Penjelasan Printer, Salah Satu Perangkat Peripheral Pada Komputer

banner-6-870x300

Jika berbicara hal mengenai komputer, seakan-akan topik yang satu ini tidak pernah ada habisnya. Hal tersebut tentu saja karena teknologi tiap harinya kian berkembang begitu pesat dengan perkembangan yang terbilang sangat maju di jaman sekarang ini. Setiap hari, pastinya ada suatu teknologi yang berkembang walaupun hanya satu bidang. Tidak terkecuali mengenai komputer ini.

Nah seperti yang sudah kita ketahui bersama, komputer memiliki perangkat tambahan yang mana seringkali disebut sebagai perangkat peripheral yang tentunya sangat berguna untuk menunjang kinerja dari komputer itu sendiri. Seperti yang kita tahu juga, kebanyakan perangkat peripheral terdiri dari dua bagian yaitu perangkat input dan juga output.

Salah satu perangkat output yang sangat membantu dalam proses penggunaan komputer terutama dalam hal pekerjaan adalah “printer”. Tentunya kita semua sudah sering atau sudah tahu seperti apa bentuk dari printer ini. Yang mana perangkat yang satu ini sangat berguna untuk mencetak hasil kerja yang biasanya berupa dokumen maupun gambar.

Untuk itu, pada artikel kali ini kita akan sama-sama membahas hal-hal yang ada mengenai perangkat peripheral yang satu ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Pengertian Pheriperal

c

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, printer merupakan salah satu perangkat tambahan atau peripheral yang ada dalam penggunaan komputer. Apa sebenarnya definisi dari peripheral ini? Peripheral adalah hardware tambahan yang disambungkan ke komputer, biasanya dengan bantuan kabel ataupun sekarang sudah banyak perangkat peripheral wireless. Peripheral ini bertugas membantu komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh hardware yang sudah terpasang didalam casing.

Peripheral komputer merupakan sebuah perangkat yang terhubung ke komputer tetapi bukan bagian dari inti arsitektur komputer. Adapun elemen inti sebuah komputer adalah CPU (central processing unit), power supply, motherboard dan Case komputer. Secara teknis, segala sesuatu selain ketiga komponen inti ini dianggap sebagai perangkat peripheral. Namun hal ini merupakan pandangan yang agak terbatas karena beberapa elemen lainnya juga diperlukan agar komputer benar-benar berfungsi, seperti hard disk drive dan RAM (random-access memory).

Peripheral device memang bisa berbentuk internal atau external, tetapi biasanya istilah ini lebih sering ditujukan kepada perangkat external yang tersambung ke komputer secara langsung semisal printer. Meski demikian beberapa device yang berada di dalam komputer juga tetap disebut sebagai peripheral.

Beberapa perangkat modern jaman sekarang seperti tablet, smartphone dan jam digital juga bisa dikategorikan sebagai peripheral karena bisa dihubungkan dan digunakan oleh sistem komputer. Bedanya hanya perangkat tersebut bisa berjalan secara independen, tidak seperti perangkat peripheral yang lainnya.

Apa Itu Printer

v

Setelah mengetahui definisi atau pengertian mengenai peripheral, kita akan mulai membahas topik yang ada pada artikel ini, yaitu printer. Apa yang dimaksud dengan printer? Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya juga, printer merupakan salah satu perangkat peripheral yang mana berguna untuk mencetak hasil kerja yang mana berupa dokumen maupun gambar.

Printer adalah perangkat keras (hardware) dimana perangkat itu akan bekerja apabila pengguna menghubungkannya dengan perangkat komputer, yang bisa digunakan untuk keperluan mencetak tulisan, gambar, dan grafik ke dalam bentuk kertas atau sejenisnya. Printer itu sendiri saat ini sering digunakan untuk mencetak dokumen penting baik itu perusahaan ataupun organisasi sekolah dan lain sebagainya. Dengan demikian, kehadiran printer tentu saja sangat membantu keseharian para pekerja kantoran dan pelajar serta masyarakat lainnya yang memiliki keperluan mencetak suatu dokumen penting.

Selain berfungsi untuk mencetak suatu dokumen, printer juga memiliki fungsi lain yang telah diadopsi dari teknologi lainnya. Sebut saja fungsi menggandakan dokumen (prinsip dan fungsi mesin fotocopy), fungsi memindai (scanning), serta fungsi mengirim data (mesin fax).

Pada awalnya printer hanyalah sebuah perangkat yang digunakan untuk mencetak dokumen yang menampilkan data berupa teks, gambar, serta grafik dalam lembaran kertas. Namun berkat perkembangan teknologi yang cukup pesat, fungsi alat-alat lain pun bisa diadopsi.

Sejarah Perkembangan Printer

c

Sebagian dari kita pastinya ada yang belum mengetahui bagaimana sejarah dan juga perkembangan mengenai salah satu peripheral yang paling berpengaruh dalam penggunaan komputer ini. Sejarah perkembangan mesin printer dimulai sejak tahun 1950 dimana saat itu banyak orang Eropa yang menginginkan produksi dokumen tertulis dengan mudah dan cepat. Dan yang pertama kali menemukan teknologi printer adalah Johannes Gutenberg. Gutenberg adalah seorang pengusaha dari Mainz Jerman yang lahir pada tanggal 3 Februari 1468 silam yang mengembangkan teknologi mesin cetak printer pertama kali di dunia.

Penemuan mesin cetak printer tersebut merupakan penemuan yang sangat penting. Printer saat ini telah mengalami banyak perkembangan hingga sekarang kita bisa membelinya dengan berbagai jenis sesuai kebutuhan. Untuk menghasilkan printer yang sangat bagus, memang banyak proses yang dilalui dengan sejarah perkembangan mesin printer dari waktu ke waktu.

Printer berasal dari kata print yang berarti cetak, dengan demikian printer adalah sebuah alat untuk mencetak. Dalam dunia komputer, printer termasuk perangkat peripheral output yang menyajikan representasi tulisan atau grafis pada sebuah kertas atau media semacamnya. Desain printer komputer pertama kali dibuat secara mekanik pada abad 19. Sedangkan printer elektronik pertama dibuat oleh Epson dengan nama EP-101, perusahaan Jepang itu merilisnya pada tahun 1968.

vv

Printer komersial awalnya menggunakan mekanisme dari mesin ketik elektrik, namun banyaknya permintaan untuk kecepatan yang lebih tinggi akhirnya membawa printer menuju perubahan yang lebih baik, pengembangan printer dengan sistem baru digunakan secara spesifik hanya untuk komputer.

Pada tahun 1980-an muncul beberapa sistem seperti daisy wheel, line printer, dan dot matrix. Daisy wheel masih memiliki konsep yang hampir sama dengan mesin ketik, line printer menghasilkan output yang sama tetapi lebih cepat prosesnya, sementara dot matrix dapat mencampur antara tulisan dan grafis, tetapi dengan kualitas output yang agak rendah. Bagi yang menginginkan output berkualitas tinggi biasanya memakai plotter.

Pada tahun 1984 mulai muncul printer laser yang berharga murah, diawali dengan kemunculan HP LaserJet. Tahun berikutnya tambahan PostScript yang dibuat pada Apple LaserWriter menciptakan revolusi di dunia percetakan yang dikenal dengan sebutan desktop publishing. Printer laser yang memakai PostScript dapat mencampurkan tulisan dan grafis seperti halnya dot matrix, tetapi dengan kualitas yang jauh lebih baik.

Sejak tahun 1990, berbagai pekerjaan percetakan dibuat di komputer pribadi sebelum dicetak dengan menggunakan printer laser, sehingga membuat sistem percetakan yang mahal mulai ditinggalkan. Sebelumnya di tahun 1988, HP Deskjet menawarkan kelebihan yang sama dengan printer laser dari sisi fleksibelnya dan memiliki harga lebih murah, tetapi dengan kualitas output yang sedikit lebih rendah dari printer laser. Sistem Inkjet ini ternyata mampu menggantikan dot matrix dan daisy wheel di pasaran. Bahkan sejak tahun 2000-an mulai banyak printer berkualitas tinggi yang memakai sistem ini sehingga sistem ini menjadi hal yang umum digunakan.

Sekitar tahun 2010, percetakan 3D mulai menjadi bahan pembahasan. Printer yang digunakan untuk mencetak 3D masih dalam tahap pengembangan dan belum menjadi hal yang umum. Sementara itu perkembangan yang cepat dari email dan internet menjadikan printer bukan lagi hal yang wajib dimiliki untuk saat ini.

Berbagai macam dokumen penting atau semacamnya kini tak lagi harus dicetak secara langsung, melainkan dicetak dalam bentuk pdf dan sebagainya sehingga bisa digunakan secara fleksibel. Apalagi dengan semakin banyaknya usaha percetakan membuat printer bukan lagi peripheral yang wajib dimiliki oleh peorangan.

Jenis – Jenis Printer

Kebanyakan dari kita pastinya sudah sering menggunakan printer dalam kegiatan sehari-hari terutama dalam urusan pekerjaan yang mana kita diharuskan untuk mencetak dokumen pekerjaan. Nah, mungkin selama ini kita hanya menggunakan tanpa mengetahui jenis printer apa yang kita gunakan. Sebenarnya ada banyak jenis printer. Berikut ini adalah beberapa jenis printer yang ada, antara lain :

Printer Dot Matrix

cc

Untuk jenis printer yang pertama adalah printer dot matrix. Bisa dibilang printer jenis ini merupakan printer primadona dikarenakan penggunaannya yang masih ada sampai sekarang. Disebut sebagai printer dot matrx, karena printer jenis ini menggunakan teknik pencetakan dokumen berupa titik–titik atau dot yang disatukan dan digabungkan menjadi satu kesatuan hasil cetakan.

Printer jenis dot matrix ini merupakan salah satu jenis rinter generasi pertama, dimana printer ini masih menggunakan cartridge untuk mencetak dokumen. Cartridge atau pita ini mirip seperti fungsi dari mesin tik dimana, nantinya terdapat sebuah komponen pencetak pada printer yang akan menekan pita atau cartridge tersebut sehingga dapat menempel pada kertas, dan menghasilkan cetakan.

Kelebihan

  • Harga cartridge yang relatif terjangkau, sehingga biaya operasional murah
  • Karena menggunakan pita atau cartridge yang ditekan seperti mesin tik, maka printer dot matrix ini mampu mencetak dokumen sebanyak 3 hingga 4 lapis kertas yang menggunakan karbon. Hal inimembuat printer jenis dot matrix ini banyak digunakan pada kasir – kasir yang mencetak bon atau nota pembelian, yang membutuhkan nota sebanyak lebih dari 2 rangkap
  • Lebih ekonomis
  • Dapat mencetak ukuran kertas yang bervariasi

Kekurangan

  • Kualitas DPI dan juga PPM (Pixel per Meter) yang rendah
  • Pilihan warna yang terbatas, hanya merah, biru, dan hitam, serta tidak dapat digunakan sekaligus
  • Berisik, dan sangat mengganggu
  • Spare part yang cukup sulit digunakan
  • Masih menggunaan kabel dengan port lama
  • Kecepatan mencetak yang lama
  • Cartridge cepat habis atau kualitas cartridge banyak yang kurang baik

Printer Desk Jet / Ink Jet / Bubble Jet

6-11-300x300

Jenis printer yang berikutnya adalah jenis printer Desk, Ink dan juga Bubble Jet. Printer Desk Jet, Ink Jet, dan juga Bubble Jet merupakan jenis printer berikutnya yang merupakan pengembangan dari printer berjenis Dot Matrix. Biasanya, jenis printer ini memiliki kesamaan, hanya berbeda dari istilah penyebutannya saja.

Printer jenis ini sudah meninggalkan penggunaan cartridge seperti pada printer dot matrix, dan menggunakan tinta sebagai media pencetaknya. Saat ini, jenis printer desk jet atau ink jet ini merupakan jenis printer yang sangat populer digunakan karena praktis, dan mampu mencetak cukup cepat, dan bisa mencetak dokumen berwarna.

Kelebihan

  • Daya cetak atau kecepatan cetak yagn lebih baik dibandingkan degnan dot matrix
  • PPM dan DPI yang lebih baik dibandingkan dot matrix
  • Mudah dalam instalasi, tersedia driver dan menggunakan kabel yagn memiliki port USB
  • Mampu mencetak foto dan dokumen berwarna
  • Varias warna yang banyak
  • Kemudahan dalam melakukan isi ulang tinta
  • Prawatan yang mudah
  • Bentuk yang kompak dan mudah dibawa – bawa
  • Ekonomis

kekurangan

  • Ukuran kertas yang terbatas
  • Tidak dapat mencetak rangkap
  • Kecepatan mencetak yang masih kalah dengan printer laser jet
  • Banyak beredar tinta palsu, yang kualitasnya buruk

Printer Laser Jet

7-9-300x257

Jenis printer berikutnya adalah printer berjenis laser jet. Sesuai dengan namanya, yaitu laser jet, printer jenis ini memang merupakan jenis printer yang mampu mncetak dengan sangat cepat. Menjadi salah satu printer dengan kemampuan cetak tercepat diantara berbagai jenis printer yang ada di pasaran.

Printer jenis laser jet ini tidak menggunakan cartridge ataupun tinta, namun emnggunakan bbuk toner sebagai pewarnanya. Ukuran dari printer laser jet ini bervariasi, mulai dari yang kecil, hingga yang besar. Banyak juga printer laser jet yang digabungkan dengan fungsi mesin fotokopi dan juga scanner, sehingga menjadi lebih banyak fungsinya.

Kelebihan

  • Kecepatan mencetak yang sangat cepat, dan sangat efisien dari segi waktu
  • Kualitas DPI dan PPM yang tinggi
  • Warna yang tajam
  • Beberapa merk menggabungkan printer laer jet dengan fungsi scanning dan photo copy
  • Cocok untuk penggunaan kantor yang membutuhkan pencetakan dokumen dengan cepat
  • Ukuran kertas yang digunakan lebih bervariasi, dan banyak pilihan

kekurangan

  • Penggunaan teknologi laser menyebabkan printer ini menjadi mudah panas, sehingga tidak bisa digunakan
  • dalam jangka waktu yang lama secara terus mnerus
  • Harga beli yang mahal
  • Biaya operasional yang cukup tinggi
  • Penggunaan watt dan juga daya yang tinggi

Printer Thermal

8-9-300x300

Jenis printer berikutnya merupakan jenis printer dengan tujuan khusus, yang pertama adalah printer thermal. Sesuai dengan naamnya, printer thermal ini merupakan jenis printer yang memanfaatkan panas untuk mencetak. Printer thermal ini merupakan printer yang tidak menggunakan pin seperti layaknya dot matrix, dan penggunaan teknologi thermal ini membuat printer ini tidak mengeluarkan suara sama sekali ketika mencetak. Printer jenis thermal ini biasanya berukuran kecil, dan banyk digunakan untuk kepentingan mencetak struk, seperti :

  • Karcis parkir
  • Nota pembelian
  • Transaksi kartu debet pada mesin EDC
  • Mesin ATM
  • Penggunaan sebagai pengambilan nomor antrian

Keunggulannya tentu saja printer thermal ini memiliki kecepatan mencetak yang sangat cepat, dan bisa ditempatkan dimana saja karena bentuknya yang sangat kompak dan juga ringkas. Selain itu, kertas yang dibutuhkan pun merupakan kertas jenis nota, yang berupa kertas gulungan, dan sangat tidak memakan tempat.

Printer DTG

9-7-300x160

Jenis printer untuk kebutuhan khusus berikutnya setelah printer thermal adalah jenis printer DTg atau direct to garment. Sesuai dengan namanya, printer ini merupakan jenis printer yang media cetaknya bukan menggunakan kertas, namun menggunakan bahan – bahan hasil produksi garment, tekstil dan juga kain. Printer jenis DTG ini banyak digunakan secara khusus untuk pelaku usaha sablon, sehingga tidak perlu repot melakukan penyablonan secara manual. Beberapa hasil garmen yang bisa menjadi media dari printer DTG ini adalah :

  • Kaos polos
  • Sapu tangan
  • Kain (untuk dicetak menjadi kain bermotif)
  • Dan berbagai media kain serta garmen lainnya

Tentu saja, meskipun printer jenis DTG ini memiliki harga yang cukup mahal, namun dapat membantu para pelaku usaha sablon dalam meningkatkan jumlah produksi mereka. selain itu, keunggulan dari printer DTG ini adalah mampu mencetak dengan kualitas warna yang tinggi, serta memiliki daya serap yang sangat baik, sehinga hasil cetakan motif pada kain atau garment menjadi lebih berkualitas tinggi dan juga tidak mudah rusak ataupun luntur akibat kesalahan penyablonan.

Printer Label

10-300x235

Printer untuk penggunaan khusus berikutnya adalah jenis printer label. Mirip seperti printer thermal, jenis printer label ini memiliki ukuran yang kecil, kompak, ringkas, dan juga mudah untuk dibawa – bawa. Printer ini digunakan untuk mencetak diatas media berupa gulungan label (sticker), atapun langsung menempelkannya kepada produk.

Kebanyakan printer label ini digunakan untuk kepentingan seperti mencetak barcode pada produk tertentu, melakukan printing terhadap label harga untuk suatu barang di dalam toko. Printer jenis ini bisa digunakan untuk mencetak label barcode, mencetak label produk lainnya yang dapat memudahkan dalam melakukan maintenance atau pengenalan terhadap barang yang di jual.

Plotter atau Wide Format Printing

11-7-300x154

Jenis printer terakhir, yang merupakan jenis printer untuk keperluan dan kebutuhan khusus adalah jenis printer plotter atau wide format printing. Nah, dari namanya saja anda pasti sudah tau bukan untuk apa kegunaan printer jenis ini? ya, printer jenis ini sudah pasti sangat bermanfaat untuk melakukan proses printing pada media – media yang memiliki ukuran yang sangat besar, mencetak media outdoor, dan pada media – media lainnya. Beberapa media yang biasa digunakan untuk pencetakan plotter atau wide format printing ini adalah :

  • Spanduk
  • Banner
  • Kartu nama
  • ID Card
  • Poster
  • Selebaran atau brosur

Kelebihan dari penggunaan plotter atau wide printing ini adalah kualitas PPI dan juga DPI yang sangat tinggi, sehingga gambar menjadi sangat tajam, dan mampu tahan lama. Selain itu, penggunaan media pun bervariasi, mulai dari penggunaan kertas atau media berukuran A3 hingga media lainnya yang berukuran hingga meteran, spanduk besar, dan juga baliho, serta pencetakan lainnya, seperti :

  • Gelas, souvenis
  • Ballpoint
  • Cutting sticker

Fungsi Printer

Seperti yang sudah dijelaskan, pastinya kita sudah mengetahui bahwa fungsi utama yang ada pada printer adalah sebagai sebuah alat atau perangkat yang berguna untuk mencetak hasil dari suatu pekerjaan. Nah, untuk mendefinisikannya, berikut ini adalah fungsi yang ada pada printer, antara lain :

  • Mencetak Dokumen

12-300x203

Fungsi pertama dari sebuah printer, yang mana tentunya kita semua sudah pasti mengetahuinya tidak lain adalah mencetak dokumen. Dokumen–dokumen yang biasa dicetak dengan menggunakan printer biasanya merupakan dokumen berupa surat, transkrip, dan berbagai macam jenis dokumen lainnya. Biasanya, dokumen yang sudah dibuat di dalam komputer, dengan menggunakan software office, seperti Mocrosoft Excel dan juga Word, akan dicetak dengan menggunakan printer.

  • Mencetak Foto

13-4-300x169

Tidak hanya mencetak dokumen, kemampuan dan juga fungsi lainnya dari printer adalah untuk mencetak foto. Ya, saat ini, printer biasa atau yang kita kenal dengan nama desktop printer sudah sangat mumpuni untuk mencetak sebuah fotoh. Orinter yang digunakan untuk mencetak foto ini biasanya merupakan jenis printer berwarna, dengan resolusi tinggi. Dengan begitu, setiap foto yang kita simpan di dalam komputer kita, bisa kita cetak dan juga kita print dengan menggunakan printer ini, tentu saja dengan kualitas foto yang sangat baik.

Meski demikian, terkadan dalam mencetak foto menggunakan printer masih terbatas pada ukuran dari foto itu sendiri. Beberapa printer desktop yang baisa digunakan memiliki kemampuan maksimal mencetak kertas berukuran folio. Jadi tidak sema foto bisa langung di print dengan menggunakan printer biasa.

  • Mencetak Banner Dan Spanduk

14-4-300x236

Untuk memenuhi kebutuhan pencetakan dalam media dan juga bentuk kertas yang lebih besar, maka dikembangkanlah mesin printer yang berukuran besar, atau yang biasa kita sebut dengan nama plotter. Plotter ini merupakan mesin cetak alias printer yang berukuran sangat besar, serta memiliki kemampuan mencetak dengan resolusi yang sangat tinggi.

Dengan mesin ini, berbagai macam bentuk objek digital di dalam computer akan dapat mudah untuk dicetak. Biasanya mesin plotter ini banyak digunakan pada percetakan–percetakan, yang menjual jasa percetakan spanduk dan juga banner, ataupun poster.

  • Mencetak Sticker Dan Sablon

15-2-300x236

 

Selain untuk kegunaan percetakan dalam media kertas dan juga media akrlik untuk banner, printer komputer juga sering dimanfaakan untuk mencetak pada media lain. salah satunya adalah media kaca, kain dan sebagainya. Ya, saat ini sablon sudah sangat berkembang, hingga hanya dengan menggunakan printer saja, maka kita sudah bisa mendapatkan kaos dengan motif yang kita inginkan, ataupun memiki segelas cangkir yang memiliki motif foto wajah kita.

Nah demikianlah ulasan mengenai printer yang mana merupakan salah satu peripheral yang sangat berpengaruh dalam penggunaannya. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, tentunya kita semua sudah mengerti mengenai definisi yang ada tentang printer ini, mulai dari pengertian, sejarah, jenis dan juga fungsinya. Semoga artikel ini bermanfaat dan terima kasih sudah membaca.

Related posts