Ini Dia Jenis-Jenis Penguin Yang Ada Di Film Happy Feet

v

Kamu pasti pernah menonton film yang satu ini kan? Film yang menceritakan tentang seekor penguin yang tidak bisa bernyanyi, namun memiliki kemampuan unik yaitu menari dengan kaki nya. Film ini menuai kesuksesan yang sangat besar sehingga mendapatkan sekuel keduanya yang juga disambut dengan baik.

Berbicara soal Happy Feet, ada banyak jenis penguin yang di tampilkan di dalam film tersebut. Namun, apakah kamu tahu jenis penguin apa saja yang ada di film tersebut? Jika belum, yuk kita simak satu persatu jenis penguin yang ada dalam film Happy Feet.

PENGUIN KAISAR (Emperor Penguin; Aptenodytes forsteri)

1

  • Deskripsi Singkat

Spesies penguin terbesar yang diketahui oleh manusia dan hanya ditemukan di Benua Antarktika. Tinggi tubuhnya bisa mencapai 1,3 m dan beratnya bisa mencapai 40 kg lebih. Secara fisik, penguin kaisar mudah dikenali dengan melihat paruhnya yang meruncing dan adanya bercak berwarna kuning di bagian lehernya.

Karena ukurannya yang besar, maka penguin kaisar pun memiliki umur yang panjang untuk ukuran penguin. Seekor penguin kaisar bisa hidup hingga usia 50 tahun walaupun umumnya mereka hanya mencapai umur maksimal kurang dari setengahnya di alam liar.

Saat musim kawin yang berlangsung antara bulan Maret hingga April tiba, penguin kaisar betina yang sudah kawin akan menitipkan telurnya kepada pejantan. Pejantan selanjutnya akan berpuasa dan mengerami telur selama 9 minggu, sementara betina pergi mencari makan.

Saat anakan menetas, barulah keduanya merawat dan membesarkan anaknya bersama-sama. Pola reproduksi penguin kaisar ini terbilang unik karena hanya pejantan yang mengerami telur, sementara pada spesies penguin lain jantan dan betina melakukan pengeraman secara bergantian.

  • Kemunculan di Film

Inilah spesies penguin yang menjadi fokus utama di film “Happy Feet”, baik di film yang pertama maupun yang kedua. Karakter Mumble selaku tokoh utama dalam kedua seri film “Happy Feet” juga berasal dari spesies penguin ini, kendati penampilannya tidak menyerupai sosok penguin kaisar yang sebenarnya.

Di dalam film, koloni penguin kaisar juga diperlihatkan hidup dalam sistem hirarkial di mana sekelompok kecil penguin tua bertindak sebagai pemimpin bagi koloni tersebut.

PENGUIN ADELIE (Adelie Penguin; Pygoscelis adeliae)

2

  • Deskripsi Singkat

Spesies penguin lain yang cukup terkenal dan banyak ditemukan di sepanjang pantai Benua Antarktika. Nama “adelie” pada penguin ini berasal dari nama Adele, istri dari Jules Dumont d’Urville, seorang penjelajah Perancis yang melakukan penjelahan ke Kutub Selatan di tahun 1840.

Secara fisik, penguin adelie bisa dikenali dengan melihat paruhnya yang pendek dan agak tumpul, kepala dan badan bagian belakangnya yang dipenuhi warna hitam, perut berwarna putih, dan lingkaran putih di sekitar mata. Tinggi maksimal dari penguin adelie sendiri adalah 75 cm.

Saat musim berkembang biak dari penguin adelie tiba, jantan dan betina akan mengerami 2 butir telur yang mereka hasilkan secara bergantian selama sekitar 1 bulan. Saat telur menetas, kedua pasangan penguin tersebut akan tetap merawat anakannya hingga usia 22 hari.

Seperti halnya penguin lain, perawatan anakan dilakukan dalam kelompok besar. Dalam kelompok tersebut, penguin yang sudah kawin fokus merawat anaknya, sementara penguin yang belum kawin bertugas mengusir burung skua yang kerap mengincar anak-anak penguin.

  • Kemunculan di Film

Saat Mumble meninggalkan koloninya, ia sempat bertemu beberapa ekor penguin berukuran lebih kecil dari dirinya di mana penguin-penguin tersebut membentuk semacam kelompok kecil bernama Amigos yang dipimpin oleh penguin bernama Ramon.

Nah, penguin-penguin berukuran kecil tersebut adalah penguin adelie. Di film “Happy Feet Two”, penguin-penguin adelie kembali ditampilkan di mana mereka berusaha membantu memberi makan koloni penguin kaisar yang terjebak dalam cekungan es, namun usaha mereka harus terhenti akibat badai es.

PENGUIN PELOMPAT BATU (Rockhopper Penguin; Eudyptes chrysocome)

9

  • Deskripsi Singkat

Jenis penguin yang unik dan lain dari pada yang lain. Keunikan pertama bisa dilihat pada kepalanya yang memiliki sepasang jambul berwarna kekuningan yang memanjang dari pangkal paruh hingga ke bagian belakang kepalanya.

Keunikan lainnya, penguin pelompat batu memiliki habitat asli berupa kawasan yang dipenuhi tebing berbatu-batu yang terdapat di pulau-pulau kecil di sekitar Benua Antarktika & Samudra Hindia serta Atlantik bagian selatan.

Berdasarkan lokasi persebaran dan karakteristik fisiknya, penguin pelompat batu dibagi menjadi 2 subspesies : spesies utara (E. c. chrysocome) dan spesies selatan (E. c. moseleyi). Selebihnya, penguin pelompat batu memiliki pola hidup yang tidak berbeda dengan spesies penguin lainnya.

Penguin pelompat batu betina mengeluarkan 2 butir telur sekali bereproduksi, namun umumnya hanya 1 yang bisa bertahan hidup. Sejak telur pertama kali dikeluarkan hingga menetas dan tumbuh hingga ukuran tertentu, jantan dan betina melakukan pengeraman dan perawatan anakan secara bergantian.

  • Kemunculan di Film

Saat Mumble ingin mencari tahu makhluk apa yang mengoperasikan mesin-mesin di kawasan Kutub Selatan, Mumble kemudian menemui Lovelace, penguin kecil berjambul kuning yang disegani oleh para penguin lain dan memakai cincin-cincin plastik di lehernya. Nah, sosok Lovelace tersebut aslinya adalah penguin pelompat batu. Lovelace kembali muncul di film kedua di mana kali ini, ia ditemani oleh seekor burung puffin kutub utara bernama Sven.

PENGUIN MAGELLAN (Magellanic Penguin; Spheniscus magellanicus)

c

  • Deskripsi Singkat

Satu lagi jenis penguin yang tidak umum bila dibandingkan spesies-spesies penguin lainnya. Jika mayoritas penguin bisa ditemukan di Benua Antarktika, penguin Magellan hanya bisa ditemukan di ujung selatan Benua Amerika Selatan. Nama “Magellan” pada penguin ini sendiri diberikan karena salah satu habitat alaminya adalah pulau-pulau kecil di Selat Magellan, selat di ujung Amerika Selatan yang dulu pernah dilewati oleh penjelajah terkenal Ferdinand Magellan saat melakukan perjalanan mengelilingi dunia pada abad ke-16.

Secara fisik, penguin Magellan bisa dikenali dengan melihat paruhnya yang besar dan adanya garis putih besar di bagian kepala serta lehernya serta garis hitam di bagian atas dadanya. Pola hidup dari penguin Magellan pada dasarnya sama dengan penguin-penguin lainnya. Mereka hidup mengelompok dan jantan maupun betinanya sama-sama terlibat dalam kegiatan merawat telur serta anakan. Belakangan, sebagai akibat dari tumpahan minyak, penangkapan ikan berlebihan, dan perubahan iklim, populasi penguin Magellan mengalami penurunan dan mulai dikategorikan sebagai hewan yang mendekati ancaman kepunahan (near threatened).

  • Kemunculan di Film

Saat Mumble melakukan perjalanan menuju pemukiman manusia dan terdampar di pantai, orang yang menemukan Mumble membawanya ke kompleks aquarium. Mumble lalu ditempatkan dalam salah satu aquarium yang berisi penguin-penguin lainnya dan menjadi tontonan orang-orang yang mengunjungi kompleks aquarium tersebut. Nah, penguin-penguin yang hidup satu kandang dengan Mumble tersebut adalah jenis penguin Magellan.

Nah, itu tadi jenis-jenis penguin yang ada pada film Happy Feet. Bagi kamu yang sudah menonton filmnya pasti tidak asing lagi dengan penguin-penguin tersebut kan? Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu ya. Terima kasih juga karena sudah membaca.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *