Menembak Sampai Mencekik, Inilah 9 Anak yang Melakukan Pembunuhan Sadis

p

Berbicara soal anak-anak, pastinya yang ada di pikiran mereka hanyalah bermain dengan teman-temannya, karena bermain adalah hak mereka sebagai anak-anak. Walaupun ada sebagian anak-anak yang kelihatannya nakal, namun tidak pernah sampai begitu membahayakan temannya.

Namun untuk beberapa kasus di dunia, ada beberapa anak yang tega menyakiti bahkan sampai membunuh anak lainnya dengan cara yang cukup sadis. Penasaran? Simak rangkumannya di bawah ini :

1. Danny dan Ricky Preddie, 13thn dan 12thn (2000)

pp

Setelah tiga kali melakukan percobaan pembunuhan, akhirnya dua remaja bersaudara Danny dan Ricky Preddie dipenjara karena telah membunuh anak berumur 10 tahun, Damilola Taylor.

Anak laki-laki tersebut terlihat sedang berjalan pulang dari Perpustakaan Peckham di selatan-timur London pada November tahun 2000, ketika ia menerima luka dari pecahan botol pada paha kirinya, seperti yang terlihat pada rekaman cctv yang ada disekitar jalan tersebut.

Damilola berlari ke tangga dengan bercucuran darah dan meninggal 30 menit kemudian di sekitar tempat kejadian. Hasil uji forensik mengatakan dia mendapatkan luka yang sangat parah yang diakibatkan oleh pecahan botol yang digunakan untuk melukainya.

2. Eric Smith, 12thn (1993)

ppp

Saat sedang mengendarai sepedanya melalui sebuah taman lokal di Steuben County, New York, Eric Smith yang kala itu berusia 13 tahun menabrak Derrick Robie yang berumur 4 tahun ketika berjalan sendirian di taman tersebut. Smith mengikat anak kecil tersebut ke area hutan, mencekiknya, menjatuhkan dua batu besar tepat di kepalanya dan kemudian menyodomi anak tersebut dengan dahan pohon.

Dia akhirnya dihukum atas kasus pembunuhan tingkat dua yang dilakukannya dan dijatuhi hukuman minimal 9 tahun penjara atau maksimal hukuman penjara seumur hidup sesuai dengan hukuman yang tersedia bagi remaja yang membunuh.

Pada tahun 2005, Smith mengklaim bahwa kehidupan yang ada dikeluarga sangat kasar, dan efek yang didapat padanya begitu berat hingga menjadi bahan bully oleh lingkungan sekitarnya. Namun, psikolog mengatakan bahwa Eric harus sepenuhnya direhabilitasi sebelum dilepas kembali ke masyarakat karena dia tidak bisa mengekspresikan emosinya sendiri.

3. Lionel Tate, 12thn (1999)

pppp

Lionel Tate adalah warga Amerika termuda yang menghabiskan seluruh hidupnya di penjara tanpa kebebasan bersyarat.

Tate ditinggalkan sendirian dengan anak berumur enam tahun bernama Tiffany Eunick, anak yang diasuh oleh ibunya, Kathleen Grossett-Tate. Setelah 45 menit bermain dengan gadis kecil tersebut, Tate memberitahu ibunya bahwa Tiffany tidak bernapas, karena ia telah membanting kepala gadis kecil tersebut tepat ke atas meja.

Tiffany mengalami cidera yang ckup parah, diantaranya retak tulang tengkorak, dan tulang rusuk yang patah. Tate menginjak Tiffany sampai gadis kecil tersebut tidak berdaya.

4. Joshua Phillips, 14thn (1998)

o

Joshua Phillips diduga sedang bermain dengan tongkat baseball di rumahnya di Jacksonville, Florida, ketika dia memukul Maddie Clifton yang kala itu berusia delapan tahun tepat pada matanya, yang menyebabkan ia mengalami pendarahan hebat.

Phillips mengaku kalau dia panik, karena takut ketahuan ayahnya, ia mencekik Maddie Clifton dengan tali telepon dan menikamnya sebanyak 11 kali.

Phillips kemudian menyembunyikan mayat Maddie di bawah tempat tidurnya, dimana ibunya menemukannya seminggu kemudian. Sementara itu, hasil autopsi tidak mengungkapkan adanya serangan seksual. mayat Maddie ditemukan telanjang dari pinggang ke bawah.

5. Craig Price, 15thn (1989)

0

Craig Price telah menjadi seorang pembunuh berantai sebelum usianya genap 16, dia telah membunuh empat orang tetangganya di Rhode Island yang berada di pantai timur Amerika Serikat.

Saat berumur 13 tahun, pada tahun 1987, Craig masuk ke sebuah rumah sendirian dan menikam seorang wanita yang berumur 27 tahun, Rebecca Spencer sebanyak 58 kali.

Craig menolak keputusan pengadilan yang menyuruhnya untuk menjalani tes psikologi karena takut hal itu akan mengganggu hidupnya. Dia menerima hukuman 25 tahun penjara atas tindakan pembunuhan yang dilakukannya.

6. Alyssa Bustamante, 15thn (2009)

00

Alyssa Bustamante mengikat tetangganya yang berusia 9 tahun, Elizabeth Olten di hutan, dimana dia mencekiknya, kemudian menggorok leher dan pergelangan tangan gadis kecil tersebut, sebelum menguburkan mayatnya di dalam kuburan yang tidak begitu dalam.

Bustamante, dari midwestern negara bagian Missouri, adalah seorang remaja wanita yang bermasalah pada kejiwaannya. Dia sering depresi, menyakiti diri sendiri dan juga melakukan usaha-usaha bunuh diri.

Ibu Elizabeth, Patty Preiss menyebut Bustamante “seorang monster jahat” dan mengatakan bahwa dia membenci Alyssa Bustamante pada hari pertama remaja itu diberikan hukuman.

Alyssa didakwa dengan kasus pembunuhan dan mendapatkan hukuman penjara seumur hidup dengan kemungkinan pembebasan bersyarat.

7. Jesse Pomeroy, 11thn (1871)

u

Merupakan putra dari seorang veteran perang saudara, Jesse Pomeroy dilahirkan di Boston pada tahun 1859. Saat usia 11 tahun, ia mulai berkelahi dengan anak-anak muda di daerah terpencil dan mengalahkan mereka dengan cara yang cukup ekstrim, menggunakan kepalan tangan, ikat pinggang dan pisau.

Pada tahun 1874, Pomeroy menyerang Curran Maria yang kala itu berusia berusia 10 tahun, kemudian membunuh Horace Mullin yang kala itu berusia 4 tahun.

Pomeroy dinyatakan bersalah atas pembunuhan tingkat pertama dan dihukum mati dengan cara hukum gantung. Namun, dua tahun kemudian, pada tahun 1876, hukumannya diubah dan dia dipindahkan ke dalam sel tersendiri.

8. Willie Bosket, 15thn (1978)

uu

Willie Bosket dilahirkan di Harlem, New York dari seorang ayah yang menewaskan dua orang tak lama setelah ibunya mengandung Willie, dan kemudian ayahnya menghabiskan hidupnya di penjara.

Dia melakukan pembunuhan pertamanya ketika ia berusia 15 tahun, dia menembak dan menewaskan dua orang saat berusaha melakukan perampokan. Ia juga membunuh seorang pekerja transportasi sebelum polisi berhasil menangkapnya.

Saat berumur 20 tahun, Willie Bosket melanjutkan kisah kehidupan kriminalnya dan kembali ke penjara dan menerima hukuman penjara seumur hidup setelah melakukan penyerangan dan pembakaran ketika di penjara pada tahun 1989.

9. Jon Venables and Robert Thompson, Keduanya Berusia 10thn (1993)

uuu

Jon Venables dan Robert Thompson menjadi pembunuh termuda yang dihukum di Inggris setelah membunuh anak berusia 2 tahun, James Bulger pada tahun 1993.

Mereka menculik balita tersebut dari pusat perbelanjaan di Bootle, Merseyside dan membawanya ke jalur Keret api, di mana mereka mulai menyiksanya. Mereka melemparkan cat pada matanya, menendang dan menginjaknya, melemparkan batu bata, kemudian menjatuhkan plat besi 10kg pada tubuh James.

Mereka meletakkan mayat balita tersebut di rel kereta dengan luka hebat di bagian kepalanya. Setelah mereka meninggalkan mayat James, tubuhnya terbelah menjadi dua karena terlindas oleh kereta api yang melintas. Seorang ahli patologi menegaskan bahwa balita tersebut meninggal sebelum kereta melindasnya.

Setelah melakukan masa percobaan, ketika mereka berusia 11 tahun, mereka dihukum untuk melakukan pelayanan selama 15 tahun.

Nah, setelah membaca artikel ini, kita tahu bahwa peran orang tua sangat penting untuk perkembangan anaknya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Anak-anak bisa menjadi baik atau buruk itu tergantung dari lingkungan sekitar dimana ia dibesarkan. Semoga artikel ini bisa membuat kita semua jadi lebih waspada terhadap perilaku anak-anak yang disekitar kita yang kita sayangi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *