Inilah Teknologi LiFi, Jaringan Wireless Yang Akan Menggantikan WiFi

1

Di era yang serba canggih seperti sekarang ini, hampir semua orang di seluruh dunia tidak bisa terlepas dari yang namanya teknologi. Ditambah lagi sekarang sudah ada sebuah teknologi canggih yang bisa dibawa kemanapun yang kita inginkan, yaitu smartphone. Dan dengan adanya teknologi tersebut kita dapat lebih mudah dalam urusan mengakses berita yang ingin kita ketahui melalui internet.

Tapi, untuk mendapatkan akses tersebut, kita juga membutuhkan yang namanya sebuah jaringan untuk menghubungkan kita dengan dunia luar. Dan di jaman yang serba teknologi sekarang inipun juga sudah ada sebuah teknologi jaringan nirkabel yang seringkali menjadi layaknya sebuah dewi fortuna yang menyelamatkan kita dari kehausan akan internet. Ya, apalagi namanya kalau bukan wifi.

Biasanya wifi sering kita jumpai ditempat-tempat umum seperti misalnya di sebuah toko, restoran, dan tempat menarik lainnya. Sinyal yang kencang membuat kita merasa betah untuk berlama-lama di tempat tersebut hanya untuk memanjakan diri kita untuk terus berinteraksi di dalam dunia maya.

Hampir di setiap pusat perbelanjaan atau foodcourt menggunakan “senjata” wifi ini sebagai upaya penarik agar tempat usaha mereka terlihat ramai, karena tidak bisa dipungkiri kalau wifi ini adalah hal yang sangat dibutuhkan oleh sebagian besar orang yang membutuhkan kenyamanan untuk berselancar ria di dunia maya.

Namun, tahukah kamu kalau sekarang sudah ditemukan sebuah teknologi jaringan nirkabel baru yang nantinya akan jauh lebih berguna daripada wifi? Ya, teknologi ini disebut dengan LiFi (Light Fidelity) yang mana jaringan ini menggunakan cahaya sebagai media pemancar jaringannya. Dan teknologi jaringan LiFi ini sering digadang gadang sebagai sebuah teknologi yang nantinya akan menggantikan posisi wifi yang kita nikmati saat ini. Untuk mengetahui lebih dalam tentang LiFi, yuk kita simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu LiFi

22

Mungkin sebagian besar dari kita sudah sering mendengar istilah wifi dan baru kali ini mendengar istilah lifi. Dan tentunya kita juga bingung apa sih sebenarnya lifi itu. Lifi merupakan singkatan dari Light Fidelity yang merupakan teknologi komunikasi nirkabel dua arah yang berkecepatan tinggi dan mirip dengan teknologi Wi-Fi. LiFi menggunakan bohlam LED (Light Emitting Diodes) komersil pada umumnya untuk media transfer data.

Istilah ini dicetuskan oleh Harald Haas dan merupakan sebuah bentuk dari komunikasi yang memanfaatkan cahaya tampak. Teknologi ini dapat menjadi pelengkap komunikasi RF (Wi-Fi atau jaringan seluler). Sejauh ini, kecepatan yang telah tercatat adalah 100 kali lebih cepat dari penerapan Wi-Fi, atau hampir setara 224 gigabita per detik. Li-Fi memiliki kecepatan data yang lebih tinggi dibandingkan dengan WiFi, disebabkan karena jenis leds berbeda dari jenis lampu lain karena mereka semikonduktor .

Istilah Li-Fi pertama kali dicetuskan oleh profesor Harald Haas, seorang pakar fisika asal Jerman. Harald Haas menciptakan lampu sebagai router nirkabel pada tahun 2001. Setahun kemudian, Harald mendirikan perusahaan riset teknologi Li-Fi bernama pureLiFi dengan sejumlah grup yang telah melakukan riset tentang Li-Fi semenjak tahun 2008.

Selain mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi, kelebihan lain Li-Fi adalah tidak berpengaruh terhadap sinyal radio. Sehingga bisa dimanfaatkan di tempat-tempat yang rentan terhadap gangguan sinyal radio seperti di dalam pesawat. Teknologi Li-Fi juga bisa mengurangi polusi elektromagnetik yang dihasilkan oleh gelombang radio.

Bagaimanapun bukan berarti Li-Fi tidak memiliki kekurangan. Cahaya terlihat tidak mampu menembus tembok, seperti apa yang bisa dilakukan oleh sinyal radio di Wi-Fi. Selain itu, untuk saat ini cahaya Li-Fi masih belum bisa diaplikasikan di luar ruangan yang terkenal sinar cahaya matahari langsung, karena akan mempengaruhi sinyal Li-Fi.

Pengembangan dalam peggunaan light emitting dioda (LED) untuk penerangan memberikan kesempatan untuk menggabungkan teknologi lifi ke sejumlah lingkungan LED. Lifi sangat cocok untuk penggunaan jaringan internet, dengan berbagai konten aplikasi populer seperti video dan audio download, live streaming, dan lain-lain. Aplikasi ini membutuhkan bandwidth downlink yang cukup besar, tetapi membutuhkan kapasitas uplink yang minimum. Dengan ini sebagian besar lalu lintas internet off-load dari sinyal RF dapat memperluas kapasitas seluler dan wifi. Lifi memiliki keunggulan yang berguna di daerah sensitif elektromagnetik seperti di kabin pesawat, rumah sakit, dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) tanpa menyebabkan interferensi elektromagnetik.

Wifi dan lifi mengirimkan data pada spektrum elektro magnetik. Namun wifi menggunakan gelonbang radio, sedangkan lifi menggunakan gelombang cahaya. sementara itu Komisi Komunikasi Federal AS telah memperingatkan krisi spektrum potensial, karena wifi telah mendekati over capacity. Lifi hampir tidak memiliki batasan kapasitas. Spektrum pada cahaya adalah 10.000 kali lebih besar dari seluruh frekuensi radio.

BG-Fi adalah sistem lifi yang terdiri dari aplikasi untuk perangkat mobile, dengan produk yang sederhana, seperti perangkat internet of things(IoT) dengan sensor warna, mikrokontroller, dan perangkat lunak yang tertanam pada mobile. Cahaya dari layar perangkat mobile berkomunikasi dengan sensor warna yang mengubah cahaya menjadi informasi digital. Dioda pemancar cahaya memungkinkan produk konsumen untuk berkomunikasi serentak dengan perangkat mobile.

Lalu, Bagaimana Cara Kerja Dari Teknologi Lifi

3

Teknologi Lifi ini menggunakan cahaya dari dioda pemancar cahaya (LED) sebagai media untuk menyampaikan jaringan pada ponsel ataupun perangkat lainnya. Komunikasi kecepatan tinggi seperti menggunakan komunikasi dengan wifi. Komunikasi cahaya atau visible light communication (VLC) bekerja dengan beralih arus ke LED off, dan pada tingkatan yang sangat tinggi, sehingga tidak dapat dilihat oleh mata manusia karena terlalu cepat untuk dperhatikan.

Meskipun lifi LED akan terus mengirimkan data, mereka bisa meredup dibawah visibilitas manusia saaat masih memancarkan cahaya yang cukup untuk membawa data. Gelombang cahaya itu tidak dapat menembus dinding sehingga membuat sinyal yang jauh menjadi pendek. Meskipun lebih aman dari hacking, yang relatif terjadi pada wifi. Sambungan langsung dari sight tidak diperlukan unutk lifi dalam mengirimkan sinyal, karena cahaya yang dipantulkan dari dinding dapat mencapai 70 Mbps.

Lebih jelasnya lagi, saat arus konstan diterapkan dengan lampu-lampu LED konstan foton yang dipancarkan dari lampu yang diamati dijadikan sebagai cahaya. jika telah terjadi pemancaran cahaya maka perlahan-lahan intensitas output cahaya meredup naik turun. Karena lampu LED adalah perangkat semi konduktor pada saat itu, akibat output optik, dapat diatur pada kecepatan yang sangat tinggi yang dapat dideteksi oleh perangkat foto-detektor dan duibah kembali ke arus listrik. Modulasi intensitas tidak terlihat oleh mata manusia, dan dengan demikian komunikasi sama bagusnya dengan sinyal RF. Sehingga dengan teknik ini, informasi dapat di kirim dengan kecepatan tinggi dan dapat dikirimkan melalui bola lampu LED.

Komunikasi frekuensi radio membutuhkan sirkuit radio, antena, dan komponen penerima yang kompleks. Sedangkan lifi jauh lebih sederhana karena menggunakan metode modulasi langsung mirip seperti yang digunakan dalam penggunaan sinyal lemah infra merah, perangkat komunikasi seperti unit remote control. Komunikasi infra merah terbatas daam kekuasaan karena persyaratan keselamatan dan kesehatan mata, sedangkan lampu LED memiliki intensitas tinggi dan dapat mencapai kecepatan data yang sangat besar.

Apa Saja Kelebihan Dan Kekurangan LiFi

4

Teknologi Lifi sering dikatakan memiliki kelebihan yang lebih baik daripada wifi. Namun, selain kelebihan LiFi juga memiliki kekurangan tersendiri. Apa saja kelebihan dan kekurangannya, berikut penjelasannya :

Kelebihan teknologi Li-Fi meliputi:

  • Kapasitas bandwidth spektrum cahaya 10.000 lebih dari spektrum RF, tanpa hambatan, dan bebas dalam penggunaan. Densitas data lifi dapat mencapai sekitar 1000 kali kepadatan data wifi karena cahaya juga terdapat pada daerah iluminasi ketat dan terpusat sedangkan RF cenderung menyebar dan menyebabkan gangguan. Kecepatan tinggi dapat dicapai karena gangguan rendah, bandwidth perangkat tinggi dan intensitas tinggi pada output optik. Perencanaan kapasitas sederhana karena agak cenderung pada infrastruktur penerangan dimana orang-orang ingin berkomunikasi, dan kekuatan sinyal yang baik dapat dilihat.
  • Efisiensi pada biaya rendah karena memerlukan komponen lebih sedikit dari teknologi sinyal radio. Energi dalam pencahayaan LED sudah efisien dan transmisi data membutuhkan daya tambahan yang diabaikan. Lingkungan transmisi pada RF dan propagasi sangat sulit, tetapi tidak pada lifi yang bekerja dengan baik dalam hal lingkungan. Keselamatan terhadap kehidupan di bumi telah berevolusi melalui paparan cahaya, sehingga tidak ada masalah keamanan atau kesehatan pada teknologi ini.dan tidak ada bahaya yang diakibatkan oleh teknologi ini karena transmisi cahaya menghindari penggunaan frekuensi radio yang dapat mengganggu sirkuit elektronik di lingkungan tertentu seperti di dalam pesawat.
  • Keamanan dalam privasi sangat terjaga karena sulit dalam pencarian sinyal di luar area karena sinyal terbatas pada daerah khusus dan tidak akan menembus dinding selain kaca. Pengendalian data dapat diarahkan dari satu perangakat ke perangkat lain dan pengguna dapat melihat dimana data tersebut tersimpan. Tidak ada fitur keamanan tambahan seperti pasangan dalam interkoneksi RF pada sinyal bluetooth.

Kekurangan teknologi Li-Fi meliputi:

  • Internet tidak bisa digunakan atau tidak dapat diakses tanpa adanya sumber cahaya sebagai pengantar sinyal. Hal ini bisa membatasi lokasi dan situasi di mana Li-Fi dapat digunakan.
  • Karena menggunakan cahaya tampak, dan cahaya tidak bisa menembus dinding, rentang sinyal tentunya jadi dibatasi oleh penghalang fisik.
  • Sumber cahaya lainnya dapat mengganggu sinyal. Salah satu kelemahan potensial terbesar adalah intersepsi sinyal di luar rumah. Sinar matahari akan mengganggu sinyal, mengakibatkan terputusnya Internet.
  • Infrastruktur baru untuk Li-Fi perlu dibangun.

Pengaplikasian Atau Penerapan Sinyal LiFi

55

Lifi ini dapat di apliksikan pada perangkat apapun seperti berikut:

  • Pada RF spektrum, lifi dapat membantu mengurangi kapasitas kelebihan jaringan selular yang off-load ke jaringan. Sehingga dapat sangat efektif pada downlink dimana kemacetan cenderung sering terjadi.
  • Pada smart lighting, setiap pencahayaan pribadi atau publik termasuk lampu jalan dapat digunakan sebagai penyedia hotspot lifi dan komunikasi yang sama dan infrastruktur sensor dapat digunakan untuk memantau kontrol pencahayaan dan data.
  • Pada konektivitas ponsel, laptop, smart phone, tablet, dan perangkat mobile lainnya dapat melakukan interkoneksi langsung menggunakan lifi. Dengan berbagai link yang pendek memberikan kecepatan data yang sangat tinggi dan juga menyediakan keamanan.
  • Pada lingkup yang berbahaya, lifi memberikan alternatif yang aman terhadap interferensi elektromagnetik dari komunikasi frekuensi radio di lingkungan seperti tambang dan pabrik petrokimia.
  • Pada rumah sakit dan healthcare, lifi tidak akan memancarkan gangguan elektromagnetik dan tidak mengganggu peralatan medis dan juga tidak akan terganggu oleh scannerMRI.
  • Pada aviator pesawat, lifi dapat digunakan untuk mengurangi berat badan dan kabel. Juga dapat menambah fleksibilitas pada kursi di kabin penumpang bagian layout pesawat, dimana lampu LED sudah digunakan. Sistem In-flight Entertaiment (IFE) juga dapat terdukung dan terintegrasi dengan perangkat mobile penumpang itu sendiri.
  • Pada komunikasi underwater,karena pada komunikasi underwater membutuhkan penyerapan sinyal yang kuat di dalam air, penggunaan RF tidak praktis. Gelombang akustik memiliki bandwidth yang sangat rendah dan mengganggu kehidupan laut. Dna lifi memberikan solusi untuk komunikasi jarak pendek.
  • Pada kendaraan dan transportasi umum, lampu LED dan lampu tail-light sedang diperkenalkan. Lampu jalan, signagedan sinyal lalu lintas juga menggunakan lampu LED. Dan ini dapat dugunakan untuk kendaraan-kendaraan di pinggir jalan untuk komunikasi. Untuk mengurangi penggunaan sinyal RF, beberapa orang mengklaim bahwa mereka sangat peka terhadap frekuensi radio sehingga mencari alternatif lain, dan lifi memberikan solusi atas masalah tersebut.
  • Pada LBS (Location Based Service) lifi memberikan layanan informasi lokasi yang spesifik yang sangat akurat seperti navigasi yang memungkinkan penerima untuk menerima informasi terkait yang sesuai pada waktu dan lokasi yang tepat.
  • Pada permainan anak, banyak permainan yang menggunakan lampu LED, dan lifi ini dapat digunkan untuk mengurangi low costsaat komunikasi pada permainan interaktif.

Opini Yang Ada Mengenai Teknologi LiFi

6

Banyak orang mengaku bahwa teknologi ini adalah ciptaannya, seperti sebuah perusahaan di Rusia Stins Coman yang mengumumkan bahwa telah menciptakan lifi yang disebut dengan BeamCaster. Bahkan ciptaan tersebut telah dijual di AS, Israel, Tiongkok, hingga negara-negara lainnya. BeamCaster tersebut dapat mentrasfer informasi ke perangkat elektronik dengan bantuan cahaya. inti pada jaringan ini adalah sebuah router yang mampu mentransmisikan sinyal dengan menggunakan pancaran cahaya pada jarak 7 hingga 8 meter. Sinyal ini dapat ditransmisikan kedelapan alat sekaligus di berbagai bagian perusahaan dan kecepatan aksesnya empat kali lebih tinggi dibanding wifi standar.

Menurut para pengembang teknologi tersebut, memiliki beberapa keunggulan, termasuk mobilitas dan kecepatan konfigurasi. Menurut Dairus Zaents, kepala kantor RiT Technologies Rusia, berpendapat bahwa penggunaan teknologi tersebut mudah digunakan, karena tinggal memasang model transmisinya di langit-langit, mengatur konfigurasi alat untuk menerima modul pada komputer kerja, dan kita akan mendapatkan jaringan aktif di kantor hanya dalam beberapa jam. Dan dapat dibongkar kembali dengan cepat jika diperlukan. Zaents salah satu pengembang teknologi tersebut juga menjelaskan bahwa kecepatan maksimum yang mampu dicapai jaringan wifi adalah 300 Mbps untuk semua saluran, bukan untuk setiap pengguna yang terhubung.

Salah satu perancang alat BeamCaster ini juga menekankan bahwa terobosan mereka jauh lebih aman dan ramah lingkungan daripada wifi karena sinyal wifi sangat mudah didapatkan. Sinyal itu dapat menmbus dinding, dan para peretas dapat dengan mudah terhubung. Sedangkan alatnya hanya mentrasfer data melalui pancaran sinar, jadi tidak mungkin mencegat atau menyadapnya. Selain itu sinyal radio yang digunakan wifi dapat mengganggu alata elektronik lain, misalnya peralatan medis tertentu. Pancaran cahaya ini tidak dipengaruhi medan elektromagnetik luar.

Sukhmolinov juga menilai solusi ini sangat menarik dan menjanjikan, karena bisa menjadi alternatif wifi yang bagus bagi perusahaan-perusahaan besar. Selain itu, kecepatan pada alat yang stasioner sangat tinggi dan jauh lebih
terlindungi daripada sinyal radio atau kabel. Namun, para ahli juga ada yang meragukan masa depan proyek ini karena alat ini memiliki banyak kekurangan, seperti kesulitan dalam memposisikan receiver, kesulitan dalam bekerja dengan perangkat mobile lainnya, dan biaya implementasiyang relatif tinggi. Dan menurutnya prospek pasar unutuk alat ini sekitar lima persen dari pasar yang dimiliki oleh wifi saat ini.

Nah, berdasarkan penjelasan yang sudah ada di atas, bukan tidak mungkin nantinya teknologi wifi yang kita nikmati sekarang ini akan jauh kita tinggalkan dan beralih menggunakan teknologi jaringan nirkabel lifi ini. Dengan banyaknya keunggulan yang dimiliki oleh lifi ini, bukan tidak mungkin banyak perusahaan yang juga menggunakannya, terutama karena fitur keamanan yang dimiliki oleh teknologi lifi ini.

Namun selain itu, lifi ini juga memiliki kekurangan yang mana kita tidak bisa menggunakannya di ruangan terbuka karena akan ada gangguan berupa cahaya dari luar yang akan mengganggu kinerja dari jaringan lifi ini. Jadi, untuk yang sudah terbiasa menjelajah internet dengan kenyamanan yang ada di luar ruangan, tidak akan bisa merasakan sensasi jaringan lifi ini.

Tapi, sepertinya juga kita harus menunggu untuk mencicipi teknologi ini. Karena untuk saat ini proyek teknologi lifi masih harus terus dikembangkan sampai nantinya benar-benar bisa digunakan oleh khalayak ramai. Dan yang pasti, selain ruangan yang terang, cahaya dari lampu yang ada pada ruangan juga berfungsi sebagai sinyal untuk kita berselancar ria di dunia maya.

Demikian, semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.

Related posts