwarnai. Takutnya, setelah diwarnai kesan kerennya akan hilang.

Setelah mengetahui sejarah serta tata cara membuat doodle, apakah kamu berniat untuk membuat doodle art karya tanganmu sendiri? Jika iya, lakukanlah dengan pikiran yang fresh, agar hasilnya pun jadi lebih bisa dinikmati. Nah, semoga artikel tentang doodle art ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kamu ya.

Related posts