Bagaimana Plester Bisa Menyembuhkan Luka, Begini Penjelasannya

1

Setiap orang di dunia ini pasti pernah mengalami luka. Baik itu luka ringan ataupun luka berat. Tapi untuk sebagian besar orang, pasti hampir semuanya pernah mengalami luka ringan. Terutama luka pada permukaan kulit ketika masih kecil. Biasanya luka tersebut di dapatkan karena terjatuh.

Pada saat mengalami luka ringan seperti itu, biasanya ibu kita memberikan obat antiseptik lalu ditempel dengan plester luka. Hampir semua orang pasti mendapati hal yang sama. Dan biasanya plester tersebut juga diganti tiap kali kita selesai mandi sampai lukanya benar-benar kering dan sembuh.

Berbicara soal plester luka, apakah kamu tahu bagaimana sejarah dari plester tersebut dan bagaimana plester bisa menyembuhkan luka? Jika tidak, mari kita bahas bersama sejarah tentang terciptanya plester luka ini serta bagaimana cara kerjanya. Silahkan di simak ulasannya.

Apa Itu Plester Luka

2

Plester luka (band aid) atau plester obat adalah perban kecil yang digunakan untuk luka ringan yang tidak begitu serius sebelum dibalut dengan perban yang berukuran lebih besar. Plester tersebut pertama kali ditemukan oleh Earle Dickson, warga Highland Park, New Jersey, pada tahun 1920 dan kemudian dipasarkan oleh Johnson & Johnson dengan nama “Band Aid”.

Band Aid merupakan merk terdaftar dari perusahaan Johnson & Johnson atas plester obat untuk mengobati luka kecil. Plester luka ini begitu terkenal sehingga menjadi nama generik untuk plester obat di Amerika Serikat, Kanada, Brazil, dan Australia.

Sejarah Singkat Mengenai Plester Luka (Plester Obat)

z

Plester luka pertama kali diciptakan oleh Earle Dickson yang kala itu merupakan salah satu pegawai di perusahaan Johnson & Johnson yang terinspirasi dari istrinya yang bernama Josephine yang selalu saja ceroboh saat memasak sehingga menimbulkan luka-luka kecil pada tangannya setiap kali ia memasak.

Earle Dickson kemudian menciptakan prototipe plester untuk istrinya tersebut, sehingga Josephine pun menjadi lebih mudah untuk mengobati lukanya sendiri.

karena melihat efektifitas plester luka buatannya, Earle jackson menyampaikan ide pembuatan plester itu kepada atasannya dan ide itu pun diterima oleh atasannya. Dan sejak itu pula perusahaan Johnson & Johnson mulai memproduksi plester luka dengan nama Band Aid.

zz

Proses produksi plester luka atau band aid yang pertama masih dibuat dengan menggunakan cara yang manual dan juga tidak begitu populer. Namun pada tahun 1924, Johnson & Johnson memperkenalkan sebuah mesin yang dapat membuat Band Aid dengan steril.

Selama Perang Dunia ke-II, Jutaan lembar plester obat Band Aid di produksi dan dikirimkan ke luar negeri. Sejak saat itu, plester Band Aid pun semakin populer dan juga dikenal oleh masyarakat luas bahkan hingga sekarang ini.

Johnson & Johnson sekarang membuat berbagai macam produk dengan merek Band-Aid, termasuk di antaranya plester berisi obat cair dan plester untuk menyembuhkan luka parut. Produk terbarunya disebut plester Active Flex yang bisa lentur mengikuti gerakan anggota tubuh. Plester Tough Strips tahan air dan memiliki lem yang sangat kuat sehingga melekat lebih lama.

Kenapa Luka Bisa Sembuh Dengan Menggunakan Band Aid (Plester Luka)

a

Pada luka ringan ini sebenarnya tidak boleh terbuka. Hal ini akan menimbulkan koreng, memperlambat proses pemulihan kulit, dan meningkatkan risiko terkena infeksi dan meninggalkan bekas luka. Dan biasan kita paling senang mengutak-atik korengnya, sehingga luka akan kotor dan terbuka lagi. Padahal, luka yang terpapar sinar matahari akan lebih lama merah dan merusak sel-sel kulit baru selama proses pemulihan.

Nah, perlindungan yang diberikan perban atau plester luka (oksigen bisa masuk dan kelembapan kulit tetap terjaga) adalah lingkungan terbaik untuk regenerasi kulit baru. Karenanya, jaga agar luka tetap tertutup sampai benar-benar sembuh.

Penutupan luka ini dapat menggunakan plester. Plester ini ialah perban kecil yang digunakan pada luka yang tidak begitu serius. Plester berguna melindungi luka ringan. Plester juga biasanya ditutupi oleh tenunan, plastik, atau karet lateks yang memiliki kemampuan rekat.

Meskipun terdapat banyak variasi plester dengan fungsi perlindungan. Tetapi Jenis Plester yang berfungsi menyebarkan pengobatan ke kulit alih-alih untuk melindungi luka disebut plester transdermal.

dd

Plester transdermal (transdermal patch) atau plester kulit adalah plester adesif yang mengandung obat yang ditempatkan pada kulit untuk menghantarkan dosis pelepasan obat berdasarkan waktu melalui kulit dan dalam aliran darah. Pertama kali tersedia secara komersil dan disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat pada Desember 1979, yaitu scopolamine untuk mabuk kendaraan.

Menurut perkembangannya saat ini, terdapat plester yang memiliki lapisan yang dapat berfungsi ampuh membunuh kuman, mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhan lukayang terbuka. Pada plester jenis ini sekarang bisa dijumpai seperti tensoplast dan hansaplast. Plester ini terdapat lapisan berupa bantalan luka. Bantalan luka ini mengandung silver yang bekerja aktif melepaskan ion – ion antiseptic selama proses penyembuhan.

Ion – ion antiseptik inilah yang akan mempercepat proses penyembuhan pada luka tersebut. Kandungan antiseptiknya akan mencegah infeksi pada luka yang diakibatkan bakteri. Selain itu, antiseptik ini adalah senyawa kimia yang digunakan untuk membunuh atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada jaringan yang hidup seperti pada permukaan kulit. Terutama pada mikroorgsnisme yang merugikan seperti kuman. Penggunaan antiseptik sangat direkomendasikan ketika terjadi epidemi penyakit karena dapat memperlambat penyebaran penyakit.

Nah, itu tadi merupakan penjelasan tentang bagaimana plester bisa menyembuhkan luka. Semoga bisa menambah wawasan kamu. Terima kasih sudah membaca.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *