Jazz, Musik Yang Dikembangkan Oleh Orang-Orang Afrika – Amerika

qq

Bagi para penikmat musik, sudah pasti tidak asing lagi dengan salah satu aliran musik paling populer yang ada di dunia ini, yaitu musik Jazz. Bagi para penikmat musik jazz, pastinya ada suatu alasan tertentu yang membuat mereka menjadi betah untuk terus menerus mendengarkan musik jazz. Misalkan saja salah satu alasannya adalah karena ketenangan yang di dapat ketika mendengarkan alunan musik jazz sehingga membuat betah untuk berlama-lama mendengarkannya.

Selain alasan tersebut, musik jazz juga pada kenyataannya memiliki alunan musik yang terbilang khas. Hal itu jugalah yang membuat makin banyaknya penggemar musik jazz yang ada di dunia. Dan tak jarang juga, karena kepopuleran musik jazz, banyak diadakan acara-acara atau festival yang bertemakan musik jazz.

Nah untuk itu, pada artikel kali ini, yuk kita bahas sama-sama mengenai musik jazz ini. Langsung saja silahkan disimak ulasannya berikut ini.

Apa Itu Musik Jazz

z

Tidak bisa dipungkiri kalau musik jazz merupakan salah satu diantara banyaknya genre musik yang terkenal dan populer di dunia. Musik jazz menjadi salah satu genre musik yang banyak digemari dan hingga kini sangat sering dan umum dimainkan di banyak negara di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia.

Musik Jazz adalah salah satu jenis musik yang dikembangkan pertama kalinya oleh orang-orang Afrika – Amerika. Musik ini pada dasarnya berakar dari New Orleans, Amerika Serikat, pada akhir abad ke- 19. Musik jazz adalah sebuah pembauran dari berbagai jenis musik yang ada, antara lain blues, ragtime, brass-band, musik tradisional Eropa dan juga irama-irama asli Afrika. Instrumen utama yang sering sekali digunakan pada musik jazz pada umumnya adalah piano, bass, drum, gitar, saksofon, trombon, dan trompet. Kelahiran musik jazz seringkali dikaitkan dengan proses perkembangan musik blues, ragtime, dan be bop yang selalu bersinggungan satu sama lain. Namun, berbeda dengan musik blues, musik jazz pada dasarnya adalah musik instrumental yang bersifat spontan.

Kreativitas yang bersifat spontan tersebut tampak pada permainan improvisasi yang dilakukan oleh para pemainnya. Improvisasi sendiri maksudnya adalah tanggapan secara langsung di tempat atas situasi musikal. Karakteristik permainan improvisasi musik jazz akan tampak pada pendekatan individual cara bermain para musisinya. Musik jazz juga sering dianggap sebagai perkembangan lebih lanjut dari permainan piano yaitu dengan munculnya teknik sinkopasi. Sinkopasi sendiri adalah suatu teknik permainan yang menunda jatuhnya ketukan nada dari suatu melodi atau lagu. Teknik sinkopasi kemudian diiringi ketukan irama yang tetap sehingga membentuk kesan bertentangan yang dinamis.

Pada awal kemunculannya, musik jazz merupakan musik dansa perkotaan. Ketika mulai digunakan dalam genre musik jazz, penggunaan gitar pada mulanya berfungsi sebagai pemberi akor dan ritme, dalam artian hanya sebagai pengiring belaka. Baru pada tahun 1930-an gitaris seperti eddi Lang dan Lonnie Johnson mulai memainkan melodi pada alunan musik jazz.

Berdasarkan Joachim-Ernst Berendt, istilah pengertian musik jazz merupakan suatu bentuk seni musik yang berasal dari Amerika Serikat melalui pertemua orang ras kulit hitam dengan musik khas Eropa. Sementara menurut Travis Jackson, jazz diartikan lebih luas yaitu musik yang mencakup kualitas seperti swing, improvisasi, interaksi kelompok, mengembangkan suara individu dan menjadi terbuka untuk menghasilkan musik yang berbeda.

Asal Usul Musik Jazz

x

Satu hal yang perlu kita semua ketahui, yaitu asal kata “Jazz” yang ternyata memiliki perkembangan yang cukup menarik. Kosa kata Jazz ini sebelumnya tidak pernah ada di dalam kamus mana pun. Diperkirakan asal mula kata ini berawal dari bahasa silang antara Inggris – Amerika yaitu (jasm) yang pada dasarnya sama dengan kata jism, yang memiliki arti roh, energi, dan keberanian. Namun, jism juga memiliki arti lain yaitu sperma, sehingga dulu kata ini masih dianggap sesuatu yang tabu di kalangan masyarakat. Tapi lama kelamaan, arti kata yang dikatakan tabu tadi semakin memudar, dan hingga saat ini kita telah mengenal kata “Jazz” sebagai salah satu aliran musik yang digandrungi banyak orang dari berbagai kalangan yang ada di dunia.

Sejarah dari perjalanan musik jazz pertama kali dimulai di New Orleans dan kemudian mulai berkembang ke daerah Sungai Mississippi, Memphis, St. Louis, dan akhirnya berkembang lagi ke Chicago. Tentu saja seiring dengan perkembangannya kala itu, musik jazz dipengaruhi oleh musik yang ada di New Orleans, tribal drums Afrika dan juga struktur musik ala Eropa. Latar belakang dari musik jazz sendiri tidak dapat dilepaskan dari fakta yang ada di mana jazz sebenarnya dipengaruhi oleh berbagai musik yang ada seperti musik spiritual, cakewalks, ragtime dan blues.

Salah satu catatan sejarah musik jazz yang dipercaya adalah bahwa sekitar tahun 1891, pada masa itu terdapat seorang pemilik kedai cukur rambut yang berada di kawasan di New Orleans yang bernama Buddy Bolden yang meniup cornet-nya dan saat itulah kemudian musik jazz dimulai sebagai sebuah gebrakan baru di dunia musik. Setengah abad kemudian, musik jazz di Amerika memberi banyak kontribusi di dunia musik, mulai dipelajari di universitas, dan pada akhirnya menjadi sebuah aliran musik yang serius dan diperhitungkan di dunia.

Banyak para peneliti musik yang mengemukakan, bahwa bentuk musik jazz adalah sesuatu yang bisa dianggap sebagai bentuk awal yang berkembang dari zaman ke zaman hingga sampai kepada bentuk jazz yang ada saat ini, adalah bentuk musik jazz yang terdapat sekitar tahun 1915 – 1917. Pada saat itu, orang-orang kulit hitam yang ada di kota New Orleans, AS memainkan musik jazz yang memiliki corak yang khas, sehingga dikenal sebagai Jazz New Orleans. Para musisi jazz New Orleans, menyajikan penampilan mereka di bar, rumah judi, bahkan tempat-tempat pelacuran yang pada kala itu sangat tumbuh subur di New Orleans.

Pengaruh dan perkembangan dari aliran musik blues juga tidak dapat ditinggalkan ketika kita tengah membahas musik jazz ketika di tahun-tahun awal perkembangannya. Ekspresi yang dikeluarkan atau dipancarkan ketika memainkan musik blues sangat sesuai dengan gaya musik jazz. Kemampuan untuk memainkan musik blues bahkan menjadi sebuah standar tersendiri untuk semua musisi jazz, terutama untuk dipergunakan dalam berimprovisasi dan ber-jam session. Musik blues sendiri, adalah musik yang berasal dari daerah Selatan, serta juga memiliki sejarah yang sangat luas. Pemain musik blues biasanya menggunakan gitar, piano, harmonika, atau bermain bersama dalam kelompok yang memainkan alat-alat musik buatan sendiri.

Pada perkembangan tahun 1920-an dikenal sebagai era nya musik Jazz atau lebih dikenal lagi dengan sebutan Jazz-age, yakni masa di mana musik jazz semakin banyak dikenal dan semakin populer di kalangan masyarakat, tidak hanya di Amerika saja, tapi musik jazz juga mulai menyebar ke Eropa dan juga daerah lainnya. Musik swing juga menemani kejayaan musik jazz di tahun 1930-an. Dan puncaknya ada di tahun 1950-an, jazz modern begitu terkenal di masyarakat kala itu.

Pada tahun 1930an merupakan kelahiran musik swing. Efek yang baru ini lebih bagus dibandingkan pada tahun 1920an, tapi kalau ditanya mengenai musiknya, tentu membuat semua orang yang mendengarnya serasa ingin berdansa swing. Sebagian besar kelompok band yang beraliran jazz mengadopsi style ini di awal tahun 1930, tapi band yang bermain “manis” tetap menjadi band yang terpopuler di kalangan penari kulit putih sampai seseorang bernama Benny Goodman muncul di Ballroom Palomar pada bulan agustus 1955 dengan musiknya yang lebih “hot”.

Selanjutnya, kita bisa melihat sendiri bagaimana musik jazz terus berkembang mengikuti perkembangan zaman. Musik-musik dengan aliran lain juga berkembang, dan menjadi saingan bagi musik jazz sendiri, tapi dengan adanya aliran musik lainnya itu, musik jazz tidak lantas mati begitu saja. Improvisasi-improvisasi terus dilakukan untuk mempertahankan eksistensi dari musik jazz, sekaligus juga untuk mengembangkan musik ini dan membuatnya semakin bisa diterima di kalangan masyarakat. Inovasi terakhir yang membuktikan musik jazz adalah musik yang dinamis, mengikuti perkembangan zaman tanpa harus ‘mengkhianati’ akarnya, yaitu jazz fussion, aliran yang menggabungkan musik jazz dengan elemen dari berbagai genre terutama funk, rock, R&B, ska, electronic, dan world music.

Kini musik jazz sudah berkembang luas di seluruh dunia, termasuk juga di Indonesia. Tercatat, sudah banyak juga lagu jazz Indonesia yang bagus dan juga terkenal yang menjadi favorit bagi para penggemar musik. Beberapa komunitas jazz juga kian menjamur dan tumbuh berkembang di beberapa kota besar. Tentu hal ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan musik jazz.

Jenis – Jenis Aliran Musik Jazz

c

Pada dasarnya seperti yang kita tahu, musik jazz adalah sebuah “genre” atau “aliran” musik. Akan tetapi, musik jazz ini ternyata juga memiliki jenis-jenisnya lagi. Dan ternyata jenis dari musik jazz ini bisa dibilang tidak sedikit. Berikut ini adalah beberapa jenis musik jazz berdasarkan alirannya :

  • Ragtime
    Aliran musik jazz yang pertama adalah ragtime. Bisa dibilang ragtime adalah The Origins of jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, antusias, dan tanpa persiapan adalah karakteristik yang dapat dikenali dari ragtime. Karakter seperti Scott Joplin dan Ben Harney.
  • Classic Jazz
    Jenis musik jazz yang berikutnya adalah Classic Jazz. Classic jazz sering juga disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya musik jazz yang satu ini adalah berupa brass band yang ditampilkan pada acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Alat musik yang digunakan untuk memainkan aliran musik jazz ini dilengkapi dengan klarinet, saksofon, terompet, trombone, banjo, bass, gitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musik dapat berbeda dari penampilan masing-masing.
  • Hot Jazz
    Tokoh utama atau karakter dari aliran musik jazz ini, dia adalah seorang yang bernama Louis Armstrong. Jenis jazz yang yang dikatakan sebagai hot jazz ini ditandai oleh solois yang berimprovisasi, struktur melodi yang terdengar khas, dan juga biasanya memiliki klimaks emosional dan “panas” dalam artian tersendiri. Rhythm sectionnya biasanya akan disertai dengan alunan gitar, bass, banjo, dan drum yang perlahan-lahan meningkat sehingga mencapai klimaks (crescendo).
  • Chicago Style
    Chicago bisa dikatakan menjadi pusat kelahiran aliran musik jazz yang satu ini yang inti utama dari aliran musiknya adalah “inventive player”. Jenis musik jazz ini juga ditandai dengan aransement yang inovatif dan juga harmonis, serta teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utama dalam aliran jazz ini antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa.
  • Swing Jazz
    Pada era 1930-an bisa dibilang menjadi awal mulanya aliran swing jazz. Karakteristik utama dari aliran musik jazz ini adalah robust and invigorating. Swing jazz juga seringkali dikatakan sebagai musik dance. Walaupun pada dasarnya swing jazz bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokoh dari aliran ini ada banyak, akan tetapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman.
  • Fusion
    Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada. Fusion jazz memang identik dengan bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang dari jazz mainstream yang didalamnya sudah dicampur rock dan funk.
    Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai kedaerah Rockataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi Jazz. Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Pemakaian Rhythm yang lebih kaku dan sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis tambahan memainlain suatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic dan bentuk rhythmic yg tidak standar yang ditumpukan pada ekspresi. Penggunaan alat electric/electronic seperti gitar electrik, bass electric dan synthesizer sering menggantikan alat musik tradisional jazz sepertisaxophone, trumpet dan bass betot.
  • Funk
    Funk adalah sebuah aliran musik yang mengandung unsur musik tarian Afrika-Amerika. Umumnya musik funk dapat dikenali lewat ritme yang sering terpotong singkat, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kuat, irama-irama yang dipengaruhi musik Afrika, serta kesan gembira yang didapati saat mendengarnya. Akar funk dapat ditelusuri hingga jenis rhythm and blues dari daerah Louisiana pada tahun 1960-an. Aliran musik ini terkait dekat dengan musik soul serta jenis musik turunan lainnya seperti P-Funk dan Funk Rock.
  • European Jazz
    Di akhir abad 20, musisi jazz Perancis dan negara-negara Skandinavia merasa bahwa ekspresi musik jazz amerika telah kehilangan “rasa”-nya di jaman sekarang ini. Itulah awal mereka menciptakan style baru yaitu European Jazz. Seperti Acid Jazz, european jazz berakar pada musik dance, dan mengkombinasikan dgn elemen-elemen house music (musik disco dgn basic Funk). Suara yg dihasilkan lebih bernuansa digitaly dan electronicaly dan terasa kontemporer. Tokohnya antara lain Bugge Wesseltoft, Nils Petter Molvaer, dan Martial Solal.

Musisi Yang Paling Berpengaruh Dalam Perkembangan Musik Jazz

Di salam memainkan alunan musik jazz, pastinya tidak terlepas dari orang-orang yang berperan dalam proses memainkan perpaduan nadanya. Nah, berikut ini adalah para musisi yang bisa dibilang sangat berpengaruh dalam perkembangan muysik jazz, antara lain :

  • Louis Amstrong (1901-1971)

a

Musisi yang berpengaruh dalam dunia musik jazz yang pertama adalah Louis Amstrong. Bisa dibilang beliau adalah salah satu sosok penting yang berpengaruh dalam perkembangan musik jazz. Kepiawaian dalam memainkan terompet dan ditambah lagi dengan suaranya yang terkesan serak dan berat membuatnya mampu memposisikan dirinya sendiri sebagai salah seorang musisi yang memiliki pengaruh besar pada musik jazz.

Beliau telah menciptakan gaya dan kepribadiannya sendiri sebagai seorang pemain terompet solo sehingga banyak orang yang mengatakan kalau dia bisa membuat terompetnya seolah-olah bernyanyi di setiap penampilannya. Dia juga pernah tergabung dalam sebuah band Olver yang merupakan sebuah grup band dengan aliran musik jazz yang memiliki pengaruh besar di Chicago.

  • Charlie Parker (1920-1955)

3

Charlie Parker merupakan seorang pemusik jazz berkebangsaan Amerika Serikat yang bermain sebagai pemain saksofon dan juga komponis. Parker, yang sering juga dijuluki Bird atau Yardbird, sering disejajarkan dengan Louis Amrmstrong dan Duke Ellington, sebagai musikus jazz yang legendaris. Kepiawaian Charlie Parker sebagai musikus sayangnya disertai dengan ketidakmampuannya melawan pengaruh obat-obatan, dan ia meninggal pada usia yang muda.

  • Miles Davis (1926-1991)

33

Miles Davis sangat diakui sebagai salah satu kunci dalam sejarah musik jazz didalam Rock and Rolll Hall of Fame pada tahun 2006 dan telah meraih penghargaan dari RIAA melalui album bersertifikasi. Album ini juga mendapatkan pengakuan sebagai harta nasional oleh DPR Amerika Serikat. Banyak musisi- musisi terkenal dan kelompok music dari berbagai genre musik yang telah dipengaruhi oleh Miles Davis, diantaranya adalah pemain saksofond Gerry Mulligan, John Coltrane, Cannonball Adderly, George Coleman dan masih banyak lagi.

  • Dizzy Gillespie (1917-1993)

d

Dizzy Gillespie merupakan seorang pemain terompet jazz. Dalam penguasaannya ketika tengah bermain terompet, Dizzy Gillespie sungguh sangat luar biasa memainkannya, beliau dapat menguasai permainan terompetnya secara menyeluruh sehingga dia dapat dengan mudah melakukan improvisasi dan juga dapat dengan mudah untuk menambahkan lapisan-lapisan harmoni yang kompleks dalam memainkan terompetnya tersebut. Improvisasi permainan terompetnya adalah hal baru yang sebelumnya tidak pernah ada dalam perkembangan musik jazz.

Demikianlah ulasan mengenai musik jazz. Memang tidak bisa kita tepis fakta bahwa musik jazz sekarang ini sudah banyak sekali berkembang dan bahkan bisa dibilang sebagai musik yang memiliki harmoni berbeda dari musik-musik yang ada pada umumnya. Nah, kalau kamu sendiri apakah termasuk salah satu orang yang menyukai musik jazz? Terima kasih sudah membaca ya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *