Apa Itu Vaping? Ini Jawabannya

1

Beberapa tahun terakhir, vaping telah menjadi topik hangat yang diperbincangkan di dunia. Vaping atau vapor telah menjadi salah satu perdebatan yang terbesar dalam sejarah kesehatan masyarakat yang dibahas ke hampir setiap koran dan acara berita TV. Ada setidaknya 10 juta orang Amerika yang menggunakan vape hingga saat ini, dan lebih dari 2 juta dari mereka tidak lagi Merokok. Di seluruh dunia sendiri pengguna vape sudah terhitung kira-kira 30 juta atau lebih.

Karena popularitas vaping yang terus meningkat, penggunaan rokok sendiri telah menurun lebih cepat dari yang dibayangkan. Tetapi disamping itu, muncul juga keraguan dan ketakutan akan penggunaan vape.

Asal Mula Vaping?

11

Pada tahun 2003, seorang apoteker Cina yang bernama Hon Lik mengembangkan perangkat untuk memungkinkan perokok untuk merasakan sensasi seperti merokok namun tanpa harus benar-benar menghirup asap dari rokok. Ayah dari Hon Lik meninggal karena penyakit paru-paru dan dia ingin berhenti merokok karena hal itu. Dia mematenkan perangkat yang dia kembangkan dan perusahaan tempat ia bekerja kemudian mengubah namanya menjadi Ruyan (berarti “seperti asap”).

Pada tahun 2007, vape mulai dijual online di AS, dan semakin banyak kios yang menjual e-cig starter kit dengan baterai isi ulang. Untuk produk awal, e-cig tidak bekerja dengan begitu baik karena banyak hal rumit yang harus dilakukan untuk vaper pemula. Melihat hal ini, para produsen e-cig atau vaping berlomba-lomba untuk mengembangkan perangkat vaping yang lebih baik lagi sehingga lebih simpel dan tidak terlalu rumit untuk digunakan.

Vaping, vapers, dan e-cigs

2

Beberapa produk vape sendiri sepintas terlihat seperti rokok (biasanya disebut “cigalikes”), dan ada juga beberapa yang terlihat lebih besar. Banyak orang yang memilih cigalike sebagai vape pertama mereka, karena selain bentuknya yang simple menyerupai rokok pada umumnya, cigalike juga mudah ditemukan di toko-toko yang menjual rokok biasa, selain itu juga karena cigalike tidak begitu mahal.

Istilah rokok elektronik atau e-cig tidak selalu merujuk kepada cigalikes kecil, meskipun beberapa orang menggunakan istilah seperti itu. E-cig dapat merujuk ke perangkat vaping. Nama-nama umum lainnya yang sering digunakan adalah Personal Vaporizer (disingkat menjadi PV), vape, atau mod. Istilah mod berasal dari modifikasi e-cig yang sudah ada menjadi beberapa bentuk yang berbeda tetapi memiliki kegunaan yang sama.

Tiap orang menganggap vape dalam artian yang berbeda-beda. Untuk perokok yang bertahun-tahun berusaha keras menemukan cara untuk berhenti merokok, vaping dapat memperbaiki kebiasaan merokok tersebut atau bahkan terlepas dari kebiasaan merokok. Untuk beberapa orang, terutama para fanatik anti-nikotin menganggap bahwa vaping itu berbahaya. Bagi mereka, menikmati nikotin tanpa konsekuensi kesehatan adalah seperti melakukan dosa tanpa ancaman neraka.

Para pengguna e-cig biasanya disebut vapers. Vapers yang baru mulai menggunakan e-cig biasanya menggunakan rasa manis seperti permen dan buah untuk menjauhkan mereka dari kebiasaan pembakaran tembakau.

Vaping Untuk Pemula

22

Untuk kamu yang baru atau ingin mulai menggunakan vaping sebagai upaya agar bisa berhenti merokok, sebaiknya kamu gunakan vape yang memang di khususkan untuk pemula, seperti vape yang berbentuk pulpen atau vape yang memang dibuat khusus sebagai starter kit yang tidak perlu settingan lebih untuk menggunakannya. Kamu hanya perlu meneteskan liquid ke bagian tank yang ada pada atomizernya dan langsung bisa digunakan.

Setelah terbiasa menggunakannya, kamu baru bisa upgrade untuk menggunakan vape dengan jenis dan settingan yang berbeda-beda lagi, sehingga kamu juga bisa memodifikasi sendiri settingan vape seperti apa yang kamu mau. asalkan kamu mengerti menggunakan vape yang aman.

Untuk Siapa Vaping Ditujukan?

3

Kebanyakan vapers adalah mantan perokok atau yang saat ini masih mencoba untuk berhenti merokok. Ada beberapa vapers yang tidak pernah merokok, tapi mereka mewakili persentase kecil dari populasi vaping sehingga sekarang vaping sudah menjadi lifestyle di masyarakat. Dengan kata lain, vaping ditujukan untuk perokok berat agar bisa mengurangi kebiasaan dan bahkan berhenti merokok.

Apakah vaping sama bahayanya dengan Rokok?

4

Vaping sejauh ini tidak menyebabkan kerugian yang sama seperti yang didapat dari merokok karena vaping sendiri tidak melibatkan pembakaran. Merokok dan vaping sangat berbeda, Ketika anda menghisap rokok, itu artinya anda menghisap asap dari hasil pembakaran tembakau dan bahan-bahan berbahaya lainnya yang tidak baik bagi tubuh anda.

Asap hasil dari pembakaran rokok tersebut menghancurkan paru-paru dan sistem kardiovaskular. Ribuan bahan kimia dan senyawa dihirup secara bersamaan, termasuk lebih dari 70 senyawa lainnya yang diketahui sebagai karsinogen.

Selain risiko kanker, rokok dapat menyebabkan kerusakan yang besar ke jantung dan sistem peredaran darah, menyebabkan serangan jantung dan stroke. Ada juga kerusakan paru-paru, yang dapat menyebabkan bronkitis kronis.

Yang diketahui sejauh ini, vaping tidak menyebabkan satu pun hal negatif yang dihasilkan dari merokok . Mungkin ada beberapa risiko dari vaping (yang diakibatkan karena penggunaan yang salah), tapi sejauh ini belum ada bukti tentang bahaya kesehatan serius yang dihasilkan dari vaping. Terlepas dari itu semua, Royal College of Physician menyimpulkan bahwa vaping “tidak melebihi 5% kerugian dari Merokok tembakau.”

Itu tadi pengertian dan penjelasan tentang apa itu vape. Semoga bisa menambah wawasan dan rasa penasaran kamu tentang vape. Stop Smoking, Start Vaping.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *